MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Kamis, 15 Juni 2017 00:21
MENGEJUTKAN..!! Ini Dia 5 Orang yang Menikam Vicky Berkali-Kali, Ternyata Mereka.......
TERTANGKAP: Dua orang (duduk) terduga pembunuh Vicky (19) warga warga Desa Senyiur, Muara Ancalong ditangkap jajaran Satreskrim Polres Kutim, Rabu (14/6) kemarin.(IST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Terduga pembunuh Vicky (19) warga Desa Senyiur, Muara Ancalong akhirnya tertangkap, Rabu (14/6) kemarin. Tak hanya satu, Satreskrim Polres Kutim sudah mengamankan lima orang yang diduga tega menikam korban hingga puluhan kali.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasatreskrim AKP Andhika Darma Sena mengatakan, mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda. Namun masih di kawasan Muara Ancalong.

“Ada lebih dari satu. Saat ini mereka masih di perjalanan (menuju Polres Kutim), sejauh ini ada lima orang yang diamankan,” katanya.

Kendati demikian, dia mengaku belum bisa memberikan data kelima orang tersebut. Sebab pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Kami pastikan dulu, karena masih dalam perjalanan. Nanti pasti kami berikan,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima orang yang ditangkap tersebut adalah rekan korban. Namun belum diketahui peran masing-masing dalam proses pembunuhan.

“Semuanya masih teman nongkrong. Memang ada satu orang yang terlibat masalah dengan korban, makanya kami mau pastikan peran masing-masing, apakah yang lain ikut-ikutan atau tidak,” sambungnya.

Sejauh ini motif yang mencuat adalah persoalan utang. Kemudian ditambah dengan beberapa kali terjadi perselisihan.

“Soal utang juga ada, soal masalah pribadi hingga berselisih paham juga ada. Masih kami dalami,” tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, Warga di Desa Senyiur, Muara Ancalong, Sangatta digegerkan penemuan mayat Vicky di kawasan perkebunan, Kilometer 5 Muara Ancalong. Ditemukan kurang lebih 20 bekas tusukan di dada pemuda itu.

Dari penuturan pihak keluarga, sebelum Vicky ditemukan tewas, ada empat rekannya yang datang menagih utang bahkan memberikan ancaman. Salah satu rekan korban itu berinisial Yn. Saat mayat pemuda yang bekerja sebagai sopir CPO itu ditemukan Minggu (11/6) lalu, Yn beserta rekan-rekannya memang langsung menghilang.

“Mereka (rekan korban) datang pada Sabtu (10/6) malam, salah satunya berinisial Yn. Mereka menagih utang Vicky sebesar Rp 900 ribu,” kata Fadli, paman korban, Selasa (13/6) lalu.

Saat itu Vicky tidak di rumah. Orangtua Vicky lantas mencoba mencari tahu utang apa yang dimiliki anaknya. Sayangnya penagih tidak memberikan penjelasan. “Ayah Vicky sudah bilang kalau utang anaknya itu tanggungjawab mereka dan pasti dilunasi. Tapi sebelum dibayar, mau dikonfirmasi dulu ke anaknya itu utang apa,” kisahnya.

Bukannya menerima, para penagih justru tak menerima. Salah satu dari mereka justru mengeluarkan ancaman. “Kalau tidak dibayar, jangan salahkan kami kalau ada apa-apa dengan anak bapak. Yang bernama Yn bilang begitu ke orangtua Vicky,” ungkapnya.

Sejak malam itu, Vicky sudah tidak pernah pulang ke rumah. Bahkan pada Minggu dini hari, Vicky tidak pulang ke rumah untuk sahur bersama keluarga. Keluarga baru dikagetkan setelah mendapat kabar jasad Vicky ditemukan. (hd)               


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 23:59

Upaya Tangani Kasus Kenakalan Remaja, Pemkab Bentuk Tim Terpadu

SANGATTA - Kasus kenakalan pelajar usia remaja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini cukup memprihatikan.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:05

Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

SANGATTA – Semangat merah putih berkibar hingga ke Pantai Teluk Perancis, Kutim. Semangat itu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:04

Pinjaman Rp 350 Miliar ke BPD, Jangan Dipakai Menggaji TK2D

SANGATTA - DPRD Kutim tak begitu saja merestui peminjaman uang Rp 350 miliar Pemkab Kutim dari pemerintah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:02

Tak Ajukan Banding, Pembantai Istri dan Anak Terima Putusan Hakim

SANGATTA - Didi Sumardi alias  Didi alias Tingai, akhirnya resmi berstatus terpidana. Ya, pria…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:00

Prioritaskan Infrastruktur Dasar, Pemkab Sepakati Pandangan DPRD Kutim

SANGATTA – Pemkab akhirnya menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kutim mengenai rancangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 23:59

Pasar Sangsel Bakal Dipindah

Sangatta - Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk memfungsikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:28

Kutim Masih 'Terjajah'

SANGATTA - Siapa bilang Kutim sudah merdeka. Kota Singa ini nyatanya masih “terjajah”. …

Jumat, 18 Agustus 2017 00:26

Program Hilirisasi, Tunggu Maloy Rapung

SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar ingin agar pengembangan industri hilir dari perkebunan…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:26

Kesadaran Kurang, Banyak Warga Tak Pasang Bendera

"Saya rasa kesadaran masyarakat masih kurang. Masih perlu sosialisasi secara mendalam tentang pentingnya…

Jumat, 18 Agustus 2017 00:25

Cegah Kesalahan, Bupati Minta APIP Diaktifkan

SANGATTA - Adanya beberapa saran perbaikan dalam Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) yang diberijan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .