MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 15 Mei 2017 00:07
Maraknya ‘Ngoteng’ dan Mesum di Kutim Membuat Bupati Prihatin

Bupati Sebut Orang Tua Benteng Utama

Foto: Ismunandar

PROKAL.CO, SANGATTA – Maraknya anak di bawah umur yang melenceng dari fitrah seperti mengkonsumsi miras oplosan, yakni campuran komix dan kratingdaeng dan mesum membuat Bupati Kutim Ismunandar angkat bicara. Ia mengaku prihatin dengan keadaan remaja di zaman ini. Seharusnya belajar untuk meraih masa depan setinggi mungkin, tetapi malah dihabiskan berbuat hal yang negatif.

Dirinya menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepribadian anak. Paling utama ialah minimnya pendidikan keluarga. Padahal itu merupakan benteng utama untuk mencegah anak agar terhindar dari perbuatan negatif. Pasalnya,  sebaik-baiknya pengajaran ialah dilakukan oleh keluarga. “Orang tua berikan pendidikan di rumah. Karena pendidikan di rumah itu lebih penting dan utama dari yang lain,” ujar Bupati Ismu.

Kemudian pendidikan sekolah dan lingkungan. Hal inilah turut menentukan arah pikir anak ke depan. Keduanya pun harus seimbang. Jika tidak maka berpotensi mengubah arah tujuan dari yang positif menuju negatif.

“Makanya diperlukan pendidikan keluarga sejak dini. Sejak dalam perut hingga dewasa. Karena pendidikan sekolah saja tidak cukup. Apalagi ditopang lingkungan yang buruk. Karenanya diupayakan ketiga hal itu wajib seimbang beriringan. Pendidikan keluarga baik, pendidikan sekolah yang tepat dan lingkungan mendukung,” katanya.

Tak kalah penting ialah pendidikan agama. Pendidikan agama merupakan ilmu yang wajib dituntut siapapun. Semua perkara tercakup dalam ajaran agama. Mulai dari pergaulan, akhlak, dan etika, dan lainnya. Karenanya tak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya bagi generasi muda saat ini dan akan datang.

“Agama yang benar akan menjadi benteng bagi anak-anak kita. Untuk itu ajari anak agama yang benar sehingga bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Agama apapun itu,” katanya.

Tentu semua itu harus ditopang oleh pemerintah. Pemerintah wajib berkecimpung dan ikut campur tangan dalam mengatur aktifitas anak sehari-hari. Ini bertujuan untuk mengcegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kemarin kami pernah buat Perbup wajib belajar dan larangan keluar malam diluar dari semestinya, tetapi malah dianggap melanggar HAM. Kalau dianggap langgar HAM seperti apa kami amankan anak-anak. Buat Perbup saja tidak boleh. Padahal Perbup bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kalau himbauan saja susah,” katanya. 

Meskipun begitu, Pemerintah tidak berputus asa. Banyak cara untuk mengontrol aktivitas anak yang melenceng dari koridor. Diantaranya mengerahkan Satpol PP agar gencar menggelar razia. “Satpol PP kami minta untuk aktif menggelar razia malam. Jika ditemukan anak yang melenceng maka langsung diberikan pembinaan,” katanya. (dy)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 11:30

Panja: Tak Mau Hadir, Bisa Dipanggil Paksa

SANGATTA – Manajemen Kaltim Prima Coal (KPC) meminta penundaan kunjungan panitia kerja (Panja)…

Selasa, 19 September 2017 11:28

Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak

SANGATTA- Dari 18 kecamatan, Muara Wahau 'dinobatkan' sebagai daerah HIV/AIDs.  Pasalnya, kecamatan…

Selasa, 19 September 2017 11:26

Masih ABG Jadi Kurir Sabu

SANGATTA - Kasus peredaran narkoba di Kutai Timur (Kutim) kembali membuat sejumlah orang tua kaget.…

Selasa, 19 September 2017 11:25

Koperasi K3PC Didemo

SANGATTA – Anggota koperasi Karyawan Kaltim Prima Coal (KPC) resah sejak empat bulan terakhir.…

Senin, 18 September 2017 00:12

Haram Potong Sapi Betina..!! Kalau Nekat, Bisa Dipenjara 3 Tahun

SANGATTA - Masih banyak yang nekat memotong sapi betina produktif untuk kepentingan konsumsi maupun…

Minggu, 17 September 2017 00:11

Pengunaan Double L Marak di Sandaran

SANGATTA - Penyalahgunaan obat jenis Double L (LL) dan obat batuk merek Komix semakin marak di Kecamatan…

Minggu, 17 September 2017 00:10

Waspada Penyalahgunaan Obat Keras, Berlebihan, Bisa Timbulkan Halusinasi

SANGATTA - Kasus tidak sadarkan diri sejumlah remaja di Kendari Sulawesi Tenggara patut menjadi perhatian.…

Minggu, 17 September 2017 00:08

SIAP-SIAP..!! Desember, Tarif Air Naik

SANGATTA - Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Aji Mirni Mawarni, kembali mengingatkan kepada masyarakat…

Minggu, 17 September 2017 00:07

Kinerja Polsek Dievaluasi

SANGATTA- Tak ingin bawahannya gagal dalam memimpin keamanan ditingkat kecamatan, maka Polres Kutim…

Minggu, 17 September 2017 00:06

SYUKURLAH..!! Kesejahteraan Dokter TK2D Membaik

SANGATTA - Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) Bahrani Khasnal mengakui, kesejahteraan dokter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .