MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 17 Mei 2017 00:08
“Jangan Tugasi Siswa ke Warnet Cari Tugas Sekolah”

Internet Dianggap Biang Perilaku Negatif Anak

WARNET: Anak sekolah SD yang bolos sokolah pergi ke warnet hanya untuk bermain games.(Ilustrasi)

PROKAL.CO, SANGATTA – Internet dianggap sebagai biang melencengnya perilaku anak di zaman ini. Mulai dari berbuat mesum, perkelahian, pencabulan, pencurian, dan lainnya. Pemanfaatan internet baik di warnet maupun gadget, 100 persen merubah tingkah laku anak. Mayoritas membawa kepada hal yang negatif.

Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)  Kutim Aisyah, terjadinya perubahan negatif tersebut lantaran kalangan remaja merupakan masa pencarian jadi diri. Anak perumpamaan kertas kosong. Karena disuguhkan internet, maka apa yang dilihatnya  langsung direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nah kita tau sendiri, diinternet lebih banyak dampak negatifnya ketimbang yang positif. Baru buka saja sudah disajikan foto, video yang berkonten porno. Ada juga gambar kartun yang setengah telanjang. Karena penasaran dibuka lah konten tersebut,” ujar Aisyah.

Rasa penasaran tersebut terus berlanjut. Hingga akhirnya memberanikan diri membuka situs-situs porno. Merasa ketagihan, anak tersebut memanfaatkan momen pada saat di warnet ataupun melalui gadget yang dimiliki. Pasalnya, tidak dipungkiri anak SD saat ini sudah dibekali  gadget oleh orang tuanya.

“Jadi bukan rahasia umum lagi jika anak-anak remaja mulai tingkat SD hingga SMA sudah berani membuka konten porno. Bahkan menontonnya. Parahnya, akibat perbuatannya tersebut mereka berani mempraktekkannya. Jadi internet sangat berpengaruh buruk sekali bagi anak-anak,” katanya.

Lantaran besarnya pengaruh negatif tersebut, mantan Kadiskes Kutim ini meminta kepada para guru untuk menghentikan perintah mencari materi sekolah di warnet bagi muridnya. Karena dirinya yakin, para murid lebih banyak menghabiskan waktu mencari hal-hal yang tidak dianjurkan ketimbang tugas sekolah. Mulai dari bermain games, FB, menonton film, dan lainnya.

“Jadi guru jangan suruh siswa ke warnet untuk mencari tugas sekolah. Kan banyak altenatif seperti koran, buku-buku, perpustakaan daerah, perpustakaan kecamatan dan desa. Ini juga akan membangkitkan semangat anak dalam membaca. Jadi jangan suruh cari di internet,” pintanya.

Kalaupun harus, maka wajib diberikan pendampingan oleh orang tua ataupun keluarga. Sehingga tugas utama lebih tepat sasaran. Jika dibiarkan sendirian, maka yakin akan membahayakan keberadaan dan psikologi anak.

“Jadi kalau memang perlu maka orang tua wajib damping. Tentu hal itu didahului dengan sosialisasi sekolah kepada orang tua masing-masing. Tetapi tetap dianjurkan menggunakan metode lain dalam menyelesaikan tugas sekolah ketimbang warnet,” pintanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Muhammad Arif Yulianto menuturkan, jika pihaknya sudah memasukkan program grebek warnet. Bahkan sudah beberapa kali menggelar razia di warnet. Sasarannya ialah anak yang bolos sekolah dan larut malam nongkrong di warnet. “Bahkan hampir di setiap warnet ditempel untuk jam sekolah dilarang di warnet. Kalau kedapatan langsung kami angkut.” Kata Arif (dy)  


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:02
Porprov Kaltim 2018

Isu Kutim Tak Siap Gelar Porprov Merebak

SANGATTA - Segala persiapan Kutai Timur selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan…

Selasa, 22 Mei 2018 17:53
Hari Kebangkitan Nasional

Rasa Nasionalisme Semakin Terkikis

SANGATTA - Di dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI),…

Selasa, 22 Mei 2018 17:49
Pemkab Kutim

Bupati Beri Bantuan Rp 100 Juta

SANGATTA -  Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, pembangunan Balai Adat sudah berdiri megah. Berbeda…

Selasa, 22 Mei 2018 17:48
Pemkab Kutim

Dalam Kunjungan Kerja di Kongbeng dan Muara Wahau, Bupati Serahkan 80 KTP-el

SANGATTA - Sebanyak 80 Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) diserahkan Bupati Kutai Timur (Kutim)…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Ramadan, Coffee Morning Tetap Dilaksanakan

SANGATTA- Coffee Morning yang diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian,…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Wabup Pimpin Upacara Harkitnas

SANGATTA-Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Causeway Tak Kunjung Dilelang

SANGATTA - Begitu lamban progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, Kutim. Anggaran pembangunannya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Sidrap

Begini Cara Kutim 'Buktikan Perhatian' ke Sidrap

SANGATTA-Dinas Pertanian Kutim berencana membuat program rumah pangan lestari hingga ternak ayam di…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Hingga Siang Tak Diangkut Petugas, Sampah Berserakan di Sangsel

SANGATTA- Pemandangan tak menyenangkan terjadi di Sangatta Selatan. Ya, dibeberapa titik jalan terdapat…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Pilgub Kaltim 2018

Pendatang Jadi Ancamam Golput

SANGATTA- Warga pendatang yang sudah berdomisili di Kutim, ternyata menjadi ancaman terbesar bagi kelancaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .