MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Senin, 20 Maret 2017 18:44
Berpikir Positif Jadi Kunci Sukses Usaha

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Markawi (198)

Tentang Markawi (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

PROKAL.CO, Setiap membuka usaha, halangan dan rintangan pasti selalu ada. Sama seperti yang dirasakan Markawi saat pertama kali berdagang sate. Berbagai bentuk hinaan dan perlakuan tak pantas sering didapatkannya. Namun, Markawi punya cara mengatasinya dengan baik.

 Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

 MERANTAU dari Surabaya pada 1989 silam, Markawi kala itu nekat berjualan rujak di daerah Loktuan. Nyaris 15 tahun lamanya berjualan rujak, seketika saja Markawi memutuskan banting setir menjadi pedagang sate pada 2004. Meski keadaan ekonomi keluarga kala itu masih susah, Markawi nekat saja berganti haluan. Berbekal gerobak sate yang dibuatnya, suami dari Rempuyanti ini kemudian berkeliling menjajakan satenya.

 Pilihan Markawi berdagang sate kala itu mendapat tantangan besar. Dirinya punya pengalaman pahit, saat gerobak sate dagangannya kala itu dibuang ke tempat sampah. Tak sampai disitu saja. Pengusiran pun kerap dialami saat Markawi menempati suatu tempat untuk berdagang. “Lampu tiba-tiba diputusin, diusir dari tempat dagang. Bahkan saat pindah ke pasar, di bawah rombong (gerobak, Red.) saya dikasih kotoran,” kenang Markawi.

 Namun, Markawi ternyata tak pernah menaruh dendam sedikit pun pada mereka. Justru, bapak empat anak ini berdoa jika dirinya adalah calon orang sukses di kemudian hari. “Saya berpikir positif saja. Saya hanya berdoa, mungkin saya calonnya orang enak. Tidak pernah misuh (memaki, Red.),” ujar pria asli Lamongan ini.

 Suatu ketika, Markawi bermimpi mendapatkan rumah yang diidam-idamkannya. Namun meskipun hanya mimpi, Markawi pun mengamininya.”Namanya sudah ingin punya rumah,” katanya.

 Terang saja, beberapa waktu kemudian Markawi mendapati satu rumah yang baru dijual oleh Bank Dhanarta. Melihat rumah tersebut baru dijual, dia pun nekat menemui manajemen bank tersebut untuk berniat membeli rumah tersebut. “Saya meskipun tidak punya uang tapi berani bertanya. Waktu itu oleh mereka, rumah tersebut dikasih harga Rp 550 juta,” ujarnya.

 Namanya sudah berniat ingin mendapatkan rumah, Markawi pun mencari berbagai cara agar rumah tersebut bisa terbeli. Setelah berpindah-pindah mencari pinjaman, dia pun memutuskan menemui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tampaknya, keputusan tepat Markawi mendatangi bank tersebut. Baru sekali bertemu, bank tersebut akhirnya sepakat memberikan pinjaman kepada Markawi sebesar Rp 550 juta untuk membeli rumah tersebut. “Setelah mendapatkan rumah ini, baru dagangan sate saya pindah ke sini,” ucapnya.

 Markawi memang tak berbicara banyak terkait omset yang didapatkannya saat ini. Namun, berkat usahanya, dia pun kini juga memiliki aset kebun. Bahkan, cicilan pembayaran rumahnya kepada bank pun akan segera terlunasi dalam waktu dekat. Segala capaiannya hingga saat ini, merupakan buah dari berpikir positif yang selama ini dilakukan Markawi. “Saya hanya berharap, kedua anak laki-laki saya mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, melalui usaha saya ini,” pungkas Markawi. (bersambung)

Nama: Markawi

TTL: Lamongan, 1963

Alamat: Jalan Slamet Riyadi (samping BRI Loktuan)

Istri: Rempuyanti

Anak: 4 anak

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 00:21

Bantuan Sekolah Gratis Disorot Dewan

BONTANG – Komitmen Pemkot  memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar se-Bontang…

Kamis, 22 Juni 2017 00:20

Penerima Rastra di Tanjung Laut Menurun

BONTANG – Jumlah penerima beras untuk keluarga sejahtera (Rastra) di Kelurahan Tanjung Laut menurun.…

Kamis, 22 Juni 2017 00:20

Penyembelih Hewan Bakal Dibina Kemenag

BONTANG – Kementerian Agama (Kemenag) Bontang berencana akan melakukan pembinaan kepada para tukang…

Rabu, 21 Juni 2017 00:30

Samyang Tetap Dijual Tapi.....

Beberapa Minimarket dan Swalayan di Bontang memang menjual beberapa produk mi instan merk Samyang. Namun,dari…

Rabu, 21 Juni 2017 00:29

Hasil Sidak Mi Instan Mengandung Babi, BBPOM Pastikan Bontang Aman

BONTANG – Kehadiran mi instan imporan Korea yang terdeteksi mengandung pigmen babi belakangan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:28

Antisipasi Kasus Pencurian saat Mudik Lebaran, Polres Layani Titip Kendaraan Gratis

BONTANG - Musim mudik sudah dekat. Ribuan warga Bontang sudah mulai pulang ke daerah asal masing-masing…

Rabu, 21 Juni 2017 00:26

Negosiasi Lahan Belum Selesai, Warga Pelabuhan Loktuan Kecam Pejabat Ini

BONTANG – Sejumlah warga Pelabuhan Loktuan pemilik lahan  yang kabarnya sudah dibebaskan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:25

Jamin Proses Pemotongan Hewan Halal

BONTANG – Kanwil Kemenag Kaltim bersama Kemenag Bontang Selasa (20/6) kemarin mengggelar monitoring…

Selasa, 20 Juni 2017 00:24

Terkait Beredarnya Mi Instan Mengandung Babi, BPOM Bidik Minimarket

BONTANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melansir temuan beberapa produk mi instan asal…

Selasa, 20 Juni 2017 00:22

Tukar Uang Lebaran, BPD Siapkan Rp 4 M

BONTANG - Menghadapi tren penukaran uang jelang Idulfitri 2017, sejumlah bank di Kota Bontang menyiapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .