MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Selasa, 14 Maret 2017 18:15
“Andai Pemilu Tanpa Bawaslu”
Mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Negara, Unmul Bag TP3 Bawaslu Kaltim(Muhammad Jabar)

PROKAL.CO, Pemilihan umum (pemilu) merupakan sarana panggung pentas untuk berdemokrasi serta merebut kursi-kursi jabatan dalam panggung politik. Pemilu di negeri ini merupakan hajatan lima tahunan yang sangat dinantikan kehadirannya oleh rakyat, terlebih oleh para elit-elit politik negeri ini.

Jika mengingat kembali sejarah pemilu di Indonesia pertama kalinya pada tahun 1955,  pemilihan umum legislatif  (pileg) untuk memilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merupakan cerminan pemilu masa sekarang yang terus diperbarui melalui regulasi-regulasi yang ada.

Indonesia kita kenal memiliki beberapa jenis pemilihan seperti pileg DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR RI,  pemilihan presiden (pilpres), serta pemilihan kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota).

Namun perlu diketahui bahwa penyelenggara setiap pemilihan itu sama, yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai Undang-undang (UU) Nomor 15 Tahun  2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum.

Dalam catatan ini, penulis mencoba menguraikan kembali sejarah lahirnya pengawas pemilu serta peran dan kontribusi Bawaslu terhadap pelaksanaan pemilu di negeri kita tercinta.

LAHIRNYA PENGAWAS PEMILU

Pemilu pertama yang di kenal dengan pileg pada tahun 1955, yaitu memilih anggota-anggota DPR dan konstituante. Pada pemilu pertama ini belum ada badan atau lembaga khusus yang mengawasi pemilu, dikarenakan pemilu pertama masih tergolong pemilu yang demokratis, damai, serta ideal dalam pelaksanaannya.

Hal ini kemungkinan besar dikarenakan pemilu pertama yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah pada masa itu dapat dikondisikan oleh rezim yang berkuasa. Sehingga, gesekan-gesekan antara elit politik dapat lebih ditenangkan.

Pada pemilu 1982, secara kelembagaan pengawas pemilu baru terlihat serta diakui dengan nama Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilihan Umum (Panwaslak Pemilu).  Lahirnya Panwaslak Pemilu tidak terlepas dari munculnya rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu yang diduga telah dikondisikan oleh rezim penguasa.

Dalam hal ini, protes-protes dari masyarakat terus berdatangan, tuntutan terhadap banyaknya pelanggaran dan manipulasi penghitungan suara yang dilakukan para petugas pemilu mulai mengemuka pada pelaksanaan pemilu 1971.

Sejarah juga mencatat bahwa pada pelaksanaan pemilu 1977, protes terhadap pelaksanaan pemilu mulai terkuak dikarenakan banyaknya kecurangan dan pelanggaran yang begitu masif. Sehingga, pemerintah dan DPR merespon untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pemilu yang akan dihelat tahun 1982.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 Juni 2017 00:41

Perjuangan Tri Wahyuni, Cinta dan Menulis yang Tak Akan Pupus

Oleh Hj. Muthi' Masfu'ah 'Ma'ruf' AMd (Ketua Gagas Citra Media Dan Rumah Kreatif Salsabila)  Aku…

Jumat, 16 Juni 2017 00:35

Ramadhan dan Ketakwaan

Oleh: Nurul Inayah, SEI Tenaga Kontrak Kemenag Kota Bontang Ramadhan memang diharapkan dapat mewujudkan…

Jumat, 16 Juni 2017 00:11

Ramadan, Bulan Penuh Berkah

Oleh  Mujahidul Wathoni, S.Ag, M,Pd (Wakil Ketua 5 PD Muhammadiyah Kutai Timur) SECARA bahasa berkah…

Jumat, 16 Juni 2017 00:09

Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma

Sebagai muslim, hidup di dalam negara minoritas memang butuh emosional spiritual yang kuat. Salah-salah,…

Kamis, 15 Juni 2017 00:12

Zakat dari Roma untuk Indonesia

Tujuh euro per kepala besaran zakat fitrah di kota Roma. Jika dirupiahkan dengan kurs rupiah saat ini…

Rabu, 14 Juni 2017 00:29

Ramadan dan Konsumerisme

Oleh: Hj. Muthi' Masfu'ah 'Ma'ruf' AMd (Ketua Gagas Citra Media dan Rumah Kreatif Salsabila) Tanpa disadari…

Rabu, 14 Juni 2017 00:09

Salat Jumat Dua Bahasa di Masjid Almarkaz Roma

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 Bahasa Arab dan bahasa Italia sudah…

Rabu, 14 Juni 2017 00:08

Puasa Kawah Candradimuka Pemuda Islam

Oleh: Hairi Anshari, S.Pd.I, M.Si Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kutai Timur Sesungguhnya, Allah tidak…

Selasa, 13 Juni 2017 00:55

Ramadhan dan Sense of Crisis

Oleh Hj. Muthi' Masfu'ah 'Ma'ruf' AMd (Ketua Gagas Citra Media Dan Rumah Kreatif Salsabila) Bulan suci…

Senin, 12 Juni 2017 17:43

Full Day School dan Tanggung Jawab Pendidikan

Oleh: Jamaluddin Rosyidi CEO Bimbel ME dan Penggiat Pendidikan Bontang  Bontang Post, minggu, 11…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .