MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 02 Mei 2017 00:31
Hadi Mulyadi, Anggota DPR RI Dapil Kaltim-Kaltara yang Memperjuangkan Kepentingan Daerah dan Dikenal Dekat dengan Rakyat
IST

PROKAL.CO, Pada pemilihan umum (pemilu) 2014 silam, Samarinda mengirimkan salah seorang putra terbaiknya untuk duduk di kursi DPR RI. Tak hanya memperjuangkan kepentingan Kalimantan Timur (Kaltim), melainkan juga Kalimantan Utara (Kaltara). Dua provinsi yang dulunya satu.

Guntur Marchista Sunan 

Dia adalah H Hadi Mulyadi SSi Msi. Di Senayan, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memegang jabatan strategis: Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup.

Sejatinya, pria kelahiran Samarinda, 9 Mei 1968 itu memiliki latar belakang sebagai seorang pendidik. Suami dari Hj Erni Makmur itu dikenal sebagai ustaz dan dosen di berbagai kampus. Menjadi tenaga pengajar sudah digeluti Hadi sejak muda. Dia juga merupakan pendiri Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda.

Berbekal beragam latar belakang itulah, jebolan Magister Sains Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) itu dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil mereka di parlemen. Pada 2004, dia duduk sebagai anggota DPRD Kaltim dan mendapat amanah memimpin komisi I.

Di periode pertama duduk sebagai wakil rakyat, Hadi benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Aspirasi masyarakat dia serap habis. Bahkan, Hadi kerap turun langsung untuk menemui masyarakat. Hasilnya, dia pun kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim pada pemilu 2009.

Alhamdulillah, saya menjadi anggota dewan bermodalkan pendekatan kepada masyarakat, serta menyampaikan program yang baik, tulus, dan berpihak kepada rakyat. Karena yang memilih saya adalah rakyat, maka saya harus menjaga amanah rakyat,” kata orang tua dari (alm) Usamah Saifurrahman, Khaulah Karimah, Muhammad Al Fatih, Muhammad Ibrahim Khalil, dan Ahmad Ismail Yasin itu.

Karier Hadi di dunia politik memang cemerlang. Di periode 2009-2014, dia dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Kaltim. Dengan jabatan yang lebih tinggi, dia pun bisa lebih intens memperjuangkan kepentingan rakyat. Apalagi, posisi pimpinan dewan berkaitan erat dengan kebijakan. Meskipun di parlemen, menganut konsep kolektif kolegial.

Bahkan, Hadi termasuk yang berperan besar atas pemekaran Kaltara. Saat itu, dia menjabat sebagai wakil ketua Tim Percepatan Pembangunan Kaltara. Tanpa lelah, dia pun pulang-pergi Jakarta-Kalimantan agar provinsi baru itu segera terbentuk. Hasilnya, Kaltara menjadi provinsi sendiri.

Kiprah politik Hadi terus menanjak seiring terpilihnya dia sebagai anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim--sebelum pemekaran Kaltara--pada pemilu 2014. Dengan perolehan 53.143 suara, Hadi mendapat jatah satu dari delapan kursi Kaltim.

Di DPR RI, awalnya Hadi ditugaskan di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, serta Pertanahan dan Reforma Agraria. Namun, sejak 19 Oktober 2016, dia menjadi wakil pimpinan di Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup.

“Provinsi ini kaya dengan sumber daya alam (SDA). Mestinya kekayakan itu bisa dinikmati rakyat. Namun, pembangunan tidak merata, kesejahteraan kurang. Makanya, sebagai putra daerah, saya terpanggil untuk memperbaiki kondisi ini. Itulah yang melatarbelakangi saya maju sebagai anggota DPR RI. Supaya bisa memperjuangkan kepentingan daerah di pusat,” tegasnya.

Namun, sebelum berpindah tugas ke komisi lainnya, Hadi sempat memelopori pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Saat di Komisi II, ada lima DOB Kaltim-Kaltara yang diperjuangkannya. Yakni, Kabupaten Paser Selatan, Kabupaten Berau Pesisir Selatan, Kabupaten Kutai Utara, Kota Sebatik, dan Kota Tanjung Selor.

“Pembentukan lima DOB tersebut sangat penting bagi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Karena itu saya meminta agar mendapatkan prioritas,” katanya.

Menurut Hadi, hampir semua DOB di Kaltim-Kaltara maju pesat. Pembangunan daerah meningkat dan kesejahteraan masyarakat membaik. Pelayanan pemerintahan juga berjalan bagus. Pasalnya, akses pelayanannya dekat.

Penggemar klub Premier League, Arsenal itu memang dikenal dekat dengan masyarakat. Sebagai contoh saat banjir yang menerjang Samarinda beberapa waktu lalu. Bersama sahabat, kolega, dan rekan separtai, dia blusukan ke lokasi banjir. Bahkan, dia ikut nyemplung  ke genangan air agar bisa menyerap aspirasi masyarakat.

“Bakti sosial itu merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan. Jadi, teman-teman tergerak untuk saling membantu. Lewat sumbangan bersama, kami pun bisa membantu saudara-saudara di Samarinda yang menjadi korban banjir. Sekaligus mendengar aspirasi masyarakat,” beber pria yang dikenal murah senyum itu.

GENERASI MUDA HARUS SIAP

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .