MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Senin, 20 Maret 2017 18:44
Berpikir Positif Jadi Kunci Sukses Usaha

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Markawi (198)

Tentang Markawi (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

PROKAL.CO, Setiap membuka usaha, halangan dan rintangan pasti selalu ada. Sama seperti yang dirasakan Markawi saat pertama kali berdagang sate. Berbagai bentuk hinaan dan perlakuan tak pantas sering didapatkannya. Namun, Markawi punya cara mengatasinya dengan baik.

 Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

 MERANTAU dari Surabaya pada 1989 silam, Markawi kala itu nekat berjualan rujak di daerah Loktuan. Nyaris 15 tahun lamanya berjualan rujak, seketika saja Markawi memutuskan banting setir menjadi pedagang sate pada 2004. Meski keadaan ekonomi keluarga kala itu masih susah, Markawi nekat saja berganti haluan. Berbekal gerobak sate yang dibuatnya, suami dari Rempuyanti ini kemudian berkeliling menjajakan satenya.

 Pilihan Markawi berdagang sate kala itu mendapat tantangan besar. Dirinya punya pengalaman pahit, saat gerobak sate dagangannya kala itu dibuang ke tempat sampah. Tak sampai disitu saja. Pengusiran pun kerap dialami saat Markawi menempati suatu tempat untuk berdagang. “Lampu tiba-tiba diputusin, diusir dari tempat dagang. Bahkan saat pindah ke pasar, di bawah rombong (gerobak, Red.) saya dikasih kotoran,” kenang Markawi.

 Namun, Markawi ternyata tak pernah menaruh dendam sedikit pun pada mereka. Justru, bapak empat anak ini berdoa jika dirinya adalah calon orang sukses di kemudian hari. “Saya berpikir positif saja. Saya hanya berdoa, mungkin saya calonnya orang enak. Tidak pernah misuh (memaki, Red.),” ujar pria asli Lamongan ini.

 Suatu ketika, Markawi bermimpi mendapatkan rumah yang diidam-idamkannya. Namun meskipun hanya mimpi, Markawi pun mengamininya.”Namanya sudah ingin punya rumah,” katanya.

 Terang saja, beberapa waktu kemudian Markawi mendapati satu rumah yang baru dijual oleh Bank Dhanarta. Melihat rumah tersebut baru dijual, dia pun nekat menemui manajemen bank tersebut untuk berniat membeli rumah tersebut. “Saya meskipun tidak punya uang tapi berani bertanya. Waktu itu oleh mereka, rumah tersebut dikasih harga Rp 550 juta,” ujarnya.

 Namanya sudah berniat ingin mendapatkan rumah, Markawi pun mencari berbagai cara agar rumah tersebut bisa terbeli. Setelah berpindah-pindah mencari pinjaman, dia pun memutuskan menemui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tampaknya, keputusan tepat Markawi mendatangi bank tersebut. Baru sekali bertemu, bank tersebut akhirnya sepakat memberikan pinjaman kepada Markawi sebesar Rp 550 juta untuk membeli rumah tersebut. “Setelah mendapatkan rumah ini, baru dagangan sate saya pindah ke sini,” ucapnya.

 Markawi memang tak berbicara banyak terkait omset yang didapatkannya saat ini. Namun, berkat usahanya, dia pun kini juga memiliki aset kebun. Bahkan, cicilan pembayaran rumahnya kepada bank pun akan segera terlunasi dalam waktu dekat. Segala capaiannya hingga saat ini, merupakan buah dari berpikir positif yang selama ini dilakukan Markawi. “Saya hanya berharap, kedua anak laki-laki saya mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, melalui usaha saya ini,” pungkas Markawi. (bersambung)

Nama: Markawi

TTL: Lamongan, 1963

Alamat: Jalan Slamet Riyadi (samping BRI Loktuan)

Istri: Rempuyanti

Anak: 4 anak


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 00:17

WASPADA!!! Siswi SD Nyaris Diculik

BONTANG- Masyarakat Bontang diminta waspada terhadap kasus penculikan anak. Baru-baru ini, salah satu…

Kamis, 18 Januari 2018 00:15

Bukan BEM, Penulis Komentar Miring untuk Anggota Dewan Itu Ternyata.....

BONTANG – Beberapa waktu lalu muncul kiriman tulisan bernada miring di jejaring Facebook atas…

Kamis, 18 Januari 2018 00:13

Legislator Sebut PT KNE Lepas Tangan

Komisi I DPRD menyesalkan adanya sikap lepas tanggung jawab dari Dirut PT Kaltim Nusa Etika (KNE) selaku…

Kamis, 18 Januari 2018 00:12

Tuntut Pesangon Eks Karyawan PT KE Mengadu ke Dewan

BONTANG – Kekecewaan 53 eks karyawan PT Kaltim Equator (KE) tumpah ruah saat menghadiri rapat…

Rabu, 17 Januari 2018 00:25

Harga Beras Naik, Pedagang Diprotes IRT dan Pemilik Warung Makan

Kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan para pedagang-pedagang rumah makan ikut merasakan dampak dari naiknya…

Rabu, 17 Januari 2018 00:24

Beras Naik, Pedagang Menjerit

BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:23

Wacana Ganti Warna Plat Nopol

BONTANG – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri berencana mengganti warna pelat kendaraan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:22

Cegah Aksi Penyuapan, Pengadilan Negeri Bontang Luncurkan Aplikasi PTSP dan e-SKUM

BONTANG – Inovasi dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Bontang berkaitan dengan segi pelayanan.…

Rabu, 17 Januari 2018 00:21

2018, Jumlah TPS Berkurang

BONTANG – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bontang pada Pilkada serentak 2018 ini akan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:20

Sengkarut “Pindah Tangan” Yayasan Stitek

AKHIR-AKHIR ini, Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang diperhadapkan prahara perubahan struktur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .