MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Sabtu, 17 Juni 2017 00:08
Serasa di Indonesia meski di Italia
HANGAT: Jamuan makan malam berbuka puasa di hadapan jemaah masyarakat muslim di KBRI.(Istimewa)

PROKAL.CO, Kagum, ketika saya berhadapan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia di Roma, Ibu Esti Andayani.Ternyata Ibu dubes sangat bersahabat dan berselera humor juga. Tidak disangka, ketika saya mendengar kata mukena. Ibu Esti – sebutan akrabnya -  mengatakan kepada Priska – Polwan asal Padang yang terpilih menjadi Sekretaris Pribadi ibu Esti melalui seleksi yang ketat – Priska, coba tolong ambilkan mukena ibu di ruangan itu! Mukena yang warna apa bu? Tanya Priska. Mukena mukaga, terserah aja deh. Jawab bu Esti sambil tertawa. Hehe. Ternyata Ibu dubes senang bercanda juga. Humor tingkat tinggi, yang tidak terbayang kata itu bisa diplesetkan.

Dalam bayangan saya, harus kaku dan jaga sikap di hadapan Ibu Dubes, ternyata salah. Sebenarnya bu dubes itu baik sekali. Dekat dengan seluruh Staff dan santun dengan ibu-ibu Dharma Wanita Perastuan Kemlu. Di saat saya menyampaikan kultum berbuka puasa di hadapan jamaah masyarakat muslim di KBRI, ada pertanyaan tentang hal-hal yang membatalkan wudlu. Apakah batal wudlunya kalau mencebokkan anaknya? Tanya salah seorang Ibu DWP. Saya menyebutkan hal-hal yang membatalkan wudlu, dari mulai keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur, bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan  bukan muhrim, termasuk dengan suami – membatalkan wudlu.

Dan menyentuh qubul dan dubur itu juga membatalkan wudlunya. Ada yang bertanya bagaimana kalau pakai sarung tangan pak ustadz. Ternyata ibu dubes juga menimpali, bagaimana kalau disemprot saja pak ustadz. Hehe. Tidak terpikir ternyata masalah keseharian ibu-ibu ini sangat detail sekali. Memang sangat seru, semakin menarik untuk dikupas dan dibahaspermasalahan fiqih ini, agar ibadah yang dilakukan bertambah baik dan sesuai tuntunan.

Terkadang pertanyaan itu standar tapi lucu. Seperti menanyakan tentang niat mandi wajib, padahal sudah punya cucu lima. Mengejar rakaat agar sama dengan imam, padahal sudah ketinggalan satu rakaat. Tapi itulah nikmatnya berbagi ilmu. Sharing penegtahuan. Apalagi jamaahnya orang Indonesia semua, tidak menyulitkan saya untuk ceramah dengan bahasa asing sebagaimana ketika audisi perekrutan dai ambassador yang syaratnya harus bisa berbahasa asing, minimal bahasa Arab atau inggris.

Serasa di Indonesia meski ada di Italia. Menu makanan setiap sahur dan berbuka juga makanan ala Indonesia. Setiap hari mengisi kajian bada zuhur pun dengaan berbahasa Indonesia. Setiap hari sabtu ada acara buka bersama dengan masyarakat Indonesia. Seni budaya yang dimainkan oleh DWP juga angklung Indonesia. Kumpul-kumpul pun asyik dengan gaya Indonesia. Setiap kumpul pasti ada makanan. Setiap kumpul pasti ada prasmanan. (***)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo - Hongkong

  Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I  Teman  saya, yang juga seorang Dai Ambassador…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Meyiapkan Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Keluarga

Oleh : Mujahidul wathoni, M,Pd  BANYAK para orang tua yang menyerahkan sepenuhnya pendidikan anaknya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Pengaruh Surah Al-Faatihah dalam Kehidupan Manusia

Penulis: Apriliannur, S.IP, P.Ma RASULULLAH Muhammad SAW Bersabda: Tidaklah sah sholat seseorang yang…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Teroris dan Ketidakadilan

Oleh: Dhedy Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT)  TAK ada asap kalau tidak ada api. …

Senin, 14 Mei 2018 20:08

Sharing Economy

Oleh: Joko Intarto (admin www.disway.id dan wakil sekretaris BP Lazismu PP Muhammadiyah) Artikel zakat…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:00

Menunggu Malaysian Effect

Oleh: Husnun N Djuraid , dosen Universitas Muhammadiyah Malang Negeri jiran Malaysia menjadi pusat perhatian…

Jumat, 04 Mei 2018 00:02

Puasa dan Kehamilan

Oleh: dr. Fakhruzzabadi, SpOG, MKes Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Beberapa hari lagi kita…

Kamis, 03 Mei 2018 00:25

Pers Indonesia “Belum Merdeka”

EDITORIAL Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar, Redaktur Pelaksana Bontang Post  TAK banyak yang mengetahui,…

Kamis, 03 Mei 2018 00:23

Hari Pendidikan Wadah Refleksi

Catatan Yakub Fadillah, S. IP Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, DPD KNPI Kutai Timur  …

Sabtu, 28 April 2018 00:04

Paslon Tak Banyak Keluar Biaya, Semangatnya Tak Ada Korupsi

Catatan: Agus Susanto S, Hut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bontang  Tahapan Kampanye…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .