MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Sabtu, 11 Maret 2017 00:43
Melawan HOAX adalah Merawat Nalar
Oleh: Jerry Co’Imle Ketua Umum Pekat IB Kota Bontang

PROKAL.CO, DALAM definisi populer HOAX kerap diterjemahkan sebagai tindakan dan atau produk untuk membenarkan suatu berita atau informasi palsu kepada pembaca/ pendengarnya, walaupun sesungguhnya pembuat berita tersebut sadar akan ketidakbenaran informasi itu, tentu dengan maksud dan tujuan yang diinginkan pembuat HOAX tersebut. Perkembangan teknologi saat ini adalah bentuk kemajuan zaman, sesuatu yang hadir sebagai sarana yang memudahkan manusia dalam menjalankan berbagai aktifitasnya, suatu produk kreatifitas yang harus disyukuri.

Keberadaan internet dengan berbagai keunggulan dan kemudahannya menjadikan ini sangat sulit dipisahkan dari kehidupan kita, jika tak mau dikatakan menjadi ketergantungan. Hampir diyakini setiap orang yang berada dalam usia produktif memiliki dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan berbagai maksudnya. Kemudahan mengakses internet diklaim telah banyak membawa perubahan dalam berbagai lini kehidupan kita, baik positif maupun sebaliknya. Tentu kita sangat berharap, kemajuan teknologi dan pengetahuan akan berbanding lurus dengan semakin baiknya kualitas hidup manusia serta lingkungannya.

Memperhatikan kondisi saat ini, kemudahan mengakses internet banyak sedikit telah mempengaruhi perilaku penggunannya baik dalam dunia maya maupun dunia nyatanya. Internet dan media sosial kini telah berperan menjadi media alternatif berdampingan dengan media-media mainstream yang ada. Sehingga cukup sulit untuk memvalidasi dan memfilter informasi yang akan dan telah beredar olehnya. Sayangnya buah manis kemajuan zaman ini kerap disalahgunakan oleh sebagian pihak untuk menciptakan dan menyebarkan informasi-berita bohong serta menyesatkan ke khalayak ramai, ini jelas dengan tujuan jahat.

Dan kita tidak boleh kompromi atas hal itu. Tentu dengan banyaknya beredar isu seperti ini menjadi potensi besar dalam merusak nalar penggunanya hingga pada kerawanan kehidupan berbangsa. Bagaimana tidak, isu-isu yang sengaja dilemparkan ke ranah publik kerap bersinggungan dengan sentimen nilai pengetahuan dan keyakinan yang dipegang oleh masyarakat, sehingga ampuh memancing luapan emosional yang kerap melumpuhkan kecerdasan intelektual manusia.

Akumulasi dari situasi ini seperti menyimpan bom waktu yang dapat meledak tanpa dapat diprediksi waktunya. Maka sudah sewajarnya jika semua anak bangsa menyatakan perang terhadap HOAX dan sejenisnya, membiarkannya sama dengan memelihara duri dalam diri dan kehidupan berbangsa yang sewaktu-waktu pasti ada yang tersakiti.

Pengawasan dan kebijaksanaan bersama para pengguna menjadi dasar penting agar tidak tergilas oleh kemajuan zaman dan produk-produknya.

Setidaknya ada catatan penting dalam memanfaatkan internet dan media sosial serta sejenisnya, pertama, melakukan kroscek berulang atas informasi yang diperoleh, pastikan tingkat kredibilitas sumber informasi tersebut. Kejernihan pikiran serta ketelitian menjadi penting dalam mengkonsumsi informasi apapun, mengingat hal ini dapat mempengaruhi dalam pembentukkan watak kita kedepan.

Kedua, jika telah terbukti dan teruji kebenarannya, langkah selanjutnya adalah memastikan nilai manfaat jika informasi tersebut disebarkan ke khlayak ramai. Apakah informasi tersebut mampu meningkatkan kualitas diri dan lingkungan, mempererat persaudaraan dan memperkokoh kebersamaan, atau malah sebaliknya dapat melahirkan polemik yang hanya menghabiskan energi saja.

Ketepatan keputusan untuk mengkonsumsi sendiri atau disebarkan juga tidak kalah penting. Dan ketiga, pastikan kita berada pada barisan yang mengutamakan kepentingan bersama, kebaikan untuk semua. Kita bisa memulainya dengan ajakan-seruan yang mencerdaskan, kita harus ambil bagian menawarkan solusi dalam kehidupan bersama.

Mengakui keberagaman dengan kejernihan nalar dan kepedulian sesama adalah salah satu cara mensyukuri Anugrah Tuhan YME atas kebesaran bangsa dan negara ini. (*)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 00:02

Breakpoint Diaspora Indonesia di Hongkong

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I Sabtu dan Minggu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para buruh…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo - Hongkong

  Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I  Teman  saya, yang juga seorang Dai Ambassador…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Meyiapkan Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Keluarga

Oleh : Mujahidul wathoni, M,Pd  BANYAK para orang tua yang menyerahkan sepenuhnya pendidikan anaknya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Pengaruh Surah Al-Faatihah dalam Kehidupan Manusia

Penulis: Apriliannur, S.IP, P.Ma RASULULLAH Muhammad SAW Bersabda: Tidaklah sah sholat seseorang yang…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Teroris dan Ketidakadilan

Oleh: Dhedy Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT)  TAK ada asap kalau tidak ada api. …

Senin, 14 Mei 2018 20:08

Sharing Economy

Oleh: Joko Intarto (admin www.disway.id dan wakil sekretaris BP Lazismu PP Muhammadiyah) Artikel zakat…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:00

Menunggu Malaysian Effect

Oleh: Husnun N Djuraid , dosen Universitas Muhammadiyah Malang Negeri jiran Malaysia menjadi pusat perhatian…

Jumat, 04 Mei 2018 00:02

Puasa dan Kehamilan

Oleh: dr. Fakhruzzabadi, SpOG, MKes Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Beberapa hari lagi kita…

Kamis, 03 Mei 2018 00:25

Pers Indonesia “Belum Merdeka”

EDITORIAL Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar, Redaktur Pelaksana Bontang Post  TAK banyak yang mengetahui,…

Kamis, 03 Mei 2018 00:23

Hari Pendidikan Wadah Refleksi

Catatan Yakub Fadillah, S. IP Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, DPD KNPI Kutai Timur  …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .