MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

OLAHRAGA

Rabu, 15 Maret 2017 00:12
Yang Muda, Berbahaya
BERGELIMANG PRESTASI: Meski masih baru, namun Pusamania Borneo FC menjadi salah satu klub paling disegani di Indonesia. (ARIB BILLAH/KPG)

PROKAL.CO, Tahun 1994 menjadi babak baru kompetisi sepak bola Tanah Air. Pada musim itu, Liga Indonesia pertama kali digulirkan. Opsi itu merupakan penggabungan dari dua kompetisi sebelumnya, Liga Sepak Bola Utama (Galatama) dan Perserikatan. Turnamen tersebut pun berada di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dengan tajuk Liga Dunhill, atau setara Divisi Utama. 

Samarinda menaruh perhatian khusus terhadap si kulit bundar, dan menjadi bagian dari kompetisi itu. Permain bintang pun sempat menghiasi Kota Tepian. Di antaranya, Peri Sandria (1994), Roger Milla (1995), dan Bambang Nurdiansyah (1994).

Meski demikian tim berjuluk Pesut Mahakam itu terbilang kahat prestasi. Peringkat delapan besar pun menjadi capaian terbaik mereka pada 1996.

“Dulu kompetisi itu dibagi dua wilayah, yakni timur dan barat. Seingat saya, 16 peserta per satu walayah. Kemudian peringkat satu sampai empat otomatis lolos dan menuju delapan besar,” kenang Zulkarnain, salah seorang wartawan senior sejak 1992 itu.

Pria yang juga ketua Humas KONI Kaltim itu menyebut, di tahun 1998 kompetisi sempat terhentikan karena situasi yang kurang kondusif lantaran demo mahasiswa Trisakti.

Memasuki musim berikutnya, Persisam Putra Samarinda justru degradasi. Penyebabnya, bertengger di peringkat 12 wilayah timur.

“Akhirnya, tim berlaga ke Divisi Satu,” Lanjut Zul, sapaan akrab Zulkarnain.

Musim-musim berikutnya, tim Samarinda itu makin terpuruk. Pada 2003 berada di papan bawah kelasemen, menyebabkan mereka akhirnya terdegradasi lagi dan berada di Divisi Dua.

Berkompetisi di kasta keempat, pada 2004 Persisam hanya bertengger di delapan besar klasemen. Namun pada periode selanjutnya, prestasi klub kebanggaan Samarinda mulai menanjak.

Meski hanya berhasil ke peringkat empat, promosi didapat. Walhasil mereka pun dikembalikan ke Divisi Utama.

Semenjak itu prestasi mereka mulai terus merangkak naik. Pada 2007, klub kebanggaan urang Samarinda itu kembali mendapat promosi karena di posisi III besar pada kasta ketiga.

Hanya memerlukan satu musim, semenjak mendapat promosi ke Divisi Utama, Pesut Mahakam pun berhasil meraih trofi tertinggi di bawah asuhan Edi Simon kala itu.

“Iya, mereka berhasil mengalahkan Persema Malang dengan skor 1-0, di Stadion Palaran, Samarinda, pada akhir Mei 2009,” imbuhnya.

Kemenangan itu sekaligus kebanggaan tertinggi untuk masyarakat ibu kota Kaltim. Karena untuk pertama kalinya berhasil mengecup turnamen profesional tertinggi Indonesia.

Berada di Liga tertinggi justru membuat prestasi mereka mengendur. Peringkat enam papan atas di 2010 menjadi capaian terbaik. Usaha mendatangkan pemain apik seperti Bayu Gatra, Cristian Gonzales, dan Muhammad Roby pun tak berefek.

KEPEMILIKAN BERGANTI

Hingga pada 2014, Persisam Putra Samarinda pun berpindah markas ke Bali. Perpindahan itu pun sekaligus bergantinya kepemilikan klub, namanya pun berubah menjadi Bali United.

Di waktu yang sama, anak dari salah seorang tokoh di Samarinda berulang tahun ke-20. Adalah Nabil Husein Saiad Amin menghendaki kado sebuah klub sepak bola.

Perseba Super Bangkalan akhirnya sukses didaratkan ke Samarinda, dengan label berkompetisi di kasta kedua tanah air. Nama Pusamania Borneo FC pun lahir sebagai pengganti Perseba Super Bangkalan.

Berkompetisi di Divisi Utama pada 2014, klub baru tersebut berhasil menjadi jawara pada laga itu. Trofi tersebut menjadi piala kedua yang diboyong ke Samarinda.

Itu pun menjadi titik awal, prestasi-prestasi gemilang lainnya untuk Kota Tepian. Sudah tiga tahun sejak didirikannya klub yang identik dengan warna oranye tersebut, beragam prestasi diraih. Pada 2015, klub tersebut berhasil menjadi semifinalis Piala Wali Kota Padang dan peringkat delapan Piala Presiden.

Memasuki 2016, mereka berhasil menjadi semifinalis Piala Jenderal Soedirman dan Juara Piala Gubernur Kaltim. Sayang pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC), klub tersebut hanya mampu bertengger di peringkat delapan klasemen.

Meski demikian tim berlias Pesut Etam itu berhasil mengukuhkan diri menjadi klub terbaik di Kalimantan. Setelah Mitra Kukar berada di peringkat 10, Persiba Balikpapan peringkat 13, dan Barito Putera di 16.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 15 September 2017 00:17

Atlet Kutim Siap Berjuang di Porprov 2018

SANGATTA - Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) Muhammad Syahrir mengaku,…

Minggu, 27 Agustus 2017 00:10

HEBAT!!! Tapak Suci Raih Juara Umum

BONTANG – Tapak Suci Bontang kembali mengukir prestasi membanggakan. Dalam ajang seleksi Pekan…

Jumat, 25 Agustus 2017 00:31

HEBAT!!! Atlet Panjat Tebing Bontang Sumbang Medali Emas

BONTANG - Pemanjat Bontang berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok…

Rabu, 23 Agustus 2017 00:08

MAC Siap Bertarung di Bali

MAS Archery Club (MAC) siap bertarung di event nasional bertajuk Bali Open Archery Championship, Jumat…

Kamis, 10 Agustus 2017 00:11

Hari Ini, Technical Meeting Sepak Bola Gala Desa

BONTANG – Panitia Gala Desa Bontang, Kamis (9/8) hari ini menggelar Technical Meeting  (TM)…

Kamis, 10 Agustus 2017 00:02

Kutim Siap Gelar Kejurda Tenis Lapangan

SANGATTA- Kutim siap menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) tenis lapangan, pada Jumat (11/8) hingga Rabu…

Senin, 07 Agustus 2017 17:06

Main Dikandang, Sangkulirang FC Tampil Perkasa

SANGATTA – Dalam lanjutan babak semifinal Liga 3 Zona Kalimantan Timur (Kaltim), Sangkulirang…

Kamis, 03 Agustus 2017 00:09

Cabor Kutim Siap Bertarung di Porprov 2018

SANGATTA- Cabang Olahraga (Cabor) di Kutim 100 persen siap bertarung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Kamis, 03 Agustus 2017 00:09

HEBAT!!! Raih 3 Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu, Gateball Kutim Juara Umum

DALAM Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, Persatuan Gateball Seluruh…

Rabu, 02 Agustus 2017 00:01

HEBAT!!! Kutim Sabet Juara Umum Sumpit di EAKIKAF

TENGGARONG- Tim olahraga rekreasi tradisional dan layanan khusus Kutai Timur (Kutim) kembali berjaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .