MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Minggu, 19 Maret 2017 00:06
Soal USBN Rawan Bocor

Pembuatan Dadakan, Kualitas Meragukan

Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA - Namanya saja berstandar nasional. Namun kualitasnya meragukan. Itulah gambaran pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) perdana tahun ini.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan ada banyak indikator bahwa penyelenggaraan USBN terkesan “kejar tayang”.

“Saya kumpulkan pengaduan dari anggota-anggota IGI di berbagai daerah,” katanya saat dihubungi, kemarin (18/3).

Dia mencontohkan untuk ujian yang begitu penting, karena jadi penentu kelulusan siswa, soal ujian baru rampung dan diserahkan ke sekolah lima hari jelang pelaksanaan USBN. Kemudian softcopy master soal itu dicetak sendiri oleh para wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Sejatinya jika waktu penyerahan master soal ujian agak lama, ada waktu untuk dicetak di percetakan khusus.

Dia lantas menjelaskan, kondisi diperparah dengan banyaknya soal USBN yang butuh dikoreksi. Kesalahan kecil seperti abjad pilihan ganda tidak urut, tidak menggunakan huruf kapital, serta tanpa jarak spasi dengan soal di bawahnya. “Revisi butuh waktu lama. Ini yang membuat reputasi USBN diragukan,” kata dia.

Ramli menjelaskan ada desakan dari daerah supaya USBN digelar berbasis komputer. Supaya bisa mencegah kebocoran soal ujian. Sebab dengan cara ini, soal ujian bisa langsung di-input melalui panitia tingkat provinsi. Sehingga master soal USBN tidak sampai mampir ke sekolah.

Dia mengatakan muncul desakan kepada Kemendikbud supaya USBN cukup tahun ini saja. Ke depan pemerintah fokus memperkuat ujian nasional (unas). Sementara sekolah konsentrasi mensukseskan ujian sekolah (US). Dengan berlakunya USBN, kerja sekolah bertambah. Yakni selain menyiapkan US, mereka juga harus menyelenggarakan USBN.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan Kemendikbud harus konsisten ketika menjalankan USBN. Dia menegaskan jika ada unsur “berstandar nasional” maka harus total. Kemendikbud tidak bisa sekedar menitipkan 25 persen butir soal ujian kepada daerah untuk USBN.

Banyaknya sekolah yang memilih USBN dengan kertas, merupakan indikasi minimnya peran serta Kemendikbud. Indra mengatakan panitia ujian di daerah maupun sekolah, sampai sekarang masih belum maksimal menguasai komputer untuk ujian.

“Buktinya komputer siap untuk UNBK, tapi tidak digunakan untuk USBN,” jelasnya. 

Jika ada pendampingan serius oleh Kemendikbud, sejatinya mudah melatih operator di daerah untuk memasukkan butir soal USBN ke sistem aplikasi UNBK. Tapi pada praktiknya pendampingan seperti ini tidak ada. Alasannya Kemendikbud tidak menyiapkan anggaran.

“Eman komputernya jika hanya dipakai untuk UNBK saja. Lebih bermanfaat jika setiap ujian pakai komputer juga,” urai dia.

Gerbong mutasi PNS di daerah, termasuk kepala sekolah, pada Januari 2017 lalu juga ikut andil membuyarkan rencana USBN digelar berbasis komputer. Setelah ada mutasi itu, banyak kepala sekolah baru yang ambil gampangnya. Yakni memilih menjalankan USBN berbasis kertas. Sementara komputer didiamkan sampai UNBK berlangsung.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 31 Juli 2017 00:09

Pemkab Kutim Dapat Hibah dari Kementerian ESDM

SURABAYA- Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Kutim baru saja mendapatkan hibah dari Kementerian Energi…

Senin, 31 Juli 2017 00:08

Stan Pemkab Kutim Diserbu Pengunjung di Amerika

AMERIKA SERIKAT - Ragam budaya  yang dipromosikan Pemkab  Kutim mampu menarik perhatian masyarakat…

Senin, 31 Juli 2017 00:07

BBM Eceran Melanggar Aturan

SANGATTA- Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang mengatakan karena melanggar aturan, pedagang Bahan…

Senin, 31 Juli 2017 00:06

Pemkab Kutim Apresisi Hasil Kerja Pansus DPRD

SANGATTA- Pendapat akhir pemerintah terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggung…

Kamis, 27 Juli 2017 00:09

Pemkab Kutim Bangun Masjid di Teluk Pandan

SANGATTA-Pembangunan Masjid Nurul Ilmi di kawasan SMA N 1 KecamatanTeluk Pandan mulai dibangun, Senin…

Kamis, 27 Juli 2017 00:08

Pemkab Segera Bangun 6 Pasar

SANGATTA- Pasar sebagai pusat transaksi jual-beli dan perdagangan bagi masyarakat memang sangat diperlukan…

Kamis, 27 Juli 2017 00:07

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Puskesmas Terus Lakukan Standarisasi

SANGATTA- Program peningkatan sarana dan prasaranan serta fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas menjadi…

Kamis, 27 Juli 2017 00:07

Wabup Lepas 6 Siswa SLB, Ikuti FLS2N dan O2SN di Jakarta

SANGATTA- Wakil Bupati (Wabup) Kutim  Kasmidi Bulang melepas 6 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti…

Rabu, 26 Juli 2017 00:05

Pemkab Halalbihal dengan Warga Teluk Pandan

SANGATTA- Dalam rangka safari syawal 1438 Hijriah, Pemkab Kutim menggelar halal bihalal dengan masyarakat…

Rabu, 26 Juli 2017 00:04

Penyediaan Air Bersih Dilirik Investor

SANGATTA- Program penyediaan air bersih bagi masyarakat yang belum digarap maksimal mulai dilirik investor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .