MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 17 Juni 2017 00:15
Pembunuh Istri dan Anak, Dituntut Seumur Hidup
DITUNTUT MAKSIMAL: DS saat menjalani rekonstruksi pembunuhan.(DOK)

PROKAL.CO, SANGATTA - Perbuatan sadis yang dilakukan DS dengan menghabisi nyawa istri dan anak tirinya bakal mendapat hukuman berat. Ya dalam sidang lanjutan yang digelar, Kamis (15/6), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut agar terdakwa dijatuhi pidana penjara seumur hidup. Karena, menurut JPU perbuatan terdakwa melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.

Materi tuntutan tersebut dibacakan JPU M Isroq dan Nengah dihadapan terdakwa dan penasehat hukumnya Arianto dalam sidang yang diketuai Tornado Edmawan, beserta hakim anggota Muhammad Riduansyah dan Alfian Wahyu Pratama.

"Jadi sesuai arahan pimpinan, DS dituntut penjara seumur hidup," ucap Kepala Kejaksaan Negeri Kutim Mulyadi didampingi Kasi Pidum Amanda dan jaksa M Israq.

Ada beberapa pertimbangan, kata dia mengapa hukuman maksimal diambil untuk kasus DS. Diantaranya, meski dibawah pengaruh minuman keras, namun perbuatan terdakwa yang tega menghabisi nyawa istri dan anaknya itu tergolong sadis. Karena terdakwa menggunakan kapak untuk membunuh keduanya.

"Selain itu kasus ini cukup menjadi perhatian masyarakat dan tidak ada perdamaian dengan pihak keluarga korban," sebutnya.

Lantas agenda sidang selanjutnya, kata Amanda, tinggal menunggu terdakwa membacakan pledoi (pembelaan atas tuntutan JPU).

"Yah kita lihat saja apa pembelaan terdakwa atas tuntutan yang kami ajukan atas perbuatannya," lanjut Amanda.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Sangatta Andreas Pungky Maradona menerangkan, sesuai jadwal agenda sidang lanjutan dilaksanakan 20 Juni 2017. Namun, karena berbenturan dengan cuti nasional, maka sidang ditunda usai lebaran.

"Jadwalnya ditunda usai lebaran. Karena minggu ini kan kami libur. Jafi tidak ada jadwal sidang," jelas Andreas.

Dalam sidang dakwaan, DS dijerat, Pasal 340 KUHP jo pasal 338 KUHP, dan Pasal 351 ayat (3) KUHP, Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 huruf C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Selain itu pasal 44 ayat (3) Jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam lingkup rumah tangga. Pasalnya pria yang tinggal di Jalan Batu Kapur Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng membunuh Agesta (23) dan Muhammad Hamzah yang merupakan isteri dan anaknya sendiri dengan sadis.

Kejadian bermula, saat usai menggak miras oplosan DS, kemudian meminta Agesta (23) untuk melayani nafsunya yang sudah memucak. Namun ditolak korban, karena DS dalam keadaan mabuk.

Lantas penolakan korban membuat DS marah sehingga menampar wanita yang telah memberikan DS seorang anak. Tak hanya itu, DS nekat menghabisi nyawa wanita yang ikut membantu ekonomi rumah tangganya itu.

DS kemudian melukai Agesta dengan  kapak secara berulang kali sehingga menyebabkan luka mengenaskan di bagian muka dan belakang kepala.

Selain itu, DS juga menghabisi nyawa Muhammad Hamzah anak tirinya yang menyaksikan langsung pembunuhan terhadap ibunya tersebut. Akibat kapak maut DS, Hamzah sempat dirawat di Puskesmas Kongbeng. Namun ketika dirujuk ke RSUD Kudungga di Sangatta, korban menghebuskan nafas terakhir di daerah Hambur Batu Kecamatan Bengalon. (aj)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 00:14

Sarpras Sekolah di Sangsaka Masih Minim

SANGATTA – Sarana dan prasarana sekolah di Sangsaka (Sangkulirang, Sandaran, Kaubun, Kaliorang,…

Jumat, 17 November 2017 00:13

Alat Tangkap Minim, Hasil Laut Nelayan Belum Maksimal

SANGATTA – Hasil laut nelayan di Kutai Timur (Kutim) ini masih tergolong minim. Hal tersebut,…

Kamis, 16 November 2017 00:08

Jadi Jagoan Kutim, Mahyunadi Lobi Rizal ke Pilgub

SANGATTA - Ketua DPRD Kutim Mahyunadi yang belakangan viral di media sosial diisukan maju pilgub karena…

Kamis, 16 November 2017 00:07

Akhir Operasi Zebra, 1.368 Pengendara Langgar Aturan

SANGATTA - Masyarakat Kutim tampaknya masih belum memiliki kesadaran tinggi untuk menaati peraturan…

Kamis, 16 November 2017 00:05

Bebani Anggaran Pemkab, 3 Ribu TK2D Bakal Dipangkas?

SANGATTA - Pemkab Kutai Timur berencana melakukan perampingan dengan memangkas TK2D. Pasalnya, jumlah…

Kamis, 16 November 2017 00:04

Sejumlah Warga Tolak Program Septic Tank Komunal, KOK BISA?

SANGATTA - Program Satu RT satu septic Tank atau sistem komunal merupakan hal yang baru di Sangatta…

Kamis, 16 November 2017 00:03

Uce Tinjau Lokasi Banjir

SANGATTA – Hujan deras yang mengguyur RT 05 Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara mengakibatkan…

Rabu, 15 November 2017 23:59

2018, RSUD Kudungga Harus Teraliri Listrik

SANGATTA – Tahun depan, RSUD Kudungga harus dialiri listrik dari PT PLN (Persero). Pasalnya, kebutuhan…

Rabu, 15 November 2017 00:17

"Tetap Menginspirasi dan Memberi Warna Positif"

SANGATTA - Koran yang anda baca genap berusia 7 tahun, Selasa (14/11) kemarin. Di usianya yang tergolong…

Rabu, 15 November 2017 00:16

PDAM Bantah Terima Subsidi

SANGATTA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua membantah jika pihaknya masih menerima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .