MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Jumat, 16 Juni 2017 00:09
Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma
dok pribadi

PROKAL.CO, Sebagai muslim, hidup di dalam negara minoritas memang butuh emosional spiritual yang kuat. Salah-salah, bisa terbawa arus pergaulan ala eropa yang terkadang ada saja  yang dilarang oleh aturan agama. Seperti contohnya bermesraan di taman atau tempat terbuka dianggap biasa. Sebagaimana yang pernah saya saksikan sendiri di taman Villa Bhorghese, Roma.

“Untuk spiritual, Bisa mengaji Iqro sampai khatam saja, sudah bersyukur alhamdulillah ustadz, apalagi sampai bisa membaca alquran lancar dan menghafalkannya. Itu sih udah hebat banget,” ungkap siti Rahayu, salah seorang Home Staff KBRI Roma asli Betawi, PNS Kementrian Luar Negeri yang sebelumnya pernah bertugas di Melbourne, Australia.

Yang dibutuhkan oleh Muslim Indonesia di Roma ini adalah nasihat-nasihat keagamaan yang menentramkan. Menyejukkan hati, mencerahkan, dan menyentuh pelan-pelan. Bukan nasihat yang membuat resah, menyinggung masalah politik antar negara, yang boleh jadi, Ustadz-nya sendiri belum pernah berkunjung ke negara tersebut, dan akhirnya nasihat yang disampaikannya tidak menyentuh kepada Jamaah yang mayoritas adalah Diplomat yang telah bertugas di berbagai negara. Ungkap Adnan, salah seorang staff KBRI di Roma. Adnan menambahkan, berilah nasihat-nasihat yang menyejukkan dan sederhana. Jangan yang berat-berat, yang dasar saja dan meringankan.

Alhamdulillah, sudah dua minggu saya menjalankan tugas sebagai dai ambassador di Italia. Masih dari Roma saya menyampaikan tentang perlunya pengajian alquran teruntuk khususnya keluarga staff KBRI dan umumnya untuk masyarakat muslim di Roma. Selama dua minggu ini, saya mengamati dan mempelajari keadaan dan kebiasaan keagamaan di sini, ternyata masalahnya adalah, masih kurangnya tenaga pengajar Alquran. Kasihan anak-anak yang tadinya sudah pernah bisa membaca Alquran di Indonesia, sesampainya di Roma karena ikut orang tua, lama-kelamaan lupa. Paling tidak, ada guru pembimbing agar mereka bisa menjaga kemampuan membacanya, syukur-syukur bisa melancarkan dan menghafalkannya.

Memang sekarang sudah ada pengajian di masjid Roma setiap pekan, yang dipandu oleh Ustadz Adnan, tetapi masih belum bisa menutupi kebutuhan keagamaan muslim Indonesia. Harus ada tambahan guru yang bersedia ditempatkan di sini untuk membimbing keagamaan dan mengajarkan bacaan alquran. Karena dengan agama insyaallah akan tentram. Dengan bacaan Alquran akan tenang.

Setiap bakda salat, sebelum mengisi kajian, saya biasakan untuk membaca zikir bersama-sama. Semua membaca dengan suara yang lantang. Terdengar sekali keasyikkan membaca kalimat-kalimat dzikir tersebut. Memperbanyak istighfar, membaca tasbih, tahmid, takbir sebanyak 33 kali diakhiri dengan Hauqolah. Dilengkapi dengan doa-doa yang memohonkan keberkahan dan kebaikan dunia akhirat. Bersama-sama jamaah mengaminkan. Terasa damai sekali. Indah menyenangkan. Sepertinya inilah waktu yang paling berharga untuk menentramkan hati setelah disibukkan dengan pekerjaan yang menyita waktu.

Dzikir bersama seperti inilah yang dibutuhkan di tengah minoritas, yang tidak pernah terdengar alunan murottal Alquran. Bukan hanya sebagai bacaan yang menetramkan, tetapi ini juga sebagai bentuk pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak tentang doa-doa harian yang mereka hafalkan. Salah satunya adalah doa untuk orangtua. Allahummaghfilii waliwalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii sghiiroo. (***)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 18:45

Kaum LGBT Makin Berani

Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks…

Minggu, 08 Oktober 2017 00:14

Perilaku Seks Bebas di Kalangan Remaja

Oleh: Purwanti Rahayu Ibu Rumah Tangga Masa remaja adalah masa dimana seseorang harus menghadapi tekanan-tekanan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 00:23

Jalan Dakwah

 Oleh: Ustadz Raden Ahmad Affandi (Dai Nasional, Pengisi acara “Obral Hidayah” dan…

Kamis, 05 Oktober 2017 00:18

Darurat Narkoba, Solusinya?

Oleh: Dian Eliasari, SKM Pendidik  Saat ini Indonesia sedang disuguhi potret buram dan kelam tentang…

Selasa, 03 Oktober 2017 00:13

Bulan Kekejaman Setelah Bulan Kemerdekaan

Oleh: N Yahya Yabo Pegiat Sastra dan Teater  Sejarah pasti akan selalu diingat bahkan akan selalu…

Jumat, 29 September 2017 00:22

Menyoal Bendera dengan Lafaz Tauhid

Penulis: Nurwanah Ibu Rumah Tangga  Ribuan peserta aksi dukungan terhadap Rohingya datang ke Gedung…

Rabu, 20 September 2017 00:55

Bantu Perawat Meminimalkan Medication Error

Pelayanan keperawatan merupakan bagian terbesar dari pelayanan kesehatan. Meningkatkan mutu pelayanan…

Sabtu, 16 September 2017 00:26

Duka Rohingya, Duka Kita Juga

Oleh: Wardatil Hayati, S.Pd Pengajar  Aliansi Bontang Peduli, Ikatan Pemuda Baiturrahman (Idaman)…

Selasa, 22 Agustus 2017 00:12

Karena Ayahku Seorang Veteran

Oleh: Muthi' Masfu'ah 'Ma'ruf' Amd (Ketua Gagas Citra Media dan Rumah Kreatif Salsabila)  Alhamdulillah,…

Minggu, 23 Juli 2017 00:09

Meneguhkan Perjuangan Dakwah

oleh : Bambang Al-Fatih (Ketua BEM STIT-SYAM) Kita semua tahu, dalam menapaki perjuangan dibutuhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .