MANAGED BY:
SELASA
19 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BESSAI BERINTA

Selasa, 13 Juni 2017 00:49
Komisi III Sidak Pelabuhan Loktuan, Temukan Tiga Lubang Ditutup Plat Baja
SIDAK: Rustam mencoba kekuatan plat baja yang menutupi lubang di dermaga Pelabuhan Umum Loktuan.(Adiel Kundhara/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Komisi III DPRD Bontang menggelar sidak di Pelabuhan Umum Loktuan, terkait kesiapan kapal dalam arus mudik Lebaran. Selain hal tersebut, Komisi III juga memantau kondisi jembatan dermaga yang dikeluhkan oleh masyarakat, karena terdapat tiga lubang akibat abrasi.

Ketua Komisi III DPRD Rustam menilai, bahwa terdapat kesalahan dalam pembuatan dermaga pelabuhan. “Ini perlu dipertanyakan dulu pembuatannya seperti apa, karena lubang bukan berada di sambungan antar jembatan tetapi di tengah-tengah jembatan. Saya tidak tahu apakah kekuatan jembatan ini bisa memuat 20-50 ton, atau karena ada pengeroposan material, sehingga muncul lubang,” tanyanya.

Kondisi lubang, sementara ditutup dengan plat baja ukuran 24 milimeter sebanyak tujuh buah. Plat baja ini merupakan bantuan dari PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).  PT KNI sendiri menggunakan pelabuhan umum Loktuan sebagai sarana bongkar muat Amonioum Nitrate. Pengunaan pelabuhan Loktuan oleh PT KNI dipertegas dengan adanya ikatan kontrak dengan PT Pelindo, sehingga tidak bisa menghalangi PT KNI terkait aktivitasnya di Pelabuhan.

General Manager PT Pelindo IV Herdin Hasyim menyebut, akan segera memperbaiki lubang tersebut. “Beberapa hari yang lalu sudah ada tim yang melakukan kajian dari PT Pelindo pusat. Setelah kajian maka kami akan segera eksekusi. Berkaitan dengan pendanaannya, sementara akan ditalangi oleh PT Pelindo terlebih dahulu, nantinya akan ada sharing dengan Pemkot Bontang,” tutur Herdin Hasyim.

Anggota Komisi III DPRD lainnya Suhut Harianto mempertanyakan mengenai jadwal aktivitas kapal baik bongkar muat barang maupun naik turunnya penumpang. “Skala prioritas adalah kapal penumpang, sehingga apabila kapal penumpang masuk, maka kapal barang wajib mengentikan segala aktivitasnya,” jawab Herdin Hasyim.

Peninjauan Komisi III DPRD di Pelabuhan Umum Loktuan bukan hanya pada jembatan dermaga saja. Fasilitas ruang tunggu penumpang juga tak luput dari tinjauan wakil rakyat tersebut. “Saya minta fasilitas penumpang seperti kipas angin maupun AC tetap dinyalakan,” tambah Rustam.

Sementara itu Kadishub Sukardi meminta kepada Komisi III DPRD, agar  menanyakan kejelasan status warga yang bermukim di sekitar pelabuhan. Pasalnya, lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk penimbunan hasil kerukan sekitar dermaga. “Pembebasan lahan sudah dilakukan tetapi sampai sekarang warga tidak mau pindah,” keluh Sukardi.

Sekardar informasi, arus mudik Lebaran melalui sarana transportasi laut dari pelabuhan Loktuan Bontang menyiapkan tiga kapal bagi para pemudik. Ketiga kapal tersebut KM Binaiya, KM Queen Soya, dan KM Alken Pelangi.

KM Binaiya akan melayani para pemudik pada tanggal 16 Juni dengan rute Bontang-Awerange-Makasar-Batu Licin-Surabaya-Dumai-Semarang. Rute pada saat arus mudik ini mengalami perubahan dari hari biasanya, semula dari Bontang-Awerange-Makasar-Bima-Labuhan Bajo-Benoa. Tiket dari Bontang ke Awerange seharga Rp 275.000.

Pelindo IV juga mengerahkan KM Queen Soya untuk melayani penumpang dengan rute Bontang - Parepare. Tiket KM Queen Soya dipatok Rp 415.000 melalui agen resmi. “Sebelum Idulfitri akan ada dua kali keberangkatan. Sengaja dimajukan mengenai keberangkatan kedua supaya penumpang sampai di tujuan sebelum Lebaran,” ungkap Kasi Sarana dan Prasarana Perhubungan Laut Bontang Welly Sakius.

Selanjutnya kapal yang dipersiapkan oleh Dishub dengan PT Pelindo IV yakni KM Alken Pelangi. Terkait dengan jadwal keberangkatan, KM Alken Pelangi tidak bisa dipastikan. “Sekitar tanggal 20 atau 21 kapal ini berangkat menuju Mamuju. Patokannya ialah ketika kapal itu datang ,  hanya diberi waktu maksimal 24 jam kapal tersebut harus berangkat. Ini merupakan kapal perintis dengan model kapal barang,” tukasnya. (*/ak)


BACA JUGA

Minggu, 17 Desember 2017 00:25

Lebih Dulu Terapkan, Harus Beda Departemen

BONTANG – Dicabutnya larangan menikah dengan teman satu kantor, rupanya tidak terlalu berefek…

Minggu, 17 Desember 2017 00:24

"Hantu Kacak" Disebabkan Perilaku Seks Tidak Sehat

BONTANG – Fenomena hantu kacak yang belakangan berulah di komplek perumahan HOP IV, PT Badak NGL…

Minggu, 17 Desember 2017 00:23

Kodim Berikan Bantuan Bedah Rumah

BONTANG – Kodim 0908/BTG memberikan bantuan bedah rumah ke salah satu rumah warga kurang mampu…

Rabu, 13 Desember 2017 00:14

Jemaat Gereja Toraja Bukit Zaitun Bagikan 130 Paket Bingkisan

BONTANG – Dalam rangka memperingati suka cita Natal dan Tahun Baru 2018, Jemaat Gereja Toraja…

Selasa, 12 Desember 2017 00:11

Pemilu Jangan Jadi Pesta Caci Maki

BONTANG – Momen pemilu 2018 dan 2019 mendatang akan menjadi pesta demokrasi serentak yang dilaksanakan…

Senin, 11 Desember 2017 18:21

Belajar Bahasa Inggris sambil Camping

BONTANG – Program liburan akhir semester atau yang dikenal dengan holiday program kembali digelar…

Sabtu, 09 Desember 2017 00:34

Pelantikan Kadin Kubu Eddy Ganevo Diundur

BONTANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bontang yang masuk dalam kubu kepemimpinan Eddy Ganefo…

Jumat, 08 Desember 2017 00:16

Banjir Rob Genangi RT 19 Bontang Kuala

BONTANG – Sudah empat malam kawasan RT 19 Kelurahan Bontang Kuala tergenang air akibat banjir…

Jumat, 08 Desember 2017 00:15

Dandim Minta Prajurit Contoh Keteladanan Rasulullah

BONTANG – Kodim 0908/BTG menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (7/12) tadi malam.…

Kamis, 07 Desember 2017 00:08

Klien Gangguan Jiwa Ditampung Warga

  BONTANG – Nasib beruntung dialami Elysa. Salah satu klien Lembaga Konsultasi Kesejahteraan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .