MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 01 Mei 2017 18:50
Marak Kekerasan Seksual Anak di Pelosok, Pemerhati Minta Jadi Perhatian Serius
HARUS DIPERHATIKAN: Marniana (dua dari kanan) saat mengunjungi anak yang menjadi korban kekerasan seksual. (IST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Kasus kekerasan seksual terhadap anak rupanya marak terjadi di kawasan pelosok. Akses informasi yang sulit membuat kasus ini tak muncul ke permukaan.

Hal ini diakui Marniana, salah seorang Pemerhati Perempuan dan Anak di Kutim. Selama ini, sosialisasi penanganan dan pencegahan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan anak hanya gencar dilakukan di ibu kota. Padahal, banyak kasus  terjadi di pedalaman.

“Kekerasan perempuan dan anak justru banyak terjadi di kampung-kampung,” kata Marniana, Minggu (30/4) kemarin. 

Dia membeberkan, belum lama ini terjadi tak kurang dari empat kasus kekerasan seksual terhadap anak. Diantaranya terjadi di Rantau Pulung, Muara Bengkal, dan beberapa daerah lain.

“Dua kasus dilakukan oleh ayah kandung. Kemudian ada juga oleh ayah tiri,” jelasnya.

Melihat fenomena ini, pencegahan terhadap kasus tersebut tak bisa lagi dilakukan lewat sosialisasi yang bersifat seremonial belaka. Dia berharap instansi terkait segera turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah strategis.

“Sosialisasi jangan hanya di Sangatta saja. Tapi juga perlu ke pedalaman. Kemudian juga perlu dilakukan pendataan terhadap pelaku,” terangnya.

Sebagai volunter bagi korban kekerasan perempuan dan anak, dia juga berharap agar petugas yang berkewajiban mengembalikan psikologis korban bisa turun langsung ke lapangan. Seringkali mental anak yang menjadi korban kekerasan seksual akan jatuh. Belum lagi dengan perlakuan lingkungan yang biasanya tak ramah dengan korban.

“Harus dilakukan pendekatan secara langsung kepada korban. Harus dicarikan solusi, jika memungkinkan anak itu dipindahkan ke daerah yang tidak tahu mengenai kasus korban,” katanya.

Layaknya kasus narkoba, dia berharap kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak bisa menjadi perhatian bersama.

“Dari data Komnas Perlindungan Anak, Kaltim di urutan 13 tertinggi kasus kekerasan terhadap anak. Makanya, persoalan ini tak bisa dianggap remeh dan harus disikapi dengan serius,” pintanya. (hd)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:02
Porprov Kaltim 2018

Isu Kutim Tak Siap Gelar Porprov Merebak

SANGATTA - Segala persiapan Kutai Timur selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan…

Selasa, 22 Mei 2018 17:53
Hari Kebangkitan Nasional

Rasa Nasionalisme Semakin Terkikis

SANGATTA - Di dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI),…

Selasa, 22 Mei 2018 17:49
Pemkab Kutim

Bupati Beri Bantuan Rp 100 Juta

SANGATTA -  Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, pembangunan Balai Adat sudah berdiri megah. Berbeda…

Selasa, 22 Mei 2018 17:48
Pemkab Kutim

Dalam Kunjungan Kerja di Kongbeng dan Muara Wahau, Bupati Serahkan 80 KTP-el

SANGATTA - Sebanyak 80 Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) diserahkan Bupati Kutai Timur (Kutim)…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Ramadan, Coffee Morning Tetap Dilaksanakan

SANGATTA- Coffee Morning yang diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian,…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Wabup Pimpin Upacara Harkitnas

SANGATTA-Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Causeway Tak Kunjung Dilelang

SANGATTA - Begitu lamban progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, Kutim. Anggaran pembangunannya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Sidrap

Begini Cara Kutim 'Buktikan Perhatian' ke Sidrap

SANGATTA-Dinas Pertanian Kutim berencana membuat program rumah pangan lestari hingga ternak ayam di…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Hingga Siang Tak Diangkut Petugas, Sampah Berserakan di Sangsel

SANGATTA- Pemandangan tak menyenangkan terjadi di Sangatta Selatan. Ya, dibeberapa titik jalan terdapat…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Pilgub Kaltim 2018

Pendatang Jadi Ancamam Golput

SANGATTA- Warga pendatang yang sudah berdomisili di Kutim, ternyata menjadi ancaman terbesar bagi kelancaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .