MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BENUA KUTIM

Minggu, 19 Maret 2017 00:06
Soal USBN Rawan Bocor

Pembuatan Dadakan, Kualitas Meragukan

Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA - Namanya saja berstandar nasional. Namun kualitasnya meragukan. Itulah gambaran pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) perdana tahun ini.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan ada banyak indikator bahwa penyelenggaraan USBN terkesan “kejar tayang”.

“Saya kumpulkan pengaduan dari anggota-anggota IGI di berbagai daerah,” katanya saat dihubungi, kemarin (18/3).

Dia mencontohkan untuk ujian yang begitu penting, karena jadi penentu kelulusan siswa, soal ujian baru rampung dan diserahkan ke sekolah lima hari jelang pelaksanaan USBN. Kemudian softcopy master soal itu dicetak sendiri oleh para wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Sejatinya jika waktu penyerahan master soal ujian agak lama, ada waktu untuk dicetak di percetakan khusus.

Dia lantas menjelaskan, kondisi diperparah dengan banyaknya soal USBN yang butuh dikoreksi. Kesalahan kecil seperti abjad pilihan ganda tidak urut, tidak menggunakan huruf kapital, serta tanpa jarak spasi dengan soal di bawahnya. “Revisi butuh waktu lama. Ini yang membuat reputasi USBN diragukan,” kata dia.

Ramli menjelaskan ada desakan dari daerah supaya USBN digelar berbasis komputer. Supaya bisa mencegah kebocoran soal ujian. Sebab dengan cara ini, soal ujian bisa langsung di-input melalui panitia tingkat provinsi. Sehingga master soal USBN tidak sampai mampir ke sekolah.

Dia mengatakan muncul desakan kepada Kemendikbud supaya USBN cukup tahun ini saja. Ke depan pemerintah fokus memperkuat ujian nasional (unas). Sementara sekolah konsentrasi mensukseskan ujian sekolah (US). Dengan berlakunya USBN, kerja sekolah bertambah. Yakni selain menyiapkan US, mereka juga harus menyelenggarakan USBN.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan Kemendikbud harus konsisten ketika menjalankan USBN. Dia menegaskan jika ada unsur “berstandar nasional” maka harus total. Kemendikbud tidak bisa sekedar menitipkan 25 persen butir soal ujian kepada daerah untuk USBN.

Banyaknya sekolah yang memilih USBN dengan kertas, merupakan indikasi minimnya peran serta Kemendikbud. Indra mengatakan panitia ujian di daerah maupun sekolah, sampai sekarang masih belum maksimal menguasai komputer untuk ujian.

“Buktinya komputer siap untuk UNBK, tapi tidak digunakan untuk USBN,” jelasnya. 

Jika ada pendampingan serius oleh Kemendikbud, sejatinya mudah melatih operator di daerah untuk memasukkan butir soal USBN ke sistem aplikasi UNBK. Tapi pada praktiknya pendampingan seperti ini tidak ada. Alasannya Kemendikbud tidak menyiapkan anggaran.

“Eman komputernya jika hanya dipakai untuk UNBK saja. Lebih bermanfaat jika setiap ujian pakai komputer juga,” urai dia.

Gerbong mutasi PNS di daerah, termasuk kepala sekolah, pada Januari 2017 lalu juga ikut andil membuyarkan rencana USBN digelar berbasis komputer. Setelah ada mutasi itu, banyak kepala sekolah baru yang ambil gampangnya. Yakni memilih menjalankan USBN berbasis kertas. Sementara komputer didiamkan sampai UNBK berlangsung.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 00:05

Pemkab Halalbihal dengan Warga Teluk Pandan

SANGATTA- Dalam rangka safari syawal 1438 Hijriah, Pemkab Kutim menggelar halal bihalal dengan masyarakat…

Rabu, 26 Juli 2017 00:04

Penyediaan Air Bersih Dilirik Investor

SANGATTA- Program penyediaan air bersih bagi masyarakat yang belum digarap maksimal mulai dilirik investor…

Rabu, 26 Juli 2017 00:03

Pemkab Apresiasi Kepedulian CSR Perusahaan

BONTANG - Dalam kegiatan Halalbihalal penyaluran bingkisan Syawal di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan,…

Selasa, 25 Juli 2017 00:06

Bupati Hadiri Pembukaan Erau

TENGGARONG - Bupati Kutim Ismunandar menghadiri pembukaan Festival Kesenian Rakyat Internasional V,…

Selasa, 25 Juli 2017 00:05

Petani Ranpul Diminta Maksimalkan Bibit

SANGATTA- UPT Penyuluhan, Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (P4) Kecamatan Rantau Pulung (Ranpul)…

Selasa, 25 Juli 2017 00:04

DKP Terus Pantau Pasar dari Makanan Berbahaya

SANGATTA- Dalam menjaga kualitas pangan di Kutim, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) selalu rutin melakukan…

Selasa, 25 Juli 2017 00:03

PABBSI Kutim Sabet Juara Umum Pra Kejurprov

SANGATTA- Atlet Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Kutim berhasil mengharumkan…

Senin, 24 Juli 2017 00:55

INGAT YA..!! Semua Lokalisasi di Kota Ini Ditutup

SANGATTA - Lima lokalisasi yang tersebar di Kutim dipastikan sudah tutup  permanen. Penutupan secara…

Jumat, 21 Juli 2017 00:04

Halalbihalal KWS Dimeriahkan Artis Ibu Kota

SANGATTA- Halalbilhalal Kerukunan Warga Sangkulirang (KWS) yang digelar di Ballroom Hotel Mesra International,…

Kamis, 20 Juli 2017 00:07

Pemkab Kutim Beri Kepastian Status Honorer

SANGATTA- Sebanyak 80 Surat Keputusan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (SK TK2D) diserahkan Bupati Kutim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .