MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Rabu, 14 Juni 2017 00:19
Sebelum Vicky Ditemukan Tewas, Rekan Datang Menagih dan Mengancam
MASIH MISTERI: Vicky ditemukan tewas dengan puluhan luka tusuk di dada. (IST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Pembunuh Vicky (19) warga Desa Senyiur, Muara Ancalong hingga kini masih misteri. Namun dari penuturan keluarga, motif pembunuhan diduga karena persoalan utang.

Dari penuturan pihak keluarga, sebelum pemuda yang bekerja sebagai supir CPO itu ditemukan tewas pada Minggu (11/6) lalu, malam sebelumnya ada empat rekan yang mendatangi rumah korban. Mereka menemui orangtua Vicky untuk menagih utang.

“Mereka datang pada Sabtu (10/6) malam, salah satunya berinisial Yn. Mereka menagih utang Vicky sebesar Rp 900 ribu,” kata Fadli, paman korban, Selasa (13/6) kemarin.

Saat itu Vicky tidak di rumah. Orangtua Vicky saat itu mencoba mencari tahu utang apa yang dimiliki anaknya. Sayangnya penagih tidak memberikan penjelasan.

“Ayah Vicky sudah bilang kalau utang anaknya itu tanggungjawab mereka dan pasti dilunasi. Tapi sebelum dibayar, mau dikonfirmasi dulu ke anaknya itu utang apa,” kisahnya.

Bukannya menerima, para penagih justru tak menerima. Salah satu dari mereka justru mengeluarkan ancaman.

“Kalau tidak dibayar, jangan salahkan kami kalau ada apa-apa dengan anak bapak. Yang bernama Yn bilang begitu ke orangtua Vicky,” ungkapnya.

Sejak malam itu, Vicky sudah tidak pernah pulang ke rumah. Bahkan pada Minggu dini hari, Vicky tidak pulang ke rumah untuk sahur bersama keluarga.

“Biasanya kalau main di tempat teman, setiap subuh itu pulang sahur. Tapi subuh itu berbeda, dia tidak pulang,” kata Fadli.

Keluarga baru dikagetkan setelah mendapat kabar jasad Vicky ditemukan di kawasan perkebunan, Kilometer 5 Muara Ancalong.

“Ditemukan dipinggir kebun, kira-kira jaraknya 100 meter dari jalan utama,” bebernya.

Setelah kejadian itu, pihak keluarga langsung mendatangi rumah Yn untuk meminta penjelasan. Tapi sayang Yn sudah meninggalkan rumah. Akan tetapi, tiga rekan Yn yang ikut menagih malam itu telah dimintai keterangan oleh polisi.

“Mereka itu teman main Vicky sehari-hari. Mudah-mudahan polisi cepat menangkap pelakunya. Jasad Vicku juga sudah dimakamkan kemarin (lusa),” kata Fadli.

Dikonfirmasi mengenai keterangan pihak keluarga, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasatreskrim AKP Andhika Darma Sena mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman soal kasus ini. Pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Sudah ada saksi-saksi yang dipanggil. Nanti akan kami berikan keterangan lanjutan, kami masih melakukan pendalaman,” singkatnya, kemarin.

Diwartakan sebelumnya, Warga di Desa Senyiur, Muara Ancalong, Sangatta digegerkan penemuan mayat Vicky. Ditemukan kurang lebih 20 bekas tusukan di dada pemuda itu. (hd)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 23:59

Upaya Tangani Kasus Kenakalan Remaja, Pemkab Bentuk Tim Terpadu

SANGATTA - Kasus kenakalan pelajar usia remaja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini cukup memprihatikan.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:05

Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

SANGATTA – Semangat merah putih berkibar hingga ke Pantai Teluk Perancis, Kutim. Semangat itu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:04

Pinjaman Rp 350 Miliar ke BPD, Jangan Dipakai Menggaji TK2D

SANGATTA - DPRD Kutim tak begitu saja merestui peminjaman uang Rp 350 miliar Pemkab Kutim dari pemerintah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:02

Tak Ajukan Banding, Pembantai Istri dan Anak Terima Putusan Hakim

SANGATTA - Didi Sumardi alias  Didi alias Tingai, akhirnya resmi berstatus terpidana. Ya, pria…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:00

Prioritaskan Infrastruktur Dasar, Pemkab Sepakati Pandangan DPRD Kutim

SANGATTA – Pemkab akhirnya menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kutim mengenai rancangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 23:59

Pasar Sangsel Bakal Dipindah

Sangatta - Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk memfungsikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:28

Kutim Masih 'Terjajah'

SANGATTA - Siapa bilang Kutim sudah merdeka. Kota Singa ini nyatanya masih “terjajah”. …

Jumat, 18 Agustus 2017 00:26

Program Hilirisasi, Tunggu Maloy Rapung

SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar ingin agar pengembangan industri hilir dari perkebunan…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:26

Kesadaran Kurang, Banyak Warga Tak Pasang Bendera

"Saya rasa kesadaran masyarakat masih kurang. Masih perlu sosialisasi secara mendalam tentang pentingnya…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:25

Cegah Kesalahan, Bupati Minta APIP Diaktifkan

SANGATTA - Adanya beberapa saran perbaikan dalam Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) yang diberijan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .