MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Selasa, 02 Mei 2017 00:40
Safari Kampus, Belajar Pengelolaan TV hingga Cari Bibit Jurnalis Muda

Oleh-Oleh Perjalanan dari Surabaya-Malang (2/Habis)

Zulfikar (tengah) berfoto bersama sebagian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang mengikuti kelas inspirasi di Malang. (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

PROKAL.CO, Usai belajar di Graha Pena Jawa Pos Surabaya selama dua hari, Muhammad Zulfikar Akbar juga berkesempatan “pulang kampung” ke Malang. Di Kota Apel tersebut, banyak pelajaran yang bisa diperoleh untuk dibawa pulang ke Bontang.

Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

SELAIN menemui keluarga yang telah kembali ke Malang, tujuan saya yang lain yakni belajar mengenai teknis pengelolaan stasiun tv yang ada di kampus almamater saya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tak banyak pengalaman menjadi bagian dari tv kampus tersebut selama berkuliah di kampus yang khas dengan gedung bundarnya dan warna putih di seluruh gedungnya. Untuk itulah, ini menjadi kesempatan emas untuk kembali belajar mengelola tv, untuk diadaptasi di Bontang TV (BTV).

Stasiun TV bernama UMM TV tersebut bukanlah stasiun tv terestrial seperti kebanyakan tv lokal lainnya. Malahan, tv tersebut hanya aktif saat kegiatan kampus berlangsung, seperti seminar nasional, wisuda, dan kegiatan lainnya. Meski begitu, alat-alatnya cukup canggih untuk di kelasnya. Dibekali dengan ruangan mini studio yang representatif lengkap dengan pencahayaan dan green screen, serta master control room (MCR) yang apik, membuat siapa yang masuk dan melihatnya akan terkagum-kagum dan iri.

Hal itu pula yang saya rasakan begitu memasuki ruang laboratorium ilmu komunikasi yang memuat studio dari UMM TV. Meski baru sekitar delapan bulan meninggalkan kampus tersebut, namun rasa kagum selalu timbul kala melihat studio tv itu. Terlebih, sembari melihat para mahasiswa semester dua sedang mempraktikkan mata kuliah dasar shooting dan editing, membuat saya sediki bernostalgia pada masa-masa kuliah.

Di sana saya bertemu dengan kepala laboratorium yang sekaligus membidangi UMM TV, Jamroji. Usianya memang tak muda lagi. Meski tak mengetahui dengan pasti kisaran umurnya, namun rambutnya yang sudah memutih sudah menunjukkan bukti nyata. Meski begitu, Jamroji masih tetap semangat untuk mengajar, bahkan mengelola UMM TV di bawah kendali laboratorium ilmu komunikasi.

Dalam bincang-bincang tersebut, Jamroji mengaku kagum dengan hadirnya BTV yang kami rintis. Sejak awal kemunculannya, dia mencoba mengamati mulai program hingga kualitas gambar. Semula Jamroji mengira, butuh modal besar untuk membangun BTV dengan kualitas saat ini. Perkiraannya benar. Hanya saja, investasi itu sudah terlaksana beberapa tahun sebelumnya. Tahun ini, kami tinggal menjalankan programnya saja.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 01 Mei 2017 19:07

Oleh-Oleh Perjalanan dari Surabaya-Malang (1); Belajar Kelola Zetizen, Anak Muda Kreatif Berkumpul di Graha Pena

Untuk pertama kalinya, Bontang Post mendapatkan kesempatan belajar lebih dalam tentang pengelolaan halaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .