MANAGED BY:
KAMIS
27 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

PEMKOT

Sabtu, 18 Maret 2017 00:07
Kesaksian Soetoyo, Veteran Pejuang Dwikora di Perbatasan, Tolak Jadi Pengawal Presiden demi Anak
Soetoyo (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Bagi Soetoyo, pangkat tinggi bukanlah tujuan. Bisa mengabdi kepada negera dan memberikan kebaikan pada keluarga adalah kebahagiaan utama. Baginya perjuangan seorang veteran baru akan berhenti saat napas terakhir diembuskan.

LUKMAN MAULANA, Samarinda

Rabu (15/3) lalu, pria tua berseragam hijau dan berbaret kuning emas duduk tenang di kursi panjang ruang sidang eksternal DPRD Kaltim. Dia Soetoyo, veteran pejuang Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang jauh-jauh datang dari Lempake, Samarinda Utara demi menghadiri undangan Sidang Paripurna DPRD Kaltim Karang Paci, sebutan gedung DPRD Kaltim.

Soetoyo duduk seorang diri dalam barisan kursi panjang itu. Diikutinya sidang paripurna DPRD Kaltim dengan begitu serius. Satu per satu penjabaran para wakil rakyat diikuti dengan seksama. Bukan sekadar hadir, Soetoyo paham benar apa yang dipermasalahkan dalam sidang tersebut. Hujan interupsi dari para legislator pun disimaknya dengan tersenyum penuh arti.

“Keputusan dari dewan itu tidak mengikat. Sifatnya hanya rekomendasi kepada pemerintah. Yang mengikat itu keputusan hukum,” urai Soetoyo menanggapi perdebatan yang terjadi di tengah para wakil rakyat tersebut.

Sudah sejak pagi dia tiba di Karang Paci demi memenuhi undangan menghadiri sidang paripurna. Bukan kali ini dia datang ke sana, melainkan sudah beberapa kali kehadirannya di sana mewakili para pejuang. Sebagai perwakilan Legiun Veteran Kaltim yang berada di Samarinda, dia memang diminta datang. Seorang diri, karena hanya dia pengurus Legiun Veteran Kaltim yang ada di Kota Tepian.

“Kalau teman-teman veteran di Samarinda ini banyak. Tapi hanya saya yang datang ke sini karena hanya saya yang mendapat mandat dari markas veteran Kaltim yang ada di Balikpapan. Kebetulan saya pengurus di DPD Legiun Veteran Kaltim, sebagai sekretaris II,” jelasnya.

Dengan seragam kebanggaan Legiun Veteran, kehadiran Soetoyo menjadi perhatian banyak orang. Tak jarang yang meminta untuk berfoto bersama dengan lelaki kelahiraan Kediri, 75 tahun lalu ini. Soetoyo menanggapinya dengan ramah. Sosoknya yang bersahaja, tak lupa memberikan nasihat kepada siapa saja yang ditemuinya, khususnya para pemuda.

Menurutnya perjuangan para pahlawan pejuang mesti diteruskan generasi muda dengan mengisi kemerdekaan, melakukan pembangunan.

“Dulu kami susah. Mau bertani susah karena kondisinya perang. Makan hanya jagung rebus. Bahkan makanan kuda juga dimakan. Sekarang sudah merdeka, tinggal mengisi saja untuk mencapai tujuan masyarakat adil dan makmur. Dengan tidak meninggalkan semangat 45,” papar Soetoyo.

Terkait keberadaan Legiun Veteran, dia menjelaskan masih banyak masyarakat yang tidak paham apa makna veteran. Karena veteran bukan sekadar tentara atau mereka yang bertempur mengangkat senjata.

Menurutnya, veteran adalah pejuang yang bertempur melawan penjajah asing. Bukan hanya dari militer, melainkan siapa saja yang terlibat dalam pertempuran melawan pihak asing dalam merebut kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan negera.

“Kalau melawan bangsa sendiri misalnya pemberontakan-pemberontakan di daerah, itu tidak bisa jadi veteran. Karena yang dihadapi bukan pihak asing. Tentara sekalipun kalau dia tidak pernah bertempur melawan asing, tidak bisa menjadi veteran,” ungkap kakek 19 cucu ini.

Lebih lanjut dijelaskan, setidaknya ada lima kelompok pejuang yang bisa menjadi veteran. Pertama yaitu para pejuang kemerdekaan Indonesia yang bertempur dalam rentang 1945-1949. Kedua pejuang pembela Tri Komando Rakyat (Trikora) yang bertempur dalam pembebasan Papua dalam rentang 1961-1963.

Halaman:
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 00:11

Wawali Hadiri Halal Bihalal PSHT

BONTANG –  Wakil Wali Kota Basri Rase menghadiri halal bihalal Persaudaraan Setia Hati Ternate…

Sabtu, 22 Juli 2017 00:16

Wali Kota Sampaikan Pendapat Akhir Terkait 4 Raperda

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan pendapat akhir terhadap 4 Rancangan…

Sabtu, 22 Juli 2017 00:15

Wawali dan Ketua TP PKK Baksos Bantu Korban Kebakaran Rawa Indah

BONTANG - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kota Bontang yang tertimpah musibah kebakaran…

Rabu, 19 Juli 2017 00:22

Wawali Tanggapi Pandangan Umum Fraksi

BONTANG – Fraksi-fraksi DPRD telah memberikan pandangan umum terkait 3 Raperda inisiatif Pemkot…

Rabu, 19 Juli 2017 00:21

Salurkan Bantuan, Wali Kota Kunjungi Korban Kebakaran Rawa Indah

BONTANG- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengunjungi warga yang menjadi korban kejadian kebakaran…

Rabu, 19 Juli 2017 00:21

Basri Apresiasi Seminar Pendidikan PT KDM

BONTANG- Pendidikan anak usia dini atau PAUD adalah upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak usia 0-6…

Rabu, 19 Juli 2017 00:20

Wawali Basri Rase Apresiasi SMP YPK, Upaya Menjadi Sekolah Ramah Anak

 BONTANG. Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan apresiasi kepada SMP Yayasan Pupuk Kaltim…

Selasa, 18 Juli 2017 00:13

Pastikan On Progres, Wali Kota Monitoring Kegiatan DAK

BONTANG- Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni didampingi Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan…

Selasa, 18 Juli 2017 00:12

Pemkot Setuju Raperda Inisiatif DPRD

BONTANG – Pemkot Bontang memberikan tanggapan positif terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…

Senin, 17 Juli 2017 00:12

Wawali Apresiasi Semangat Pengurus KWP

BONTANG –  Wakil Wali Kota Basri Rase menyambut baik kegiatan yang di lakukan Kerukunan Warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .