MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Kamis, 16 Maret 2017 00:30
Polymath dan Wajah Pendidikan di Indonesia
Oleh: Hafsoh Ibu Rumah Tangga

PROKAL.CO, Polimatik ( Polymath) adalah seseorang yang pengetahuannya tidak terbatas hanya pada satu bidang. Seorang polimatik juga dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan sangat luas. Kebanyakan ilmuwan kuno adalah seorang polimatik yang kebanyakan justru dari ilmuwan Islam.

Di Indonesia jenjang pendidikan di mulai dari usia 3.5 tahun masuk sekolah PAUD (pendidikan usia Dini) atau play grup selama 1 tahun. usia 4.5 tahun masuk TK nol kecil (Taman kanak-kanak) selama 1 tahun,  usia 5.5 tahun masuk TK nol besar selama 1 tahun,  usia 6.5 tahun baru mulai masuk sekolah SD (sekolah dasar)  selama 6 tahun,  lulus SD masuk SMP (sekolah menengah pertama)  selama 3 tahun lalu di lanjut 3 tahun lagi masuk SMA (sekolah menengah atas). Total anak-anak sekolah selama 15 tahun dan itu belum bisa menjamin si anak untuk menguasai bidang ilmu tertentu, apalagi untuk modal mencari pekerjaan. Selepas SMA baru akan masuk kuliah untuk menentukan jurusan dan minat yang akan di tekuninya. untuk meraih gelar Diploma, S1, dan seterusnya mereka harus kuliah beberapa tahun baru mereka bisa mengandalkan ijasah untuk mencari kerja.

Masalah kemudian timbul selepas sarjana, karna faktanya lapangan pekerjaan tidak tersedia sehingga tingkat pengangguran di Indonesia semakin meningkat. Dari hasil survey tahun 2016 tingkat pengangguran sudah mencapai 7.02 juta orang. Bahkan modal sarjanapun belum tentu bisa mendapatkan posisi pekerjaan sesuai bidangnya. 

Inilah PR bagi pemerintah dan pendidik. Sejatinya sebuah institusi pendidikan bisa melahirkan generasi bermutu yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan karna sudah mengecap pendidikan tinggi. Tapi, malah berharap hanya bisa jadi pekerja. Lalu apa saja yang di lakukan selama lebih 20 tahun sekolah? Yang ada justru anak-anak lelah berfikir karna sejak balita sampai remaja kerjanya hanya sekolah.

Jika mendengar kabar seorang siswa berprestasi sebenarnya itu hal yang wajar karna memang mereka sekolah. Tapi aneh jika di suatu sekolah terjadi kekerasan, tawuran, perkelahian yang berujung kematian,  pelecehan, seks bebas, narkoba dan lainnya. Maka, kemana ilmu yang mereka dapatkan sejak pagi sampai sore bersekolah? Kemana akhlak baik yang di didik oleh guru-guru mereka?

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 08 Desember 2017 00:38

Pentingnya MCU bagi Karyawan

Penulis: Dr Yunita Kabid Pelayanan RS Amalia   Medical Check Up (MCU) adalah pemeriksaan kesehatan…

Jumat, 01 Desember 2017 01:06

Fokus COP23: Tekan Jumlah Emisi Berarti Menekan Gas Rumah Kaca

Efek rumah kaca yang menjadi pokok utama bahasan pertemuan COP23 tidak lepas dari kacamata Sofyan Hasdam…

Jumat, 01 Desember 2017 01:01

Terima Kasih, Guru

Oleh: N Yahya Yabo  Sejati dalam pekerjaan yang paling mulia dan berjasa adalah guru. Pintu gerbang…

Kamis, 30 November 2017 00:18

Mengapa COP21 Lebih Populer dan Pengaruh Kemenangan Donal Trump

Banyak konsep telah dirumuskan di setiap pertemuan COP. Tapi menurut Sofyan Hasdam yang dijabarkan dalam…

Rabu, 29 November 2017 01:08

Catatan dr H Sofyan Hasdam Sps, Tentang COP23 di Bonn, Jerman (1)

Berkesempatan mengikuti pertemuan Conference of The Parties(COP) to The United Nations Framework Convention…

Rabu, 29 November 2017 01:04

Banjir Kota Bontang sebagai Bahan Refleksi Implementasi Pendidikan Lingkungan

Oleh:  Suyanik, M.Pd Guru SMAN 1 Bontang Jl. DI Panjaitan Gg Piano 11 No  59 Bontang …

Minggu, 19 November 2017 00:23

Menyelami Makna Dibalik Peristiwa

PENULIS: Nurul Inayah, SEI Tenaga Kontrak Kementerian Agama Kota Bontang  Keberhasilan dakwah tidak…

Minggu, 05 November 2017 00:21

Menjaga Bahasa Melalui Sumpah Pemuda

Oleh: N Yahya Yabo Pegiat Sastra dan Teater  Pada dasarnya setiap indivindu memiliki sifat yang…

Selasa, 31 Oktober 2017 16:54

Peran Pendidikan Pemuda Sebagai Agen of Change

Oleh : Yakub Fadillah, S.IP Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPD KNPI Kutai Timur.  …

Sabtu, 28 Oktober 2017 00:25

Cadar (Niqob) dan Dunia Pendidikan

Oleh: Siti Munawarah, SE  Sungguh miris dan arogan, mungkin itu kalimat yang pantas menggambarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .