MANAGED BY:
MINGGU
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | KUTIM | SAMARINDA | KALTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Senin, 20 Maret 2017 18:16
AMPK dan Penderita AIDS Meningkat
Ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG - Anak memerlukan perlindungan khusus (AMPK) di Kota Bontang, dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tak hanya itu, orang dengan HIV/AIDS (ODHA) juga turut bertambah.

Dari data Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Bontang tercatat, pada 2015 AMPK hanya sebanyak sepuluh orang. Sementara pada 2016 melonjak menjadi 39 anak. Sedangkan ODHA pada 2015 tak tercatat data baru. Namun pada 2016 ada penambahan empat pasien.

Suratmi, manajer Khusus LK3 Bontang, mengungkapkan yang masuk dalam kategori AMPK adalah anak-anak yang terinfeksi HIV/AIDS, anak lahir dari pemerkosaan, anak yatim piatu, korban perdagangan, serta anak yang tereksploitasi. Bahkan, menurutnya, banyak anak hasil nikah siri yang kemudian ditinggal ayahnya tanpa pertanggungjawaban.

Dia mengatakan, hal tersebut menjadi persoalan tersendiri. Sebab banyak AMPK yang tidak masuk dalam kartu keluarga (KK). Praktis, mereka tak memiliki jaminan sosial. Mayoritas AMPK adalah anak hasil nikah siri dan imbas pemerkosaan. Makanya, LK3 membantu membuatkan akta kelahiran untuk anak itu dengan menyebutkan anak ibu tanpa ayah.

“Hal itulah, kenapa tim penjangkau kerap berkutat membantu dalam hal administrasi,” jelas Suratmi.

Dengan masuknya nama anak di KK, maka AMPK bisa bersekolah di sekolah negeri yang sejatinya gratis dari biaya. Sementara untuk biaya hidup, Suratmi menyatakan, mereka diberi bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat Bontang, berupa biaya dan sarana sekolah, makanan, sandang, juga popok bagi balita.

Dilanjutkan Suratmi, yang ditangani LK3 Bontang ada 26 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Menurutnya, peningkatan jumlah bukan berarti dikatakan kemiskinan belum berkurang. Menurutnya, kemiskinan ibarat ibu dari segala permasalahan. (*/and/ica/k9)


BACA JUGA

Minggu, 23 April 2017 00:40

Muhammadiyah: 1 Ramadan 27 Mei

BONTANG – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan akan dimulai pada 27 Mei…

Minggu, 23 April 2017 00:39

Percepat Realisasi Smart City, Pemkot Kunjungi Smart City Lab Telkom

BONTANG – Pemkot Bontang sangat serius dengan misi menjadikan Bontang sebagai Smart City. Kamis…

Minggu, 23 April 2017 00:39

BPBD ‘Bidik’ yang Tak Pakai Pelampung, Nahkoda Bandel Bakal Disanksi

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam waktu dekat bakal rutin patroli…

Minggu, 23 April 2017 00:38

Desa Pagung Dicanangkan jadi Kampung KB

BONTANG – Desa Pagung di Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan akan dicanangkan…

Minggu, 23 April 2017 00:37

10 Tahun Menanti Momongan, Ikut Menangis Saat Buah Hati Lahir

Penantian panjang itu kini berbuah manis. Jumat, 21 April 2017 kemarin, Jainuddin – Suhaiban resmi…

Sabtu, 22 April 2017 00:33

Lelang Sepatu Gagal, Disdik Kecewa

BONTANG – Paket sepatu sekolah gratis dinyatakan gagal lelang, Selasa (18/4) lalu. Informasi tersebut…

Sabtu, 22 April 2017 00:32

Ular Piton Teror Warga Lembah Ujung

BONTANG – Tertangkapnya tiga ular ekor piton belum lama ini di kawasan lembah ujung Jalan Zamrud,…

Sabtu, 22 April 2017 00:30

Sepuluh Bayi Lahir di Hari Kartini

BONTANG – Di momen Hari Kartini tahun ini yang jatuh pada Jumat (21/4) kemarin, sebanyak sepuluh…

Sabtu, 22 April 2017 00:29

Kisah inspiratif Warga Bontang: Hj Sri Wahyuni (230); Sukses Geluti Usaha Batik, Berharap Produknya Terkenal

Sejak menguasai teknik membatik, Sri Wahyuni membuka  usaha dengan menjual  batik khas Bontang…

Jumat, 21 April 2017 00:49

Kartini Masa Kini, Pejuang Emansipasi

Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai hari Kartini. Sosoknya memang sudah memberikan inspirasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .