MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 17 Juni 2017 00:15
Pembunuh Istri dan Anak, Dituntut Seumur Hidup
DITUNTUT MAKSIMAL: DS saat menjalani rekonstruksi pembunuhan.(DOK)

PROKAL.CO, SANGATTA - Perbuatan sadis yang dilakukan DS dengan menghabisi nyawa istri dan anak tirinya bakal mendapat hukuman berat. Ya dalam sidang lanjutan yang digelar, Kamis (15/6), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut agar terdakwa dijatuhi pidana penjara seumur hidup. Karena, menurut JPU perbuatan terdakwa melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.

Materi tuntutan tersebut dibacakan JPU M Isroq dan Nengah dihadapan terdakwa dan penasehat hukumnya Arianto dalam sidang yang diketuai Tornado Edmawan, beserta hakim anggota Muhammad Riduansyah dan Alfian Wahyu Pratama.

"Jadi sesuai arahan pimpinan, DS dituntut penjara seumur hidup," ucap Kepala Kejaksaan Negeri Kutim Mulyadi didampingi Kasi Pidum Amanda dan jaksa M Israq.

Ada beberapa pertimbangan, kata dia mengapa hukuman maksimal diambil untuk kasus DS. Diantaranya, meski dibawah pengaruh minuman keras, namun perbuatan terdakwa yang tega menghabisi nyawa istri dan anaknya itu tergolong sadis. Karena terdakwa menggunakan kapak untuk membunuh keduanya.

"Selain itu kasus ini cukup menjadi perhatian masyarakat dan tidak ada perdamaian dengan pihak keluarga korban," sebutnya.

Lantas agenda sidang selanjutnya, kata Amanda, tinggal menunggu terdakwa membacakan pledoi (pembelaan atas tuntutan JPU).

"Yah kita lihat saja apa pembelaan terdakwa atas tuntutan yang kami ajukan atas perbuatannya," lanjut Amanda.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Sangatta Andreas Pungky Maradona menerangkan, sesuai jadwal agenda sidang lanjutan dilaksanakan 20 Juni 2017. Namun, karena berbenturan dengan cuti nasional, maka sidang ditunda usai lebaran.

"Jadwalnya ditunda usai lebaran. Karena minggu ini kan kami libur. Jafi tidak ada jadwal sidang," jelas Andreas.

Dalam sidang dakwaan, DS dijerat, Pasal 340 KUHP jo pasal 338 KUHP, dan Pasal 351 ayat (3) KUHP, Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 huruf C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Selain itu pasal 44 ayat (3) Jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam lingkup rumah tangga. Pasalnya pria yang tinggal di Jalan Batu Kapur Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng membunuh Agesta (23) dan Muhammad Hamzah yang merupakan isteri dan anaknya sendiri dengan sadis.

Kejadian bermula, saat usai menggak miras oplosan DS, kemudian meminta Agesta (23) untuk melayani nafsunya yang sudah memucak. Namun ditolak korban, karena DS dalam keadaan mabuk.

Lantas penolakan korban membuat DS marah sehingga menampar wanita yang telah memberikan DS seorang anak. Tak hanya itu, DS nekat menghabisi nyawa wanita yang ikut membantu ekonomi rumah tangganya itu.

DS kemudian melukai Agesta dengan  kapak secara berulang kali sehingga menyebabkan luka mengenaskan di bagian muka dan belakang kepala.

Selain itu, DS juga menghabisi nyawa Muhammad Hamzah anak tirinya yang menyaksikan langsung pembunuhan terhadap ibunya tersebut. Akibat kapak maut DS, Hamzah sempat dirawat di Puskesmas Kongbeng. Namun ketika dirujuk ke RSUD Kudungga di Sangatta, korban menghebuskan nafas terakhir di daerah Hambur Batu Kecamatan Bengalon. (aj)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 00:05

Permen Tengkorak Tak Berlabel Halal, Harusnya Dilarang Edar

 SANGATTA - Ada masalah lain yang menjerat permen tengkorak. Yakni tidak berlabel halal. Padahal,…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:04

Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas

SANGATTA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Timur (DKP Kutim) Nur Ali mengakui, pihaknya banyak…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:03

Semua Pasar Pemerintah Punya Izin Lingkungan

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah memastikan jika semua pasar milik…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Sangkulirang Rock Art, Masih Dipuncak

SANGATTA - Memasuki minggu ke-11 vote polling Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sangkulirang Rock…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Hari ini Gerakan 171717 Digelar

 SANGATTA - Masyarakat Indonesia termasuk Kutim diminta untuk meluangkan sedikit waktunya tepat…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:01

Bupati Kukuhkan Paskibra Kutim 2017

SANGATTA- Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Pejabat Pemkab Dengarkan Pidato Presiden RI

SANGATTA- Sesuai agenda, seluruh pejabat lingkup Pemkab Kutim, mulai dari Bupati Kutim Ismunandar, Wabup…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Meriahkan HUT RI ke-72, Pemkab Gelar Panggung Hiburan

SANGATTA- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Pemkab…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:17

BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri

SANGATTA - Bi memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, pelaku tega mencabuli anak tirinya sebut saja…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:16

Penyegelan Dicabut, Permen Kembali Legal

PERMEN tengkorak kembali dilegalkan pasca keluarnya hasil uji laboratorium Balai POM Samarinda. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .