MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Senin, 20 Maret 2017 18:44
Berpikir Positif Jadi Kunci Sukses Usaha

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Markawi (198)

Tentang Markawi (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

PROKAL.CO, Setiap membuka usaha, halangan dan rintangan pasti selalu ada. Sama seperti yang dirasakan Markawi saat pertama kali berdagang sate. Berbagai bentuk hinaan dan perlakuan tak pantas sering didapatkannya. Namun, Markawi punya cara mengatasinya dengan baik.

 Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

 MERANTAU dari Surabaya pada 1989 silam, Markawi kala itu nekat berjualan rujak di daerah Loktuan. Nyaris 15 tahun lamanya berjualan rujak, seketika saja Markawi memutuskan banting setir menjadi pedagang sate pada 2004. Meski keadaan ekonomi keluarga kala itu masih susah, Markawi nekat saja berganti haluan. Berbekal gerobak sate yang dibuatnya, suami dari Rempuyanti ini kemudian berkeliling menjajakan satenya.

 Pilihan Markawi berdagang sate kala itu mendapat tantangan besar. Dirinya punya pengalaman pahit, saat gerobak sate dagangannya kala itu dibuang ke tempat sampah. Tak sampai disitu saja. Pengusiran pun kerap dialami saat Markawi menempati suatu tempat untuk berdagang. “Lampu tiba-tiba diputusin, diusir dari tempat dagang. Bahkan saat pindah ke pasar, di bawah rombong (gerobak, Red.) saya dikasih kotoran,” kenang Markawi.

 Namun, Markawi ternyata tak pernah menaruh dendam sedikit pun pada mereka. Justru, bapak empat anak ini berdoa jika dirinya adalah calon orang sukses di kemudian hari. “Saya berpikir positif saja. Saya hanya berdoa, mungkin saya calonnya orang enak. Tidak pernah misuh (memaki, Red.),” ujar pria asli Lamongan ini.

 Suatu ketika, Markawi bermimpi mendapatkan rumah yang diidam-idamkannya. Namun meskipun hanya mimpi, Markawi pun mengamininya.”Namanya sudah ingin punya rumah,” katanya.

 Terang saja, beberapa waktu kemudian Markawi mendapati satu rumah yang baru dijual oleh Bank Dhanarta. Melihat rumah tersebut baru dijual, dia pun nekat menemui manajemen bank tersebut untuk berniat membeli rumah tersebut. “Saya meskipun tidak punya uang tapi berani bertanya. Waktu itu oleh mereka, rumah tersebut dikasih harga Rp 550 juta,” ujarnya.

 Namanya sudah berniat ingin mendapatkan rumah, Markawi pun mencari berbagai cara agar rumah tersebut bisa terbeli. Setelah berpindah-pindah mencari pinjaman, dia pun memutuskan menemui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tampaknya, keputusan tepat Markawi mendatangi bank tersebut. Baru sekali bertemu, bank tersebut akhirnya sepakat memberikan pinjaman kepada Markawi sebesar Rp 550 juta untuk membeli rumah tersebut. “Setelah mendapatkan rumah ini, baru dagangan sate saya pindah ke sini,” ucapnya.

 Markawi memang tak berbicara banyak terkait omset yang didapatkannya saat ini. Namun, berkat usahanya, dia pun kini juga memiliki aset kebun. Bahkan, cicilan pembayaran rumahnya kepada bank pun akan segera terlunasi dalam waktu dekat. Segala capaiannya hingga saat ini, merupakan buah dari berpikir positif yang selama ini dilakukan Markawi. “Saya hanya berharap, kedua anak laki-laki saya mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, melalui usaha saya ini,” pungkas Markawi. (bersambung)

Nama: Markawi

TTL: Lamongan, 1963

Alamat: Jalan Slamet Riyadi (samping BRI Loktuan)

Istri: Rempuyanti

Anak: 4 anak


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 00:13

Blangko KTP-el Habis Lagi

BONTANG – Seribu blangko KTP-el yang dikirim dari  Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan,…

Sabtu, 23 September 2017 00:12

Serius Sikapi Turunnya Minat Baca, GPMB Datangkan Najwa Shihab Tahun Depan

BONTANG – Untuk menggaet pengunjung perpustakaan milik Pemkot, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca…

Sabtu, 23 September 2017 00:10

Kaligrafer Pertama yang Raih Juara di FASI Nasional

Meski meraih juara harapan II di FASI Nasional tahun ini, namun Ilham merupakan kaligrafer pertama asal…

Jumat, 22 September 2017 00:38

WADUH!!! Di Bontang, Tahun Ini Banyak Istri Minta Cerai

BONTANG –  Kasus gugatan cerai (cerai gugat) yang dilayangkan isteri terhadap suami, mendominasi …

Jumat, 22 September 2017 00:37

Cetak Uang Palsu untuk Pesta di THM

BONTANG – Mengaku tak punya uang, seorang pemuda  nekat mencetak uang sendiri dan membelanjakannya …

Jumat, 22 September 2017 00:35

Lakukan Pengerukan Tanpa Izin, PT GPK Kembali Bikin Ulah

BONTANG – Investor proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Power Plant dengan…

Jumat, 22 September 2017 00:34

Dalami Regulasi TK2D Kutim, Pemkot Sebut Beberapa Poin Janggal

BONTANG – Komisi I DPRD dan Pemkot memiliki keinginan yang sama dalam memperjuangkan nasib tenaga…

Jumat, 22 September 2017 00:33

Maksimalkan Jadwal Latihan, Rajin Mengulang Hafalan

Memaksimalkan jadwal yang ada serta mengulang-ulang hafalan, menjadi kunci sukses Tsamaroh berhasil…

Kamis, 21 September 2017 00:26

Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

BONTANG – Menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, berbagai komponen masyarakat…

Kamis, 21 September 2017 00:25

DPRD Apresiasi Polres Bontang

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengapresiasi upaya Kepolisian Resort Bontang, yang berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .