MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Rabu, 17 Mei 2017 00:08
“Jangan Tugasi Siswa ke Warnet Cari Tugas Sekolah”

Internet Dianggap Biang Perilaku Negatif Anak

WARNET: Anak sekolah SD yang bolos sokolah pergi ke warnet hanya untuk bermain games.(Ilustrasi)

PROKAL.CO, SANGATTA – Internet dianggap sebagai biang melencengnya perilaku anak di zaman ini. Mulai dari berbuat mesum, perkelahian, pencabulan, pencurian, dan lainnya. Pemanfaatan internet baik di warnet maupun gadget, 100 persen merubah tingkah laku anak. Mayoritas membawa kepada hal yang negatif.

Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)  Kutim Aisyah, terjadinya perubahan negatif tersebut lantaran kalangan remaja merupakan masa pencarian jadi diri. Anak perumpamaan kertas kosong. Karena disuguhkan internet, maka apa yang dilihatnya  langsung direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nah kita tau sendiri, diinternet lebih banyak dampak negatifnya ketimbang yang positif. Baru buka saja sudah disajikan foto, video yang berkonten porno. Ada juga gambar kartun yang setengah telanjang. Karena penasaran dibuka lah konten tersebut,” ujar Aisyah.

Rasa penasaran tersebut terus berlanjut. Hingga akhirnya memberanikan diri membuka situs-situs porno. Merasa ketagihan, anak tersebut memanfaatkan momen pada saat di warnet ataupun melalui gadget yang dimiliki. Pasalnya, tidak dipungkiri anak SD saat ini sudah dibekali  gadget oleh orang tuanya.

“Jadi bukan rahasia umum lagi jika anak-anak remaja mulai tingkat SD hingga SMA sudah berani membuka konten porno. Bahkan menontonnya. Parahnya, akibat perbuatannya tersebut mereka berani mempraktekkannya. Jadi internet sangat berpengaruh buruk sekali bagi anak-anak,” katanya.

Lantaran besarnya pengaruh negatif tersebut, mantan Kadiskes Kutim ini meminta kepada para guru untuk menghentikan perintah mencari materi sekolah di warnet bagi muridnya. Karena dirinya yakin, para murid lebih banyak menghabiskan waktu mencari hal-hal yang tidak dianjurkan ketimbang tugas sekolah. Mulai dari bermain games, FB, menonton film, dan lainnya.

“Jadi guru jangan suruh siswa ke warnet untuk mencari tugas sekolah. Kan banyak altenatif seperti koran, buku-buku, perpustakaan daerah, perpustakaan kecamatan dan desa. Ini juga akan membangkitkan semangat anak dalam membaca. Jadi jangan suruh cari di internet,” pintanya.

Kalaupun harus, maka wajib diberikan pendampingan oleh orang tua ataupun keluarga. Sehingga tugas utama lebih tepat sasaran. Jika dibiarkan sendirian, maka yakin akan membahayakan keberadaan dan psikologi anak.

“Jadi kalau memang perlu maka orang tua wajib damping. Tentu hal itu didahului dengan sosialisasi sekolah kepada orang tua masing-masing. Tetapi tetap dianjurkan menggunakan metode lain dalam menyelesaikan tugas sekolah ketimbang warnet,” pintanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Muhammad Arif Yulianto menuturkan, jika pihaknya sudah memasukkan program grebek warnet. Bahkan sudah beberapa kali menggelar razia di warnet. Sasarannya ialah anak yang bolos sekolah dan larut malam nongkrong di warnet. “Bahkan hampir di setiap warnet ditempel untuk jam sekolah dilarang di warnet. Kalau kedapatan langsung kami angkut.” Kata Arif (dy)  


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 11:30

Panja: Tak Mau Hadir, Bisa Dipanggil Paksa

SANGATTA – Manajemen Kaltim Prima Coal (KPC) meminta penundaan kunjungan panitia kerja (Panja)…

Selasa, 19 September 2017 11:28

Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak

SANGATTA- Dari 18 kecamatan, Muara Wahau 'dinobatkan' sebagai daerah HIV/AIDs.  Pasalnya, kecamatan…

Selasa, 19 September 2017 11:26

Masih ABG Jadi Kurir Sabu

SANGATTA - Kasus peredaran narkoba di Kutai Timur (Kutim) kembali membuat sejumlah orang tua kaget.…

Selasa, 19 September 2017 11:25

Koperasi K3PC Didemo

SANGATTA – Anggota koperasi Karyawan Kaltim Prima Coal (KPC) resah sejak empat bulan terakhir.…

Senin, 18 September 2017 00:12

Haram Potong Sapi Betina..!! Kalau Nekat, Bisa Dipenjara 3 Tahun

SANGATTA - Masih banyak yang nekat memotong sapi betina produktif untuk kepentingan konsumsi maupun…

Minggu, 17 September 2017 00:11

Pengunaan Double L Marak di Sandaran

SANGATTA - Penyalahgunaan obat jenis Double L (LL) dan obat batuk merek Komix semakin marak di Kecamatan…

Minggu, 17 September 2017 00:10

Waspada Penyalahgunaan Obat Keras, Berlebihan, Bisa Timbulkan Halusinasi

SANGATTA - Kasus tidak sadarkan diri sejumlah remaja di Kendari Sulawesi Tenggara patut menjadi perhatian.…

Minggu, 17 September 2017 00:08

SIAP-SIAP..!! Desember, Tarif Air Naik

SANGATTA - Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Aji Mirni Mawarni, kembali mengingatkan kepada masyarakat…

Minggu, 17 September 2017 00:07

Kinerja Polsek Dievaluasi

SANGATTA- Tak ingin bawahannya gagal dalam memimpin keamanan ditingkat kecamatan, maka Polres Kutim…

Minggu, 17 September 2017 00:06

SYUKURLAH..!! Kesejahteraan Dokter TK2D Membaik

SANGATTA - Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) Bahrani Khasnal mengakui, kesejahteraan dokter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .