MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Sabtu, 17 Juni 2017 00:08
Serasa di Indonesia meski di Italia
HANGAT: Jamuan makan malam berbuka puasa di hadapan jemaah masyarakat muslim di KBRI.(Istimewa)

PROKAL.CO, Kagum, ketika saya berhadapan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia di Roma, Ibu Esti Andayani.Ternyata Ibu dubes sangat bersahabat dan berselera humor juga. Tidak disangka, ketika saya mendengar kata mukena. Ibu Esti – sebutan akrabnya -  mengatakan kepada Priska – Polwan asal Padang yang terpilih menjadi Sekretaris Pribadi ibu Esti melalui seleksi yang ketat – Priska, coba tolong ambilkan mukena ibu di ruangan itu! Mukena yang warna apa bu? Tanya Priska. Mukena mukaga, terserah aja deh. Jawab bu Esti sambil tertawa. Hehe. Ternyata Ibu dubes senang bercanda juga. Humor tingkat tinggi, yang tidak terbayang kata itu bisa diplesetkan.

Dalam bayangan saya, harus kaku dan jaga sikap di hadapan Ibu Dubes, ternyata salah. Sebenarnya bu dubes itu baik sekali. Dekat dengan seluruh Staff dan santun dengan ibu-ibu Dharma Wanita Perastuan Kemlu. Di saat saya menyampaikan kultum berbuka puasa di hadapan jamaah masyarakat muslim di KBRI, ada pertanyaan tentang hal-hal yang membatalkan wudlu. Apakah batal wudlunya kalau mencebokkan anaknya? Tanya salah seorang Ibu DWP. Saya menyebutkan hal-hal yang membatalkan wudlu, dari mulai keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur, bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan  bukan muhrim, termasuk dengan suami – membatalkan wudlu.

Dan menyentuh qubul dan dubur itu juga membatalkan wudlunya. Ada yang bertanya bagaimana kalau pakai sarung tangan pak ustadz. Ternyata ibu dubes juga menimpali, bagaimana kalau disemprot saja pak ustadz. Hehe. Tidak terpikir ternyata masalah keseharian ibu-ibu ini sangat detail sekali. Memang sangat seru, semakin menarik untuk dikupas dan dibahaspermasalahan fiqih ini, agar ibadah yang dilakukan bertambah baik dan sesuai tuntunan.

Terkadang pertanyaan itu standar tapi lucu. Seperti menanyakan tentang niat mandi wajib, padahal sudah punya cucu lima. Mengejar rakaat agar sama dengan imam, padahal sudah ketinggalan satu rakaat. Tapi itulah nikmatnya berbagi ilmu. Sharing penegtahuan. Apalagi jamaahnya orang Indonesia semua, tidak menyulitkan saya untuk ceramah dengan bahasa asing sebagaimana ketika audisi perekrutan dai ambassador yang syaratnya harus bisa berbahasa asing, minimal bahasa Arab atau inggris.

Serasa di Indonesia meski ada di Italia. Menu makanan setiap sahur dan berbuka juga makanan ala Indonesia. Setiap hari mengisi kajian bada zuhur pun dengaan berbahasa Indonesia. Setiap hari sabtu ada acara buka bersama dengan masyarakat Indonesia. Seni budaya yang dimainkan oleh DWP juga angklung Indonesia. Kumpul-kumpul pun asyik dengan gaya Indonesia. Setiap kumpul pasti ada makanan. Setiap kumpul pasti ada prasmanan. (***)


BACA JUGA

Jumat, 04 Agustus 2017 00:13

Apa Realisasi Pemerintah Jalankan Program Terkait Visi Misi ?

Bangga rasanya menjadi seorang putra daerah di salah satu kota kecil di Kalimantan timur. Lahir, besar…

Minggu, 23 Juli 2017 00:09

Meneguhkan Perjuangan Dakwah

oleh : Bambang Al-Fatih (Ketua BEM STIT-SYAM) Kita semua tahu, dalam menapaki perjuangan dibutuhkan…

Jumat, 07 Juli 2017 00:12

Ramadan Berlalu Raih Derajat Taqwa

Oleh: Drs. H. Syafruddin Syam, M.AP Ketua PD Muhammadiyah Kutai Timur DI tengah suasana idul fitri pada…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:05

Ramadan dan Perilaku Konsumtif

Oleh: Hasan Basri, S.Pd Pemuda Muhammadiyah Kutai Timur. Staff Pengajar SMK Muhammadiyah 1 Sangatta …

Jumat, 23 Juni 2017 00:32

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 Kisah Inspiratif  Sahur ini selasa…

Kamis, 22 Juni 2017 00:01

Menyongsong Idulfitri dengan Tampilan Lebih Islami

Oleh: Mujahidul Wathoni, S,Ag, M,Pd. (Wk Ketua 5 PD Muhammadiyah Kutai Timur) SUDAH merupakan sunatullah,…

Kamis, 22 Juni 2017 00:01

Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 ROMA -  “Dakwahkan Islam…

Rabu, 21 Juni 2017 00:02

Ramadan dan Pengasuhan Anak Usia Dini

Oleh:  Machnun Uzni Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Kaltim “Dan sungguh Allah telah mengeluarkan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:01

Jas Merah Romawi di Italia

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Dai Ambassador Cordofa 2017 Jangan sekali-kali melupakan sejarah.…

Selasa, 20 Juni 2017 00:18

Menjadi Orangtua yang Belajar

Oleh: Jamaluddin Rosyidi CEO Bimbel ME dan Penggiat Pendidikan Bontang      Kalau kita…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .