MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 16 Juni 2017 00:51
ASTAGA!!! Oknum Guru Lecehkan Siswa SD

Sebelum Dilecehkan, Korban Diajak Nonton Film Porno, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Ilustrasi

PROKAL.CO, Bontang – Aparat Satreskrim Polres Bontang meringkus oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Raja (11) –bukan nama sebenarnya-- siswa kelas V di salah satu Sekolah Dasar Negeri ini menjadi korban.

Kasatreskrim Iptu Rihard Nixon menjelaskan kronologis peristiwa pelecehan seksual tersebut. Kejadian naas tersebut terjadi saat jam sekolah berakhir. Raja memiliki kebiasaan menunggu temannya di sekolah yang berbeda, untuk diajak pulang bersama. Kebiasaan tersebut membuat pelaku menghampiri korban, untuk meminta bantuan berkenaan dengan perkerjaannya. Sang korban pun tak mengelak ajakan dari pelaku tersebut karena dijanjikan bakal diberi uang.

 “Keadaan ruang guru saat itu sepi. Apalagi lokasinya di salah satu sudut bangunan sekolah. Lalu korban menanyakan pekerjaan yang akan diselesaikannya, namun pelaku justru memberikan video konten dewasa. Setelah itu pelaku melakukan pelecehan dengan menyentuh alat vital korban,” jelasnya.

Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban curiga dengan ditemukannya uang di dalam tas korban. Padahal, waktu itu orang tua tidak memberikan uang saku lantaran korban sedang berpuasa.

Akhirnya, korban mengaku diberi uang oleh pelaku, sekaligus menceritakan kejadian pilu yang dialaminya. Orang tua korban lalu melaporkan pelaku kepada Ketua RT setempat. Ketua RT lantas membawa aduan warganya tersebut ke pihak kepolisian.

“Menurut pengakuan korban kasus pelecehan tersebut sudah empat kali terjadi, namun dari keterangan pelaku, mengaku baru dua kali. Terakhir pelaku mengatakan hanya bersenda-gurau saja mengolok alat vital korban, namun kasus ini masih kami selidiki lebih lanjut,” tutur Iptu Rihard.

Saat ini pelaku sudah mendekam di dalam tahanan, pelaku akan dikenakan Pasal 82undang-undang perlindungan anak dengan hukuman kurungan selama 15 tahun. Hukuman ini bertambah 5 tahun jika pelaku merupakan orang tua, wali, atau tenaga pendidik, maka total pelaku dijerat 20 tahun penjara. (*/ak)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

Maskapai Kompak Naikkan Harga

BONTANG – Jelang libur Natal dan tahun baru, harga tiket…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

KTP-el Rusak Bakal Dimusnahkan

BONTANG – InstruksiDirektorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil)…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:21

Lapas Butuh Air Bersih Siap Minum

BONTANG –Warga binaan Lapas Kelas III Bontang kesulitan untuk mendapatkan…

Jumat, 14 Desember 2018 19:22

Sadap Karet Sambil Jualan Sabu

BONTANG – Bekerja menyadap karet membuat pendapatan yang diterima PR…

Jumat, 14 Desember 2018 19:18

Tiga Keberangkatan Sepi Penumpang

BONTANG – Libur natal dan tahun baru diidamkan oleh sebagaian…

Jumat, 14 Desember 2018 19:17

Oknum Polisi Terindikasi Narkoba

BONTANG – Ratusan anggota Polres Bontang menjalani tes urine dadakan…

Jumat, 14 Desember 2018 19:16

Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi

BONTANG – Dokumen Perda RTRW yang sedang diperbaiki oleh pemerintah…

Jumat, 14 Desember 2018 19:15
Porprov Kaltim 2018

Porprov VI Kaltim, Yang Tua yang Berprestasi

Meski sudah dipenuhi uban, Djoniman tak terlihat bergetar melangkah di…

Kamis, 13 Desember 2018 18:48

Siapkan 400 Ha untuk Lahan Kilang

  BONTANG – Usai perjanjian kerja sama antara Pertamina dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .