MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Jumat, 16 Juni 2017 00:09
Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma
dok pribadi

PROKAL.CO, Sebagai muslim, hidup di dalam negara minoritas memang butuh emosional spiritual yang kuat. Salah-salah, bisa terbawa arus pergaulan ala eropa yang terkadang ada saja  yang dilarang oleh aturan agama. Seperti contohnya bermesraan di taman atau tempat terbuka dianggap biasa. Sebagaimana yang pernah saya saksikan sendiri di taman Villa Bhorghese, Roma.

“Untuk spiritual, Bisa mengaji Iqro sampai khatam saja, sudah bersyukur alhamdulillah ustadz, apalagi sampai bisa membaca alquran lancar dan menghafalkannya. Itu sih udah hebat banget,” ungkap siti Rahayu, salah seorang Home Staff KBRI Roma asli Betawi, PNS Kementrian Luar Negeri yang sebelumnya pernah bertugas di Melbourne, Australia.

Yang dibutuhkan oleh Muslim Indonesia di Roma ini adalah nasihat-nasihat keagamaan yang menentramkan. Menyejukkan hati, mencerahkan, dan menyentuh pelan-pelan. Bukan nasihat yang membuat resah, menyinggung masalah politik antar negara, yang boleh jadi, Ustadz-nya sendiri belum pernah berkunjung ke negara tersebut, dan akhirnya nasihat yang disampaikannya tidak menyentuh kepada Jamaah yang mayoritas adalah Diplomat yang telah bertugas di berbagai negara. Ungkap Adnan, salah seorang staff KBRI di Roma. Adnan menambahkan, berilah nasihat-nasihat yang menyejukkan dan sederhana. Jangan yang berat-berat, yang dasar saja dan meringankan.

Alhamdulillah, sudah dua minggu saya menjalankan tugas sebagai dai ambassador di Italia. Masih dari Roma saya menyampaikan tentang perlunya pengajian alquran teruntuk khususnya keluarga staff KBRI dan umumnya untuk masyarakat muslim di Roma. Selama dua minggu ini, saya mengamati dan mempelajari keadaan dan kebiasaan keagamaan di sini, ternyata masalahnya adalah, masih kurangnya tenaga pengajar Alquran. Kasihan anak-anak yang tadinya sudah pernah bisa membaca Alquran di Indonesia, sesampainya di Roma karena ikut orang tua, lama-kelamaan lupa. Paling tidak, ada guru pembimbing agar mereka bisa menjaga kemampuan membacanya, syukur-syukur bisa melancarkan dan menghafalkannya.

Memang sekarang sudah ada pengajian di masjid Roma setiap pekan, yang dipandu oleh Ustadz Adnan, tetapi masih belum bisa menutupi kebutuhan keagamaan muslim Indonesia. Harus ada tambahan guru yang bersedia ditempatkan di sini untuk membimbing keagamaan dan mengajarkan bacaan alquran. Karena dengan agama insyaallah akan tentram. Dengan bacaan Alquran akan tenang.

Setiap bakda salat, sebelum mengisi kajian, saya biasakan untuk membaca zikir bersama-sama. Semua membaca dengan suara yang lantang. Terdengar sekali keasyikkan membaca kalimat-kalimat dzikir tersebut. Memperbanyak istighfar, membaca tasbih, tahmid, takbir sebanyak 33 kali diakhiri dengan Hauqolah. Dilengkapi dengan doa-doa yang memohonkan keberkahan dan kebaikan dunia akhirat. Bersama-sama jamaah mengaminkan. Terasa damai sekali. Indah menyenangkan. Sepertinya inilah waktu yang paling berharga untuk menentramkan hati setelah disibukkan dengan pekerjaan yang menyita waktu.

Dzikir bersama seperti inilah yang dibutuhkan di tengah minoritas, yang tidak pernah terdengar alunan murottal Alquran. Bukan hanya sebagai bacaan yang menetramkan, tetapi ini juga sebagai bentuk pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak tentang doa-doa harian yang mereka hafalkan. Salah satunya adalah doa untuk orangtua. Allahummaghfilii waliwalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii sghiiroo. (***)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo - Hongkong

  Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I  Teman  saya, yang juga seorang Dai Ambassador…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Meyiapkan Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Keluarga

Oleh : Mujahidul wathoni, M,Pd  BANYAK para orang tua yang menyerahkan sepenuhnya pendidikan anaknya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Pengaruh Surah Al-Faatihah dalam Kehidupan Manusia

Penulis: Apriliannur, S.IP, P.Ma RASULULLAH Muhammad SAW Bersabda: Tidaklah sah sholat seseorang yang…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Teroris dan Ketidakadilan

Oleh: Dhedy Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT)  TAK ada asap kalau tidak ada api. …

Senin, 14 Mei 2018 20:08

Sharing Economy

Oleh: Joko Intarto (admin www.disway.id dan wakil sekretaris BP Lazismu PP Muhammadiyah) Artikel zakat…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:00

Menunggu Malaysian Effect

Oleh: Husnun N Djuraid , dosen Universitas Muhammadiyah Malang Negeri jiran Malaysia menjadi pusat perhatian…

Jumat, 04 Mei 2018 00:02

Puasa dan Kehamilan

Oleh: dr. Fakhruzzabadi, SpOG, MKes Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Beberapa hari lagi kita…

Kamis, 03 Mei 2018 00:25

Pers Indonesia “Belum Merdeka”

EDITORIAL Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar, Redaktur Pelaksana Bontang Post  TAK banyak yang mengetahui,…

Kamis, 03 Mei 2018 00:23

Hari Pendidikan Wadah Refleksi

Catatan Yakub Fadillah, S. IP Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, DPD KNPI Kutai Timur  …

Sabtu, 28 April 2018 00:04

Paslon Tak Banyak Keluar Biaya, Semangatnya Tak Ada Korupsi

Catatan: Agus Susanto S, Hut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bontang  Tahapan Kampanye…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .