MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 15 Mei 2017 00:07
Maraknya ‘Ngoteng’ dan Mesum di Kutim Membuat Bupati Prihatin

Bupati Sebut Orang Tua Benteng Utama

Foto: Ismunandar

PROKAL.CO, SANGATTA – Maraknya anak di bawah umur yang melenceng dari fitrah seperti mengkonsumsi miras oplosan, yakni campuran komix dan kratingdaeng dan mesum membuat Bupati Kutim Ismunandar angkat bicara. Ia mengaku prihatin dengan keadaan remaja di zaman ini. Seharusnya belajar untuk meraih masa depan setinggi mungkin, tetapi malah dihabiskan berbuat hal yang negatif.

Dirinya menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepribadian anak. Paling utama ialah minimnya pendidikan keluarga. Padahal itu merupakan benteng utama untuk mencegah anak agar terhindar dari perbuatan negatif. Pasalnya,  sebaik-baiknya pengajaran ialah dilakukan oleh keluarga. “Orang tua berikan pendidikan di rumah. Karena pendidikan di rumah itu lebih penting dan utama dari yang lain,” ujar Bupati Ismu.

Kemudian pendidikan sekolah dan lingkungan. Hal inilah turut menentukan arah pikir anak ke depan. Keduanya pun harus seimbang. Jika tidak maka berpotensi mengubah arah tujuan dari yang positif menuju negatif.

“Makanya diperlukan pendidikan keluarga sejak dini. Sejak dalam perut hingga dewasa. Karena pendidikan sekolah saja tidak cukup. Apalagi ditopang lingkungan yang buruk. Karenanya diupayakan ketiga hal itu wajib seimbang beriringan. Pendidikan keluarga baik, pendidikan sekolah yang tepat dan lingkungan mendukung,” katanya.

Tak kalah penting ialah pendidikan agama. Pendidikan agama merupakan ilmu yang wajib dituntut siapapun. Semua perkara tercakup dalam ajaran agama. Mulai dari pergaulan, akhlak, dan etika, dan lainnya. Karenanya tak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya bagi generasi muda saat ini dan akan datang.

“Agama yang benar akan menjadi benteng bagi anak-anak kita. Untuk itu ajari anak agama yang benar sehingga bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Agama apapun itu,” katanya.

Tentu semua itu harus ditopang oleh pemerintah. Pemerintah wajib berkecimpung dan ikut campur tangan dalam mengatur aktifitas anak sehari-hari. Ini bertujuan untuk mengcegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kemarin kami pernah buat Perbup wajib belajar dan larangan keluar malam diluar dari semestinya, tetapi malah dianggap melanggar HAM. Kalau dianggap langgar HAM seperti apa kami amankan anak-anak. Buat Perbup saja tidak boleh. Padahal Perbup bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kalau himbauan saja susah,” katanya. 

Meskipun begitu, Pemerintah tidak berputus asa. Banyak cara untuk mengontrol aktivitas anak yang melenceng dari koridor. Diantaranya mengerahkan Satpol PP agar gencar menggelar razia. “Satpol PP kami minta untuk aktif menggelar razia malam. Jika ditemukan anak yang melenceng maka langsung diberikan pembinaan,” katanya. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 28 Juli 2017 00:12

Jual BBM Eceran Dilarang

SANGATTA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim melarang penjualan Bahan Bakar Minyak…

Jumat, 28 Juli 2017 00:11

40 Anggota Dewan Kutim Dinas ke Bali

SANGATTA - Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim ramai-ramai meninggalkan daerah…

Jumat, 28 Juli 2017 00:10

Garam Jadi Barang Langka, Harga Naik Dua Kali Lipat

SANGATTA - Kelangkaan pasokan garam, ternyata juga terjadi di Kutim, khususnya di wilayah Sangatta.…

Jumat, 28 Juli 2017 00:09

GAWAT!!! Kasus Kekerasan Anak di Kutim Tinggi

SANGATTA - Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) cukup memprihatinkan. Pasalnya,…

Jumat, 28 Juli 2017 00:08

Pemkab Naikkan Tarif Sewa Menara Operator

 SANGATTA - Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian dan Statistik (DKIPS) Kutim memanggil tiga…

Jumat, 28 Juli 2017 00:08

Jadi Anggota DPRD dan Sekretraris KKSS, Herlang Mappatiti Ingin Membina dan Mensejahterakan Rakyat

Selain menjabat Anggota Komisi D DPRD Kutim, Herlang Mappatiti dipercaya menjadi Sekretaris KKSS Kutim…

Kamis, 27 Juli 2017 00:15

Desember, Tarif Air Naik

SANGATTA – Wacana kenaikan Tarif Dasar Air (TDA) akhirnya benar-benar terealisasi. Menurut keterangan…

Kamis, 27 Juli 2017 00:14

MIRIS!!! 4 Siswa Kedapatan ‘Ngelem’ di Sekolah

SANGATTA - Empat pelajar terpaksa diangkut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kutim di Markas Utama…

Kamis, 27 Juli 2017 00:13

Jangan Abaikan Hak Karyawan

SANGATTA - Wakil Bupati Kasmidi Bilang meminta semua perusahaan di Kutim untuk menunaikan semua hak…

Kamis, 27 Juli 2017 00:13

Anggaran 'Seret', Kutim hanya Kebagian 350 H

SANGATTA - Kondisi keuangan negara yang sedang membuat penghematan besar-besaran membuat program bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .