MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 21 Februari 2017 00:56
Terhimpit Ekonomi, Nekat Edarkan Sabu

Polisi Sita 9 Poket Seberat 3,62 Gram

DIPERIKSA: IB usai diamankan jajaran Satreskoba Polres Kutim, Minggu (19/2) lalu di sebuah rumah kos di Gang Mushola Kelurahan Teluk Lingga. (Foto: Satreskoba Polres Kutim for Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA – Himpitan ekonomi yang dialami, IB (27) warga Gang Kumala RT 07 Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara Kutai Timur, membuatnya nekat menghalalkan segala cara untuk mendapat uang. Bahkan, bisnis haram dengan menjadi Bandar narkotika jenis sabu-sabu pun nekat dilakoninya. Namun, aksinya pun tidak berjalan mulus. Pasalnya, Minggu (19/2) lalu Unit Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Kepolisian Resort (Polres) Kutim berhasil menangkap pelaku saat bertransaksi di Jalan Yos Sudarso III tepatnya si sebuah rumah kos di Gang Mushola Kelurahan Teluk Lingga. Dari tangan pelaku, polisi pun menyita sembilan poket yang diduga sabu seberat 3,62 gram, dua buah handphone, uang tunai Rp 50.000 dan beberapa plastik klip bening.

Informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus ini berawal saat jajaran kepolisian mendapat informasi tentang peredaran narkoba di wilayah Gang Mushola. Pengembangan pun dilakukan untuk mencari siapa Bandar barang haram tersebut. Setelah menyamar sebagai pembeli, polisi pun berhasil membuat janji dengan pelaku. Sekitar pukul 12.00 Wita, polisi pun langsung mendatangi tempat transaksi. Hasilnya, pelaku yang sedang menunggu di kamar kos langsung diamankan. Setelah digeledah, ditemukan Sembilan poket narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan dalam kantong depan celana sebelah kanan. Kemudian tersangka beserta barang bukti langsung diamankan ke Polres Kutim guna proses penyidikan.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku barang itu didapat dari Samarinda. Biasanya, dia langsung membeli barang haram itu ke Samarinda. Sekali beli bisa lima hingga enam poket,” kata Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf.

Dia menerangkan, pelaku sendiri merupakan pemain baru dalam bisnis narkoba di Sangatta. Alasannya, karena terhimpit persoalan ekonomi. Sasaran peredarannya biasa ke kalangan karyawan perusahaan dan masyarakat.

“Kalau bisa dibilang, IB ini pemain kelas menengah. Tapi, kami masih melakukan pengembangan,” tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 Juncto Pasal 112 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. Rauf pun tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk ikut aktif memerangi peredaran narkoba dengan cara memberikan informasi ke aparat kepolisian. Karena tanpa dukungan masyarakat, pemberantasan narkoba akan sulit dilakukan. (aj)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .