MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Kamis, 16 Maret 2017 00:36
Beri Nomor Guru ke Wali Murid, Jadi Cara Sekolah Antisipasi Penipuan
Sukarsih (Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Penipuan via telepon berkedok anak yang mengalami kecelakaan atau musibah masih kerap terjadi. Sasarannya pun tak pandang bulu. Mulai dari keluarga dari golongan menengah ke atas, hingga menengah ke bawah acap kali jadi korban penipuan ini. Untuk mengantisipasi hal tersebut, SMPN 8 Bontang punya cara tersendiri.

Kepala SMPN 8, Sukarsih saat sela-sela inspeksi mendadak (sidak) dari Komisi III DPRD Bontang, belum lama ini, menyebut orangtua siswa sekolahnya kerap menjadi korban dalam praktik penipuan ini. “Ada kejadian saya sedang mengajar, tiba-tiba ada orangtua datang sudah dalam keadaan menangis, katanya anaknya kecelakaan dan kritis di rumah sakit. Saya bilang, ini anaknya sedang duduk di kelas belajar dengan saya,” ceritanya.

Agar kejadian serupa tak terulang kembali, saat pertemuan antara sekolah dan wali murid, Sukarsih memberikan nomor ponsel masing-masing guru atau wali kelas kepada orangtua atau wali murid masing-masing. Hal ini, lanjut Sukarsih agar orangtua yang ingin mengetahui kabar anaknya, dapat langsung menghubungi nomor guru di sekolah. “Ini agar orangtua siswa tidak mudah percaya dengan kabar-kabar yang menjurus ke penipuan itu. Selain itu, ini untuk meningkatkan kepercayaan antara orangtua dan sekolah,” katanya.

Pengalaman telepon penipuan tersebut juga pernah dirasakan Ketua Komisi III, Rustam. Masih dalam suasana sidak kala itu, dia bercerita saat sedang memimpin rapat komisi, pernah mendapatkan telepon serupa yang mengatakan anaknya mengalami kecelakaan. Namun bukan sang pelaku langsung yang menghubungi Rustam, melainkan istrinya yang menelpon dengan suara yang sudah terisak. “Baru saja mau mulai rapat sudah dapat telepon seperti itu. Waktu itu saya minta untuk tenang dulu, kemudian cek ke sekolah. Ternyata juga sedang belajar,” ujarnya.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasubag Humas Iptu Suyono, dalam berbagai kesempatan mengatakan untuk tidak mudah percaya dengan modus penipuan semacam ini. Dia menyebut, imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini pada dasarnya sudah sering disampaikan, baik melalui media elektronik seperti televisi dan radio serta melalui media cetak baik koran lokal maupun nasional.

“Imbauan maraknya kasus penipuan melalui telepon atau SMS seperti ini juga sering disampaikan oleh Sat Binmas Polres Bontang melalui penyuluhan secara langsung kepada lapisan masyarakat, penerangan melalui mobil keliling, termasuk polisi desa yang biasa disebut Babinkamtibmas serta penyebaran brosur atau pamlet di tempat-tempat umum dan keramaian,” jelasnya saat dihubungi Bontang Post, kemarin (15/3).

Dipaparkan Suyono, selain modus menelepon orang tua yang mengabarkan anaknya di sekolah sedang celaka, beberapa modus teror kejahatan lainnya yang juga sering dilakukan penjahat melalui telepon atau SMS serta berujung pada meminta mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 00:20

Penerima Rastra di Tanjung Laut Menurun

BONTANG – Jumlah penerima beras untuk keluarga sejahtera (Rastra) di Kelurahan Tanjung Laut menurun.…

Kamis, 22 Juni 2017 00:20

Penyembelih Hewan Bakal Dibina Kemenag

BONTANG – Kementerian Agama (Kemenag) Bontang berencana akan melakukan pembinaan kepada para tukang…

Kamis, 22 Juni 2017 00:19

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Mohammad Ayaz Dzulfikar (291); Programmer LokalBerkelas Internasional

Membanggakan, satu kata yang tersemat di hati dikarenakan terdapat putra daerah yang membawa harum bendera…

Rabu, 21 Juni 2017 00:30

Samyang Tetap Dijual Tapi.....

Beberapa Minimarket dan Swalayan di Bontang memang menjual beberapa produk mi instan merk Samyang. Namun,dari…

Rabu, 21 Juni 2017 00:29

Hasil Sidak Mi Instan Mengandung Babi, BBPOM Pastikan Bontang Aman

BONTANG – Kehadiran mi instan imporan Korea yang terdeteksi mengandung pigmen babi belakangan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:26

Negosiasi Lahan Belum Selesai, Warga Pelabuhan Loktuan Kecam Pejabat Ini

BONTANG – Sejumlah warga Pelabuhan Loktuan pemilik lahan  yang kabarnya sudah dibebaskan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:25

Jamin Proses Pemotongan Hewan Halal

BONTANG – Kanwil Kemenag Kaltim bersama Kemenag Bontang Selasa (20/6) kemarin mengggelar monitoring…

Rabu, 21 Juni 2017 00:22

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Muhammad Amin Nur (290); Bumbui Ceramah dengan Motivasi dan Humor

Memberikan dakwah yang sejuk kepada umat hingga menghindari bahasan yang berunsur ujaran kebencian,…

Selasa, 20 Juni 2017 00:24

Terkait Beredarnya Mi Instan Mengandung Babi, BPOM Bidik Minimarket

BONTANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melansir temuan beberapa produk mi instan asal…

Selasa, 20 Juni 2017 00:22

Tukar Uang Lebaran, BPD Siapkan Rp 4 M

BONTANG - Menghadapi tren penukaran uang jelang Idulfitri 2017, sejumlah bank di Kota Bontang menyiapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .