MANAGED BY:
RABU
24 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BENUA KUTIM

Minggu, 19 Maret 2017 00:06
Soal USBN Rawan Bocor

Pembuatan Dadakan, Kualitas Meragukan

Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA - Namanya saja berstandar nasional. Namun kualitasnya meragukan. Itulah gambaran pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) perdana tahun ini.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan ada banyak indikator bahwa penyelenggaraan USBN terkesan “kejar tayang”.

“Saya kumpulkan pengaduan dari anggota-anggota IGI di berbagai daerah,” katanya saat dihubungi, kemarin (18/3).

Dia mencontohkan untuk ujian yang begitu penting, karena jadi penentu kelulusan siswa, soal ujian baru rampung dan diserahkan ke sekolah lima hari jelang pelaksanaan USBN. Kemudian softcopy master soal itu dicetak sendiri oleh para wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Sejatinya jika waktu penyerahan master soal ujian agak lama, ada waktu untuk dicetak di percetakan khusus.

Dia lantas menjelaskan, kondisi diperparah dengan banyaknya soal USBN yang butuh dikoreksi. Kesalahan kecil seperti abjad pilihan ganda tidak urut, tidak menggunakan huruf kapital, serta tanpa jarak spasi dengan soal di bawahnya. “Revisi butuh waktu lama. Ini yang membuat reputasi USBN diragukan,” kata dia.

Ramli menjelaskan ada desakan dari daerah supaya USBN digelar berbasis komputer. Supaya bisa mencegah kebocoran soal ujian. Sebab dengan cara ini, soal ujian bisa langsung di-input melalui panitia tingkat provinsi. Sehingga master soal USBN tidak sampai mampir ke sekolah.

Dia mengatakan muncul desakan kepada Kemendikbud supaya USBN cukup tahun ini saja. Ke depan pemerintah fokus memperkuat ujian nasional (unas). Sementara sekolah konsentrasi mensukseskan ujian sekolah (US). Dengan berlakunya USBN, kerja sekolah bertambah. Yakni selain menyiapkan US, mereka juga harus menyelenggarakan USBN.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan Kemendikbud harus konsisten ketika menjalankan USBN. Dia menegaskan jika ada unsur “berstandar nasional” maka harus total. Kemendikbud tidak bisa sekedar menitipkan 25 persen butir soal ujian kepada daerah untuk USBN.

Banyaknya sekolah yang memilih USBN dengan kertas, merupakan indikasi minimnya peran serta Kemendikbud. Indra mengatakan panitia ujian di daerah maupun sekolah, sampai sekarang masih belum maksimal menguasai komputer untuk ujian.

“Buktinya komputer siap untuk UNBK, tapi tidak digunakan untuk USBN,” jelasnya. 

Jika ada pendampingan serius oleh Kemendikbud, sejatinya mudah melatih operator di daerah untuk memasukkan butir soal USBN ke sistem aplikasi UNBK. Tapi pada praktiknya pendampingan seperti ini tidak ada. Alasannya Kemendikbud tidak menyiapkan anggaran.

“Eman komputernya jika hanya dipakai untuk UNBK saja. Lebih bermanfaat jika setiap ujian pakai komputer juga,” urai dia.

Gerbong mutasi PNS di daerah, termasuk kepala sekolah, pada Januari 2017 lalu juga ikut andil membuyarkan rencana USBN digelar berbasis komputer. Setelah ada mutasi itu, banyak kepala sekolah baru yang ambil gampangnya. Yakni memilih menjalankan USBN berbasis kertas. Sementara komputer didiamkan sampai UNBK berlangsung.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 23 Mei 2017 00:17

Pembahasan APBD 2018 Kutim Maju ke Juli

SANGATTA - Pembahasan dan penyusunan APBD yang biasanya dilaksanakan pada bulan Agustus atau September…

Selasa, 23 Mei 2017 00:16

Besok, Pengurus AJKT Dikukuhkan

SANGATTA - Puluhan pengurus Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) periode 2017-2020 direncakan akan dikukuhkan,…

Jumat, 19 Mei 2017 00:20

Germas Kutim Diluncurkan, Masyarakat Diajak Tingkatkan Pola Hidup Sehat

SANGATTA- Senam bersama sebagai awal peluncuran Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) wilayah Kabupaten…

Jumat, 19 Mei 2017 00:19

Kutim Giat Bentuk Kampung KB, Bupati Berharap Bisa Cegah Kasus Kejahatan Anak

SANGATTA- Bupati Kutai Timur Ismunandar kembali mecanangkan Kampung Keluarga Berencana di Desa Kebon…

Jumat, 19 Mei 2017 00:18

Pasar Rantau Pulung Siap Dibangun, Edward Janji Realisasikan Tahun Ini

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)…

Jumat, 19 Mei 2017 00:17

TP PKK Kutim Gelar Lomba Pidato

SANGATTA- Berbagai lomba digelar oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutim…

Kamis, 18 Mei 2017 00:10

Kunjungi Desa Long Nyelong, Bupati Diarak Menggunakan Alut Adang

SANGATTA - Kunjungan kerja Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar dan Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang…

Kamis, 18 Mei 2017 00:09

Kutim Berkomitmen Lawan KKN,Bupati Janji Perkuat Integritas Setiap OPD

BALIKPAPAN - Memberantas prilaku Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Kamis, 18 Mei 2017 00:08

Peringatan HKG PKK dan BBGRM Berlangsung Meriah

SANGATTA- Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Kutim Ke 45 dan pencanangan …

Kamis, 18 Mei 2017 00:04

Bupati Hadirkan Teater Mamanda di Rujab

Hiburan kesenian teater Mamanda yang sudah jarang disuguhkan kepada masyarakat sukses menghibur penonton…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .