MANAGED BY:
MINGGU
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

KALTIM

Selasa, 14 Maret 2017 18:27
Rapat Tanpa Hasil, Pilgub Terancam Molor
Taufik, ketua KPU Kaltim (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Nasib Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 masih terkatung-katung. Kejelasan kucuran anggaran masih menjadi musababnya, meski pembahasan nilai riil kebutuhan sudah sering dilakukan Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Kaltim. Baik dengan pemprov atau DPRD, namun semua belum juga menemukan titik terang.

Nilai kebutuhan yang diajukan pun justru kian menyusut demi menyesuaikan keuangan daerah yang tengah terpuruk. Dari usulan awal sebesar Rp 486 miliar turun menjadi Rp 428 miliar. Kini, anggaran kembali ditekan dengan taksiran kebutuhan sekitar Rp 350 miliar. Terbaru, pertemuan kembali digelar penyelenggara pemilu dengan pemprov, tapi belum juga menyentuh masalah anggaran.

Padahal, tahapan pemilihan suksesor Awang Faroek Ishak memimpin Kaltim akan dihelat medio Juli-Agustus nanti.

“KPU siap, kami masih menunggu kepastian,” ucap Taufik, ketua KPU Kaltim selepas rapat koordinasi Pilgub Kaltim di Kegubernuran kemarin (13/3).

Perencanaan tahapan dan nilai konkret anggaran yang dikucurkan begitu krusial lantaran tahapan yang telah di bdepan mata.

Jika tak ada aral, pencoblosan akan digelar Juni 2018. Soal biaya yang dibutuhkan juga sudah diajukan ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kaltim yang diketuai Sekprov Rusmadi.

“Kami paham kondisi keuangan saat ini. Tapi kalau terlalu banyak terpangkas justru susah bergerak,” ucapnya. Apalagi dari jumlah yang diusulkan sebesar Rp 120 miliar merupakan dana yang tak dapat diutak-atik.

Uang sejumlah itu ditujukan untuk kebutuhan panitia ad hoc yang tersebar di kabupaten/kota. Keperluan yang notabene terbagi di dua mata anggaran, sebutnya, memang mampu meringankan beban pemerintah. Hanya, jika anggaran tersebut baru dicairkan dalam APBD Perubahan, jelas menghambat tahapan. Biaya itu bahkan bisa dibarengi dengan kebutuhan verifikasi pemilihan legislatif 2019 mendatang yang dimulai medio Agustus 2017.

“Kami tak berani memastikan. Tapi jelas terkendala cukup besar,” tutupnya. Sementara itu, kepala Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto menegaskan, hasil pembahasan kemarin akan dilaporkan ke TAPD.

“Pemangkasan karena defisit sudah di titik nadir. Kami tak bisa memaksakan,” tuturnya. Apalagi masalah anggaran tak hanya bergantung pada Pemprov Kaltim. Adapula peran DPRD dalam penganggarannya.

“Karena itu, masalah ini tak hanya bergantung pada satu pihak,” sebutnya. “Maret ini diusahakan ada kepastian,” imbuhnya.

BAWASLU TURUT MERANA

Penyelenggara pemilu tak hanya KPU Kaltim. Adapula Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kehadiran pengawas penyelenggaraan pesta demokrasi serupa dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Para pengawas pun turut membutuhkan biaya untuk mengawal perhelatan akbar lima tahunan ini dari kecurangan. Nasib serupa pun tak luput menimpa pengawas pemilu.

“Kami sudah sampaikan 2016 lalu, tapi masih nunggu juga,” sebut Saiful Bahtiar, ketua Bawaslu Kaltim.

Nilainya mencapai Rp 88 miliar. Jika tahapan pemilu dihelat medio Agustus, berdasar aturan Bawaslu, keberadaan pengawas harus tersedia sebulan sebelum tahapan dimulai alias Juli 2017 ini. Jika belum juga ada kepastian soal anggaran yang dikucukan, Bawaslu telah menyiapkan skema dengan menerbitkan dua opsi.

Merekomendasikan penyelenggaraan pemilu tanpa didampingi pengawasan.

“Jika KPU tak bersedia menerima risiko ke depannya, mau tak mau rekomendasi kami pilgub harus ditunda,” terangnya.

Tugas Bawaslu kian berat lantaran draf UU Pemilu tengah digodok DPR RI. Dalam rancangan aturan terbaru itu, keberadaan panitia pengawas pemilu (panwaslu) di kabupaten/kota akan permanen.

“Tapi belum pasti. Informasinya April 2018 disahkan,” ucap Saipul. (*/ryu/riz/kpg/gun)


BACA JUGA

Senin, 17 April 2017 20:15

Incar Start Apik

  Perkiraan pemain  PS TNI (4-3-2-1): 15-Teguh Amirudin (pg), 17-Abduh Lestaluhu, 3- Andy…

Senin, 17 April 2017 20:11

Menanti Magis Sang Kapten

  Ponaryo Astaman menjadi pemain paling senior di Pusamania Borneo FC musim ini dengan umur 37…

Senin, 17 April 2017 20:09

Katrol Pendapatan dengan Smart City

  SAMARINDA - Tidak sekadar mempermudah administrasi dan perizinan, smart city nantinya menjadi…

Senin, 17 April 2017 20:07

Tantangan Komisioner KPU-Bawaslu

  Proses transisi kepemimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu akhirnya rampung. Bersama…

Senin, 17 April 2017 20:01

Keseriusan Calon Dinanti

  SAMARINDA - Tinggal beberapa hari lagi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa…

Senin, 17 April 2017 19:56

Cerita Niken Ayu Kiswari Jadi Sukarelawan di KPAID Samarinda, Aktif Sejak di PIK-M

  Keinginan untuk bermanfaat bagi orang lain membawa Niken Ayu Kiswari aktif menjadi sukarelawan.…

Sabtu, 15 April 2017 00:41

Yenny Wahid Beri Dukungan Moral kepada Dahlan Iskan

SURABAYA – Dukungan moral dari tokoh nasional untuk Dahlan Iskan terus mengalir. Kemarin giliran…

Jumat, 14 April 2017 01:05

Dahlan Pantas Bebas...!Meski Dituntut Kejam, Tapi Ingat Kebaikan Jaksa

SURABAYA - Dahlan Iskan seharusnya divonis bebas. Dari fakta hukum yang terungkap dalam sidang, mantan…

Jumat, 14 April 2017 00:17

Dapil Pemilu Bisa Berubah

SAMARINDA - Pemilihan umum (pemilu) baru akan digelar dua tahun lagi. Kendati demikian, tahapannya sudah…

Jumat, 14 April 2017 00:14

WAJIB BACA!!! Inilah Pledoi Lengkap Dahlan Iskan

Yang Mulia Majelis Hakim, Sejak jaksa membacakan tuntutannya enam hari yang lalu, saya fokus pada upaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .