MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Jumat, 16 Juni 2017 00:35
Ramadhan dan Ketakwaan
Nurul Inayah, SEI

PROKAL.CO, Oleh:

Nurul Inayah, SEI

Tenaga Kontrak Kemenag Kota Bontang

Ramadhan memang diharapkan dapat mewujudkan ketakwaan pada diri setiap Muslim dan juga menjadi momen penting untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT secara totalitas (kaffah).

Tidaklah hamba-Ku ber-taqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang Aku fardhukan atas dia. Hamba-Ku terus ber-taqarrub kepada-Ku dengan amal-amal nawafil hingga Aku mencintai dia” (HR al-Bukhari, Ibn Hibban dan al-Baihaqi).

Semua amal salih yang dilaksanakan selama Ramadhan haruslah bisa memupuk ketakwaan pada diri kaum Muslim. Ketakwaan itulah yang mesti diwujudkan dari ibadah selama Ramadhan, terutama ibadah puasa. Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.” (TQS al-Baqarah [2]: 183).

Dengan melaksanakan ibadah puasa, kaum Mukmin akan bisa memupuk ketakwaan dalam diri mereka dan di tengah-tengah mereka. Ketakwaan itu bisa direalisasikan oleh setiap individu Muslim dengan jalan senantiasa terikat dengan hukum-hukum Allah SWT di dalam kehidupannya. Menjadikan halal dan haram atau syariah Islam sebagai standar dalam menjalani aktivitas hidupnya. 

Namun, ketakwaan bukan hanya harus diwujudkan pada tataran individu, namun juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Allah SWT berfirman: “Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan bagi mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi.” (TQS al-A’raf [7]: 96).

Sayangnya, hal itu belum terealisasi saat ini. Jangankan mewujudkan ketakwaan penduduk negeri secara bersama-sama, mewujudkan ketakwaan individu-perindividu saja sangat sulit. Pasalnya, dalam kehidupan sekularistik, kapitalistik dan hedonistik seperti saat ini, pintu ketakwaan dipersempit, sementara pintu-pintu kemaksiatan dibuka lebar. Bahkan selama Ramadhan, sekularisme (pengabaian agama [syariah Islam] dari kehidupan) tetap mendominasi kehidupan kaum Muslim.

Jika ‘buah’ dari puasa adalah takwa, tentu idealnya kaum Muslim menjadi orang-orang yang taat kepada Allah SWT tidak hanya pada bulan Ramadhan saja, juga tidak hanya dalam tataran ritual dan individual semata. Ketakwaan kaum Muslim sejatinya terlihat juga di luar bulan Ramadhan sepanjang tahun, juga dalam seluruh aspek kehidupan mereka baik dalam tataran individu maupun dalam bermasyarakat.

Dengan demikian, ketakwaan, baik pada tataran individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat, hanya akan terwujud dengan penerapan syariah Islam secara total untuk mengatur segala bentuk interaksi yang ada di tengah masyarakat.

Dengan ketakwaan pula, kemuliaan dapat diraih. Maka, hendaknya seluruh kaum Muslim, khususnya di negeri ini, menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk segera mengubur sekularisme, kemudian menggantinya dengan menerapkan syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan. Itulah wujud ketakwaan hakiki. Itulah yang menunjukkan bahwa kita benar-benar sukses menjalani puasa sepanjang bulan Ramadhan.

Wallahu ‘alam. (*)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 00:23

Menyelami Makna Dibalik Peristiwa

PENULIS: Nurul Inayah, SEI Tenaga Kontrak Kementerian Agama Kota Bontang  Keberhasilan dakwah tidak…

Minggu, 05 November 2017 00:21

Menjaga Bahasa Melalui Sumpah Pemuda

Oleh: N Yahya Yabo Pegiat Sastra dan Teater  Pada dasarnya setiap indivindu memiliki sifat yang…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:45

Kaum LGBT Makin Berani

Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks…

Minggu, 08 Oktober 2017 00:14

Perilaku Seks Bebas di Kalangan Remaja

Oleh: Purwanti Rahayu Ibu Rumah Tangga Masa remaja adalah masa dimana seseorang harus menghadapi tekanan-tekanan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 00:23

Jalan Dakwah

 Oleh: Ustadz Raden Ahmad Affandi (Dai Nasional, Pengisi acara “Obral Hidayah” dan…

Kamis, 05 Oktober 2017 00:18

Darurat Narkoba, Solusinya?

Oleh: Dian Eliasari, SKM Pendidik  Saat ini Indonesia sedang disuguhi potret buram dan kelam tentang…

Selasa, 03 Oktober 2017 00:13

Bulan Kekejaman Setelah Bulan Kemerdekaan

Oleh: N Yahya Yabo Pegiat Sastra dan Teater  Sejarah pasti akan selalu diingat bahkan akan selalu…

Senin, 02 Oktober 2017 18:06

Tak Musti Tajir, Ada TKI dan Guru SLTA

BERHAJI atau pun berumrah adalah memenuhi panggilan Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk datang ke tanah suci…

Jumat, 29 September 2017 00:22

Menyoal Bendera dengan Lafaz Tauhid

Penulis: Nurwanah Ibu Rumah Tangga  Ribuan peserta aksi dukungan terhadap Rohingya datang ke Gedung…

Rabu, 20 September 2017 00:55

Bantu Perawat Meminimalkan Medication Error

Pelayanan keperawatan merupakan bagian terbesar dari pelayanan kesehatan. Meningkatkan mutu pelayanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .