MANAGED BY:
MINGGU
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

KALTIM

Minggu, 19 Maret 2017 00:06
Soal USBN Rawan Bocor

Pembuatan Dadakan, Kualitas Meragukan

Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA - Namanya saja berstandar nasional. Namun kualitasnya meragukan. Itulah gambaran pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) perdana tahun ini.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan ada banyak indikator bahwa penyelenggaraan USBN terkesan “kejar tayang”.

“Saya kumpulkan pengaduan dari anggota-anggota IGI di berbagai daerah,” katanya saat dihubungi, kemarin (18/3).

Dia mencontohkan untuk ujian yang begitu penting, karena jadi penentu kelulusan siswa, soal ujian baru rampung dan diserahkan ke sekolah lima hari jelang pelaksanaan USBN. Kemudian softcopy master soal itu dicetak sendiri oleh para wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Sejatinya jika waktu penyerahan master soal ujian agak lama, ada waktu untuk dicetak di percetakan khusus.

Dia lantas menjelaskan, kondisi diperparah dengan banyaknya soal USBN yang butuh dikoreksi. Kesalahan kecil seperti abjad pilihan ganda tidak urut, tidak menggunakan huruf kapital, serta tanpa jarak spasi dengan soal di bawahnya. “Revisi butuh waktu lama. Ini yang membuat reputasi USBN diragukan,” kata dia.

Ramli menjelaskan ada desakan dari daerah supaya USBN digelar berbasis komputer. Supaya bisa mencegah kebocoran soal ujian. Sebab dengan cara ini, soal ujian bisa langsung di-input melalui panitia tingkat provinsi. Sehingga master soal USBN tidak sampai mampir ke sekolah.

Dia mengatakan muncul desakan kepada Kemendikbud supaya USBN cukup tahun ini saja. Ke depan pemerintah fokus memperkuat ujian nasional (unas). Sementara sekolah konsentrasi mensukseskan ujian sekolah (US). Dengan berlakunya USBN, kerja sekolah bertambah. Yakni selain menyiapkan US, mereka juga harus menyelenggarakan USBN.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan Kemendikbud harus konsisten ketika menjalankan USBN. Dia menegaskan jika ada unsur “berstandar nasional” maka harus total. Kemendikbud tidak bisa sekedar menitipkan 25 persen butir soal ujian kepada daerah untuk USBN.

Banyaknya sekolah yang memilih USBN dengan kertas, merupakan indikasi minimnya peran serta Kemendikbud. Indra mengatakan panitia ujian di daerah maupun sekolah, sampai sekarang masih belum maksimal menguasai komputer untuk ujian.

“Buktinya komputer siap untuk UNBK, tapi tidak digunakan untuk USBN,” jelasnya. 

Jika ada pendampingan serius oleh Kemendikbud, sejatinya mudah melatih operator di daerah untuk memasukkan butir soal USBN ke sistem aplikasi UNBK. Tapi pada praktiknya pendampingan seperti ini tidak ada. Alasannya Kemendikbud tidak menyiapkan anggaran.

“Eman komputernya jika hanya dipakai untuk UNBK saja. Lebih bermanfaat jika setiap ujian pakai komputer juga,” urai dia.

Gerbong mutasi PNS di daerah, termasuk kepala sekolah, pada Januari 2017 lalu juga ikut andil membuyarkan rencana USBN digelar berbasis komputer. Setelah ada mutasi itu, banyak kepala sekolah baru yang ambil gampangnya. Yakni memilih menjalankan USBN berbasis kertas. Sementara komputer didiamkan sampai UNBK berlangsung.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 17 April 2017 20:15

Incar Start Apik

  Perkiraan pemain  PS TNI (4-3-2-1): 15-Teguh Amirudin (pg), 17-Abduh Lestaluhu, 3- Andy…

Senin, 17 April 2017 20:11

Menanti Magis Sang Kapten

  Ponaryo Astaman menjadi pemain paling senior di Pusamania Borneo FC musim ini dengan umur 37…

Senin, 17 April 2017 20:09

Katrol Pendapatan dengan Smart City

  SAMARINDA - Tidak sekadar mempermudah administrasi dan perizinan, smart city nantinya menjadi…

Senin, 17 April 2017 20:07

Tantangan Komisioner KPU-Bawaslu

  Proses transisi kepemimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu akhirnya rampung. Bersama…

Senin, 17 April 2017 20:01

Keseriusan Calon Dinanti

  SAMARINDA - Tinggal beberapa hari lagi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa…

Senin, 17 April 2017 19:56

Cerita Niken Ayu Kiswari Jadi Sukarelawan di KPAID Samarinda, Aktif Sejak di PIK-M

  Keinginan untuk bermanfaat bagi orang lain membawa Niken Ayu Kiswari aktif menjadi sukarelawan.…

Sabtu, 15 April 2017 00:41

Yenny Wahid Beri Dukungan Moral kepada Dahlan Iskan

SURABAYA – Dukungan moral dari tokoh nasional untuk Dahlan Iskan terus mengalir. Kemarin giliran…

Jumat, 14 April 2017 01:05

Dahlan Pantas Bebas...!Meski Dituntut Kejam, Tapi Ingat Kebaikan Jaksa

SURABAYA - Dahlan Iskan seharusnya divonis bebas. Dari fakta hukum yang terungkap dalam sidang, mantan…

Jumat, 14 April 2017 00:17

Dapil Pemilu Bisa Berubah

SAMARINDA - Pemilihan umum (pemilu) baru akan digelar dua tahun lagi. Kendati demikian, tahapannya sudah…

Jumat, 14 April 2017 00:14

WAJIB BACA!!! Inilah Pledoi Lengkap Dahlan Iskan

Yang Mulia Majelis Hakim, Sejak jaksa membacakan tuntutannya enam hari yang lalu, saya fokus pada upaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .