MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Selasa, 14 Maret 2017 19:39
Akhir Maret, PNS Terima Rp 18,6 Juta

Sinkronisasi Data Usai, BNI Life Siap Dicairkan

ILUSTRASI PNS

PROKAL.CO, BONTANG – Penantian serta keresahan para PNS dan Non PNS terkait pencairan BNI Life akhirnya mendapat titik temu. Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bontang dan BNI Life telah mencocokkan data. Sehingga, sekitar minggu ketiga bulan Maret, BNI Life siap dicairkan.

Kabid Pembinaan, Dokumentasi dan Informasi BKPP Bontang, Sigit Alfian mengatakan tahap validasi data sudah berakhir. Semua data dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah diserahkan ke BKPP untuk selanjutnya disinkronkan dengan data di BNI Life.

“Alhamdulillah semua lancar, data dari kami (BKPP, Red.) dan data BNI Life sudah sinkron, hari ini (kemarin, Red) sampai kami maraton rapat di dua tempat, bersama Wali Kota dan DPRD Bontang dengan dihadiri dari pihak BNI Life,” jelas Sigit saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/3) kemarin.

Tahapan selanjutnya, diterangkan Sigit ialah membalas surat BNI Life terkait pengakhiran kepesertaan BNI Life. Hal tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Bontang dengan PT BNI Life tentang Pengelolaan Program Tabungan Kesejahteraan Purna Tugas pada Pasal 6 dan Pasal 13.

Disebutkan bahwa perjanjian bisa diakhiri jika kondisi mendesak. Dalam kata lain, karena setoran BNI Life para PNS diambil dari tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sementara saat ini kondisi keuangan daerah sedang mengalami defisit dan mengakibatkan TPP dipotong. “Dengan terpaksa BNI Life diakhiri dan pihak BNI Life menyetujuinya. Untuk surat pengakhiran pun sudah dibuat, 10 hari kerja dari hari ini (kemarin, Red.). Setelah administrasi lengkap, BNI Life akan dicairkan kepada peserta,” bebernya.

Dalam perjanjian bersama BNI Life, Sigit menyatakan terhitung sejak awal hingga Desember 2016 yakni selama 93 bulan. Para PNS masing-masing akan mendapat Rp 18,6 juta yang merupakan tabungan pokok, sementara dengan pengembangan akan dapat sekira Rp 25.010.700.

Sementara bagi para non PNS untuk tabungannya dapat Rp 9,3 juta, jika dengan manfaatnya akan mendapat Rp 12,5 juta. Total dana yang dicairkan sebesar Rp 63 miliar.

Namun ada yang sudah diklaim bagi mereka yang pensiun sehingga, akhir Maret ini akan dicairkan Rp 58 miliar. “Itu untuk jumlah PNS sebanyak 3.293 serta non PNS sebanyak 965 peserta,” ujarnya.

Untuk proses pencairannya, Sigit mengatakan akan dikembalikan ke masing-masing OPD. Sebab, dari BNI Life akan langsung masuk ke rekening giro Pemkot Bontang.

Oleh karena itu, OPD yang akan mencairkan sesuai pegawainya dan langsung masuk rekening. “Nanti diberikan surat edaran agar para pegawai membuat rekening BNI, namun jika ditransfer ke rekening BPD Kaltim bisa dengan catatan biaya transfer antar bank ditanggung sendiri,” pungkasnya.

DEWAN AKAN TETAP MENGAWASI

Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris menyatakan pihaknya akan tetap mengawasi bila ada dari OPD yang pegawainya tidak terdata.

Namun demikian, pihaknya sudah memastikan kepada tim BNI Life dari pemerintah bahwa tak ada lagi data yang tertinggal.

“Insya Allah yang dikhawatirkan seperti biaya buka rekening tidak dibebankan, hanya saja jika rekening ingin ditutup ada pembiayaan Rp 10 ribu,” ungkapnya.

Total yang akan dicarikan memang Rp 58 miliar, karena Rp 5 miliar sudah diklaim oleh 400-an pegawai yang pensiun.

Ketua Fraksi Golkar, yang juga anggota Komisi I DPRD Bontang, Muslimin menyatakan bahwa pada prinsipnya data dari Pemkot Bontang dan BNI Life sudah tidak ada masalah.

Karena tahap rekonsiliasi data atau sinkronisasi data sudah rampung semua. “Sebenarnya kemarin sempat terkendala pemecahan dan peleburan OPD baru, tetapi semua sudah clear,” ujarnya.

Pencairan pun diharapkan semua membuka rekening BNI karena diberi kebijakan tidak dipungut biaya. “Semua tidak masalah, tinggal menunggu proses pencairan, yang diusahakan pada akhir bulan ini,” tutupnya.(mga)


BACA JUGA

Minggu, 17 Desember 2017 00:31

HORE!!! 100 Rumah Dapat Bantuan Stimulan

BONTANG – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak hanya mandek di tahun ini saja.…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:55

Jelang Pilkada 2018, IKP Jadi Peringatan Dini  Potensi Pelanggaran

Oleh: Galeh Akbar Tanjung, Anggota Bawaslu Provinsi Kaltim, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:43

Jadi Plt Ketua DPD Golkar Kaltim, Sofyan Hasdam Gerak Cepat

BONTANG – Andi Sofyan Hasdam, Mantan Wali Kota Bontang dua periode,  didapuk menjadi Plt…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:41

MUNCUL LAGI!!! “Hantu Kacak” Teror Kaum Hawa

BONTANG –  “Hantu Kacak” atau orang yang melecehkan dengan remas dada wanita,…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:32

Parpol Baru Siap Jalani Verifikasi Faktual

BONTANG – Tahapan verifikasi faktual atau vertual pada partai politik (parpol) baru yang akan…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:30

Polres Rutin Berjaga, Pendeta Imbau Jemaat Tak Cemas

Jelang Hari Raya Natal Polres Bontang telah mengantisipasi berbagai ancaman bahaya, salah satunya terorisme.…

Jumat, 15 Desember 2017 13:35

Sofyan Hasdam Plt Ketua Golkar Kaltim

Jakarta - Mantan Wali Kota Bontang dua periode, Andi Sofyan Hasdam didaulat menjadi Plt Ketua DPD Partai…

Jumat, 15 Desember 2017 00:18

ADUH !!! Elpiji Melon Langka di Pasaran

BONTANG – Beberapa waktu belakangan, para ibu rumah tangga kembali kesulitan mendapatkan gas elpiji…

Jumat, 15 Desember 2017 00:16

DAMPAK Pemilik Ponpes Cabuli Santriwati di Bontang

BONTANG – Peristiwa percabulan di pondok pesantren (ponpes) beberapa waktu lalu membuat Komisi…

Jumat, 15 Desember 2017 00:14

Kemenag Kutuk Perbuatan Cabul IM Sang Pemilik Ponpes

BONTANG –Kementerian Agama (Kemenag) Bontang mengutuk perbuatan pelaku pencabulan IM yang merupakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .