MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BENUA KUTIM

Selasa, 14 Maret 2017 18:27
Rapat Tanpa Hasil, Pilgub Terancam Molor
Taufik, ketua KPU Kaltim (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Nasib Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 masih terkatung-katung. Kejelasan kucuran anggaran masih menjadi musababnya, meski pembahasan nilai riil kebutuhan sudah sering dilakukan Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Kaltim. Baik dengan pemprov atau DPRD, namun semua belum juga menemukan titik terang.

Nilai kebutuhan yang diajukan pun justru kian menyusut demi menyesuaikan keuangan daerah yang tengah terpuruk. Dari usulan awal sebesar Rp 486 miliar turun menjadi Rp 428 miliar. Kini, anggaran kembali ditekan dengan taksiran kebutuhan sekitar Rp 350 miliar. Terbaru, pertemuan kembali digelar penyelenggara pemilu dengan pemprov, tapi belum juga menyentuh masalah anggaran.

Padahal, tahapan pemilihan suksesor Awang Faroek Ishak memimpin Kaltim akan dihelat medio Juli-Agustus nanti.

“KPU siap, kami masih menunggu kepastian,” ucap Taufik, ketua KPU Kaltim selepas rapat koordinasi Pilgub Kaltim di Kegubernuran kemarin (13/3).

Perencanaan tahapan dan nilai konkret anggaran yang dikucurkan begitu krusial lantaran tahapan yang telah di bdepan mata.

Jika tak ada aral, pencoblosan akan digelar Juni 2018. Soal biaya yang dibutuhkan juga sudah diajukan ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kaltim yang diketuai Sekprov Rusmadi.

“Kami paham kondisi keuangan saat ini. Tapi kalau terlalu banyak terpangkas justru susah bergerak,” ucapnya. Apalagi dari jumlah yang diusulkan sebesar Rp 120 miliar merupakan dana yang tak dapat diutak-atik.

Uang sejumlah itu ditujukan untuk kebutuhan panitia ad hoc yang tersebar di kabupaten/kota. Keperluan yang notabene terbagi di dua mata anggaran, sebutnya, memang mampu meringankan beban pemerintah. Hanya, jika anggaran tersebut baru dicairkan dalam APBD Perubahan, jelas menghambat tahapan. Biaya itu bahkan bisa dibarengi dengan kebutuhan verifikasi pemilihan legislatif 2019 mendatang yang dimulai medio Agustus 2017.

“Kami tak berani memastikan. Tapi jelas terkendala cukup besar,” tutupnya. Sementara itu, kepala Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto menegaskan, hasil pembahasan kemarin akan dilaporkan ke TAPD.

“Pemangkasan karena defisit sudah di titik nadir. Kami tak bisa memaksakan,” tuturnya. Apalagi masalah anggaran tak hanya bergantung pada Pemprov Kaltim. Adapula peran DPRD dalam penganggarannya.

“Karena itu, masalah ini tak hanya bergantung pada satu pihak,” sebutnya. “Maret ini diusahakan ada kepastian,” imbuhnya.

BAWASLU TURUT MERANA

Penyelenggara pemilu tak hanya KPU Kaltim. Adapula Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kehadiran pengawas penyelenggaraan pesta demokrasi serupa dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Para pengawas pun turut membutuhkan biaya untuk mengawal perhelatan akbar lima tahunan ini dari kecurangan. Nasib serupa pun tak luput menimpa pengawas pemilu.

“Kami sudah sampaikan 2016 lalu, tapi masih nunggu juga,” sebut Saiful Bahtiar, ketua Bawaslu Kaltim.

Nilainya mencapai Rp 88 miliar. Jika tahapan pemilu dihelat medio Agustus, berdasar aturan Bawaslu, keberadaan pengawas harus tersedia sebulan sebelum tahapan dimulai alias Juli 2017 ini. Jika belum juga ada kepastian soal anggaran yang dikucukan, Bawaslu telah menyiapkan skema dengan menerbitkan dua opsi.

Merekomendasikan penyelenggaraan pemilu tanpa didampingi pengawasan.

“Jika KPU tak bersedia menerima risiko ke depannya, mau tak mau rekomendasi kami pilgub harus ditunda,” terangnya.

Tugas Bawaslu kian berat lantaran draf UU Pemilu tengah digodok DPR RI. Dalam rancangan aturan terbaru itu, keberadaan panitia pengawas pemilu (panwaslu) di kabupaten/kota akan permanen.

“Tapi belum pasti. Informasinya April 2018 disahkan,” ucap Saipul. (*/ryu/riz/kpg/gun)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 00:05

Pipa PDAM Kaliorang Dirusak Perusahaan, Bupati Minta Satpol PP Ambil Tindakan Tegas

SANGATTA - Dalam rapat koordinasi di Ruang Meranti, Sekretariat Kabupaten, Senin (19/6), Bupati menginstruksikan…

Kamis, 22 Juni 2017 00:04

Penyalur LPG “Nakal” di Warning, Disperindag Siap Gelar Sidak

SANGATTA - Pemerintah Kutim kembali melakukan pertemuan guna membahas kelangkaan Liquid Petroleum Gas…

Kamis, 22 Juni 2017 00:03

Masyarakat Dihimbau Lebih Waspada

SANGATTA - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui kebijakan Bupati Ismunandar dengan tegas…

Kamis, 22 Juni 2017 00:02

Tak Ada Safari Ramadan, Bupati Keliling Sangatta

SANGATTA- Tidak adanya jadwal kegiatan safari Ramadan Pemkab Kutim 2017 ini ditiadakan, dimanfaatkan…

Selasa, 20 Juni 2017 00:05

KKN Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Dukung Kutim Laik Anak

SANGATTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta sudah mulai…

Sabtu, 17 Juni 2017 00:07

SKK Migas Roadshow ke Pemerintah Kutim

SANGATTA - Kegiatan roadshow kelembagaan menjadi wadah bagi SKK Migas dan PT Pertamina EP Sangatta Field…

Jumat, 16 Juni 2017 00:16

Tim PKK Kutim Pererat Kekompakan

SANGATTA - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluaga (TP PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sejauh…

Jumat, 16 Juni 2017 00:15

Bupati Rapat Bahas Kelangkaan LPG

SANGATTA - Kelangkaan tabung Liquid Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram (kg) di Kabupaten Kutai Timur…

Jumat, 16 Juni 2017 00:14

Pengelolaan Sampah di Bengalon Belum Maksimal

SANGATTA - Saat ini Kecamatan Bengalon tengah menghadapi permasalahan sampah. Hal itu di akibatkan pengambilan…

Jumat, 16 Juni 2017 00:13

Miras hingga Barang Kadaluwarsa Dimusnahkan

SANGATTA - Pemerintah Kecamatan Long Mesangat melaksanakan aksi pemusnahan barang-barang yang dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .