MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Jumat, 16 Juni 2017 00:09
Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma
dok pribadi

PROKAL.CO, Sebagai muslim, hidup di dalam negara minoritas memang butuh emosional spiritual yang kuat. Salah-salah, bisa terbawa arus pergaulan ala eropa yang terkadang ada saja  yang dilarang oleh aturan agama. Seperti contohnya bermesraan di taman atau tempat terbuka dianggap biasa. Sebagaimana yang pernah saya saksikan sendiri di taman Villa Bhorghese, Roma.

“Untuk spiritual, Bisa mengaji Iqro sampai khatam saja, sudah bersyukur alhamdulillah ustadz, apalagi sampai bisa membaca alquran lancar dan menghafalkannya. Itu sih udah hebat banget,” ungkap siti Rahayu, salah seorang Home Staff KBRI Roma asli Betawi, PNS Kementrian Luar Negeri yang sebelumnya pernah bertugas di Melbourne, Australia.

Yang dibutuhkan oleh Muslim Indonesia di Roma ini adalah nasihat-nasihat keagamaan yang menentramkan. Menyejukkan hati, mencerahkan, dan menyentuh pelan-pelan. Bukan nasihat yang membuat resah, menyinggung masalah politik antar negara, yang boleh jadi, Ustadz-nya sendiri belum pernah berkunjung ke negara tersebut, dan akhirnya nasihat yang disampaikannya tidak menyentuh kepada Jamaah yang mayoritas adalah Diplomat yang telah bertugas di berbagai negara. Ungkap Adnan, salah seorang staff KBRI di Roma. Adnan menambahkan, berilah nasihat-nasihat yang menyejukkan dan sederhana. Jangan yang berat-berat, yang dasar saja dan meringankan.

Alhamdulillah, sudah dua minggu saya menjalankan tugas sebagai dai ambassador di Italia. Masih dari Roma saya menyampaikan tentang perlunya pengajian alquran teruntuk khususnya keluarga staff KBRI dan umumnya untuk masyarakat muslim di Roma. Selama dua minggu ini, saya mengamati dan mempelajari keadaan dan kebiasaan keagamaan di sini, ternyata masalahnya adalah, masih kurangnya tenaga pengajar Alquran. Kasihan anak-anak yang tadinya sudah pernah bisa membaca Alquran di Indonesia, sesampainya di Roma karena ikut orang tua, lama-kelamaan lupa. Paling tidak, ada guru pembimbing agar mereka bisa menjaga kemampuan membacanya, syukur-syukur bisa melancarkan dan menghafalkannya.

Memang sekarang sudah ada pengajian di masjid Roma setiap pekan, yang dipandu oleh Ustadz Adnan, tetapi masih belum bisa menutupi kebutuhan keagamaan muslim Indonesia. Harus ada tambahan guru yang bersedia ditempatkan di sini untuk membimbing keagamaan dan mengajarkan bacaan alquran. Karena dengan agama insyaallah akan tentram. Dengan bacaan Alquran akan tenang.

Setiap bakda salat, sebelum mengisi kajian, saya biasakan untuk membaca zikir bersama-sama. Semua membaca dengan suara yang lantang. Terdengar sekali keasyikkan membaca kalimat-kalimat dzikir tersebut. Memperbanyak istighfar, membaca tasbih, tahmid, takbir sebanyak 33 kali diakhiri dengan Hauqolah. Dilengkapi dengan doa-doa yang memohonkan keberkahan dan kebaikan dunia akhirat. Bersama-sama jamaah mengaminkan. Terasa damai sekali. Indah menyenangkan. Sepertinya inilah waktu yang paling berharga untuk menentramkan hati setelah disibukkan dengan pekerjaan yang menyita waktu.

Dzikir bersama seperti inilah yang dibutuhkan di tengah minoritas, yang tidak pernah terdengar alunan murottal Alquran. Bukan hanya sebagai bacaan yang menetramkan, tetapi ini juga sebagai bentuk pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak tentang doa-doa harian yang mereka hafalkan. Salah satunya adalah doa untuk orangtua. Allahummaghfilii waliwalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii sghiiroo. (***)


BACA JUGA

Jumat, 04 Agustus 2017 00:13

Apa Realisasi Pemerintah Jalankan Program Terkait Visi Misi ?

Bangga rasanya menjadi seorang putra daerah di salah satu kota kecil di Kalimantan timur. Lahir, besar…

Minggu, 23 Juli 2017 00:09

Meneguhkan Perjuangan Dakwah

oleh : Bambang Al-Fatih (Ketua BEM STIT-SYAM) Kita semua tahu, dalam menapaki perjuangan dibutuhkan…

Jumat, 07 Juli 2017 00:12

Ramadan Berlalu Raih Derajat Taqwa

Oleh: Drs. H. Syafruddin Syam, M.AP Ketua PD Muhammadiyah Kutai Timur DI tengah suasana idul fitri pada…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:05

Ramadan dan Perilaku Konsumtif

Oleh: Hasan Basri, S.Pd Pemuda Muhammadiyah Kutai Timur. Staff Pengajar SMK Muhammadiyah 1 Sangatta …

Jumat, 23 Juni 2017 00:32

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 Kisah Inspiratif  Sahur ini selasa…

Kamis, 22 Juni 2017 00:01

Menyongsong Idulfitri dengan Tampilan Lebih Islami

Oleh: Mujahidul Wathoni, S,Ag, M,Pd. (Wk Ketua 5 PD Muhammadiyah Kutai Timur) SUDAH merupakan sunatullah,…

Kamis, 22 Juni 2017 00:01

Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 ROMA -  “Dakwahkan Islam…

Rabu, 21 Juni 2017 00:02

Ramadan dan Pengasuhan Anak Usia Dini

Oleh:  Machnun Uzni Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Kaltim “Dan sungguh Allah telah mengeluarkan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:01

Jas Merah Romawi di Italia

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 Jangan sekali-kali melupakan sejarah.…

Selasa, 20 Juni 2017 00:18

Menjadi Orangtua yang Belajar

Oleh: Jamaluddin Rosyidi CEO Bimbel ME dan Penggiat Pendidikan Bontang      Kalau kita…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .