MANAGED BY:
MINGGU
26 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

KALTIM

Selasa, 14 Maret 2017 18:27
Rapat Tanpa Hasil, Pilgub Terancam Molor
Taufik, ketua KPU Kaltim (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Nasib Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 masih terkatung-katung. Kejelasan kucuran anggaran masih menjadi musababnya, meski pembahasan nilai riil kebutuhan sudah sering dilakukan Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Kaltim. Baik dengan pemprov atau DPRD, namun semua belum juga menemukan titik terang.

Nilai kebutuhan yang diajukan pun justru kian menyusut demi menyesuaikan keuangan daerah yang tengah terpuruk. Dari usulan awal sebesar Rp 486 miliar turun menjadi Rp 428 miliar. Kini, anggaran kembali ditekan dengan taksiran kebutuhan sekitar Rp 350 miliar. Terbaru, pertemuan kembali digelar penyelenggara pemilu dengan pemprov, tapi belum juga menyentuh masalah anggaran.

Padahal, tahapan pemilihan suksesor Awang Faroek Ishak memimpin Kaltim akan dihelat medio Juli-Agustus nanti.

“KPU siap, kami masih menunggu kepastian,” ucap Taufik, ketua KPU Kaltim selepas rapat koordinasi Pilgub Kaltim di Kegubernuran kemarin (13/3).

Perencanaan tahapan dan nilai konkret anggaran yang dikucurkan begitu krusial lantaran tahapan yang telah di bdepan mata.

Jika tak ada aral, pencoblosan akan digelar Juni 2018. Soal biaya yang dibutuhkan juga sudah diajukan ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kaltim yang diketuai Sekprov Rusmadi.

“Kami paham kondisi keuangan saat ini. Tapi kalau terlalu banyak terpangkas justru susah bergerak,” ucapnya. Apalagi dari jumlah yang diusulkan sebesar Rp 120 miliar merupakan dana yang tak dapat diutak-atik.

Uang sejumlah itu ditujukan untuk kebutuhan panitia ad hoc yang tersebar di kabupaten/kota. Keperluan yang notabene terbagi di dua mata anggaran, sebutnya, memang mampu meringankan beban pemerintah. Hanya, jika anggaran tersebut baru dicairkan dalam APBD Perubahan, jelas menghambat tahapan. Biaya itu bahkan bisa dibarengi dengan kebutuhan verifikasi pemilihan legislatif 2019 mendatang yang dimulai medio Agustus 2017.

“Kami tak berani memastikan. Tapi jelas terkendala cukup besar,” tutupnya. Sementara itu, kepala Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto menegaskan, hasil pembahasan kemarin akan dilaporkan ke TAPD.

“Pemangkasan karena defisit sudah di titik nadir. Kami tak bisa memaksakan,” tuturnya. Apalagi masalah anggaran tak hanya bergantung pada Pemprov Kaltim. Adapula peran DPRD dalam penganggarannya.

“Karena itu, masalah ini tak hanya bergantung pada satu pihak,” sebutnya. “Maret ini diusahakan ada kepastian,” imbuhnya.

BAWASLU TURUT MERANA

Penyelenggara pemilu tak hanya KPU Kaltim. Adapula Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kehadiran pengawas penyelenggaraan pesta demokrasi serupa dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Para pengawas pun turut membutuhkan biaya untuk mengawal perhelatan akbar lima tahunan ini dari kecurangan. Nasib serupa pun tak luput menimpa pengawas pemilu.

“Kami sudah sampaikan 2016 lalu, tapi masih nunggu juga,” sebut Saiful Bahtiar, ketua Bawaslu Kaltim.

Nilainya mencapai Rp 88 miliar. Jika tahapan pemilu dihelat medio Agustus, berdasar aturan Bawaslu, keberadaan pengawas harus tersedia sebulan sebelum tahapan dimulai alias Juli 2017 ini. Jika belum juga ada kepastian soal anggaran yang dikucukan, Bawaslu telah menyiapkan skema dengan menerbitkan dua opsi.

Merekomendasikan penyelenggaraan pemilu tanpa didampingi pengawasan.

“Jika KPU tak bersedia menerima risiko ke depannya, mau tak mau rekomendasi kami pilgub harus ditunda,” terangnya.

Tugas Bawaslu kian berat lantaran draf UU Pemilu tengah digodok DPR RI. Dalam rancangan aturan terbaru itu, keberadaan panitia pengawas pemilu (panwaslu) di kabupaten/kota akan permanen.

“Tapi belum pasti. Informasinya April 2018 disahkan,” ucap Saipul. (*/ryu/riz/kpg/gun)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 00:17

Terkait Abdul Gafur, Golkar Kaltim Lapor Pusat

SAMARINDA - DPD I Golkar Kaltim mengklaim sudah memberi toleransi untuk Rahmad Mas'ud terkait status…

Sabtu, 25 Maret 2017 00:16

Demokrat-Golkar Memanas, Hinca Panjaitan Ultimatum Rita Widyasari

“Saya minta saudari Rita Widyasari tidak mencampuri urusan rumah tangga Partai Demokrat dan berpolitiklah…

Sabtu, 25 Maret 2017 00:11

Pemilu Meksiko Lebih Maju

JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu)…

Senin, 20 Maret 2017 23:33

SMAIT Nurul Ilmi Gelar Try Out UBK

TENGGARONG – Hari pertama gelaran try out ujian berbasis komputer (UBK) di Sekolah Menengah Atas…

Minggu, 19 Maret 2017 00:06

Soal USBN Rawan Bocor

JAKARTA - Namanya saja berstandar nasional. Namun kualitasnya meragukan. Itulah gambaran pelaksanaan…

Kamis, 16 Maret 2017 00:15

Rahmad Ketua Golkar, Abdulloh Walk Out

BALIKPAPAN - Musda (Musyawarah Daerah) Golkar Balikpapan berjalan lancar. Rahmad Mas’ud, …

Selasa, 14 Maret 2017 18:21

Besok Musda Golkar Balikpapan Digelar

BALIKPAPAN - Musda Golkar Balikpapan dipastikan berlangsung Rabu (15/3) besok. Ketua DPD I Golkar Kaltim,…

Senin, 13 Maret 2017 00:51

Musda Golkar Digelar Rabu,Rahmad-Abdulloh Punya Komitmen Sama

SAMARINDA - Pelaksana tugas (plt) ketua DPD II Golkar Balikpapan, Abdul Kadir meyakini, jadwal pelaksanaan…

Rabu, 08 Maret 2017 00:39

Mesranya Yusran-Hadi, Isyaratkan Koalisi Merah-Putih Kaltim

PENAJAM - Utak-atik soal siapa berpasangan dengan siapa pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018…

Jumat, 03 Maret 2017 00:16

Untuk Memulai Tahapan Pilgub Tahun Ini, KPU Butuh Rp 70 M

Badai defisit menimbulkan prahara. Semua sektor terdampak. Bahkan, kenduri demokrasi terbesar di Benua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .