MANAGED BY:
MINGGU
26 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Sabtu, 18 Maret 2017 00:19
Polymath dan Wajah Pendidikan di Indonesia
Oleh: Hafsoh Ibu Rumah Tangga

PROKAL.CO, Polimatik ( Polymath) adalah seseorang yang pengetahuannya tidak terbatas hanya pada satu bidang. Seorang polimatik juga dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan sangat luas. Kebanyakan ilmuwan kuno adalah seorang polimatik yang kebanyakan justru dari ilmuwan Islam.

Di Indonesia jenjang pendidikan di mulai dari usia 3.5 tahun masuk sekolah PAUD (pendidikan usia Dini) atau play grup selama 1 tahun. usia 4.5 tahun masuk TK nol kecil(Taman kanak-kanak) selama 1 tahun,  usia 5.5 tahun masuk TK nol besar selama 1 tahun,  usia 6.5 tahun baru mulai masuk sekolah SD (sekolah dasar)  selama 6 tahun,  lulus SD masuk SMP (sekolah menengah pertama)  selama 3 tahun lalu di lanjut 3 tahun lagi masuk SMA (sekolah menengah atas). Total anak-anak sekolah selama 15 tahun dan itu belum bisa menjamin si anak untuk menguasai bidang ilmu tertentu, apalagi untuk modal mencari pekerjaan. Selepas SMA baru akan masuk kuliah untuk menentukan jurusan dan minat yang akan di tekuninya. untuk meraih gelar Diploma, S1, dan seterusx mereka harus kuliah beberapa tahun baru mereka bisa mengandalkan ijasah untuk mencari kerja.

Masalah kemudian timbul selepas sarjana, karna faktanya lapangan pekerjaan tidak tersedia sehingga tingkat pengangguran di Indonesia semakin meningkat. Dari hasil survey tahun 2016 tingkat pengangguran sudah mencapai 7.02 juta orang. Bahkan modal sarjanapun belum tentu bisa mendapatkan posisi pekerjaan sesuai bidangnya. 

Inilah PR bagi pemerintah dan pendidik. Sejatinya sebuah institusi pendidikan bisa melahirkan generasi bermutu yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan karna sudah mengecap pendidikan tinggi. Tapi, malah berharap hanya bisa jadi pekerja. Lalu apa saja yang di lakukan selama lebih 20 tahun sekolah? Yang ada justru anak-anak lelah berfikir karna sejak balita sampai remaja kerjanya hanya sekolah.

Jika mendengar kabar seorang siswa berprestasi sebenarnya itu hal yang wajar karna memang mereka sekolah. Tapi aneh jika di suatu sekolah terjadi kekerasan, tawuran, perkelahian yang berujung kematian,  pelecehan, seks bebas, narkoba dan lainnya. Maka, kemana ilmu yang mereka dapatkan sejak pagi sampai sore bersekolah? Kemana akhlak baik yang di didik oleh guru-guru mereka?

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 23 Februari 2017 00:45

Negara Perisai Keluarga Muslim

Membaca potret generasi muda saat ini seperti membuka lembaran-lembaran buram masa depan. Berbagai persoalan…

Rabu, 22 Februari 2017 00:57

Strategi Pemasaran Bisnis bagi Pelaku Usaha

“Good marketing makes the company look smart. Great marketing makes the customer feel smart.”…

Selasa, 21 Februari 2017 01:11

Penggunaan dan Cara Mengatasi Kebocoran Gas Tabung LPG

Untuk memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2017 yang diperingati setiap…

Senin, 20 Februari 2017 19:47

Negara Perisai Keluarga Muslim

Membaca potret generasi muda saat ini seperti membuka lembaran-lembaran buram masa depan. Berbagai persoalan…

Minggu, 19 Februari 2017 00:37

Modul Pembelajaran ‘Islam Damai’

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan modul pembelajaran Islam damai untuk siswa sekolah umum…

Sabtu, 18 Februari 2017 00:22

Pandangan Muhammadiyah tentang Orthodonti dan Pemasangan Kawat Gigi

Manusia sejak lahir telah diberi karunia oleh Allah berbagai kelebihan, baik kelebihan dalam aspek pikiran,…

Rabu, 15 Februari 2017 01:42

Aman dengan IUD Pasca Salin

Periode 6 minggu pertama setelah melahirkan merupakan masa penyesuaian di mana tubuh ibu seutuhnya kembali…

Senin, 06 Februari 2017 19:29

TRUMP, Demokrasi dan Diskriminasi

Pemerintah Indonesia - melalui perwakilan diplomatiknya di Kota New York - meminta aparat berwenang…

Jumat, 03 Februari 2017 00:28

Kepemimpinan dalam Islam

Assalam ‘alaikum wr wb. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang telah melimpahkan rahmat…

Kamis, 26 Januari 2017 00:37

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendatangi dua anak yang ditelantarkam ibu kandungnya, Marsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .