MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 17 Juni 2017 00:16
Pengedar Ubah Modus, Tunggu Pembeli, Sabu Disimpan di....

di Bawah Daun, Tapi Polisi Lebih Cerdik

DIAMANKAN: Tersangka AR (34) pengedar narkoba yang ditangkap tim operasional Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Timur (Kutim), Kamis (15/6)lalu.(IST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Modus yang dilakukan para pengedar narkoba di wilayah Sangatta untuk mengelabui polisi semakin pintar. Seperti yang dilakukan tersangka AR (34) pengedar narkoba yang ditangkap tim operasional Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Timur (Kutim), Kamis (15/6) Jalan Liknit RT 31 Desa Swarga Bara kec. Sangatta Utara Kabupaten Kutim.

Ya, pria yang kesehariannya bekerja sebagai penjual ayam itu sengaja meletakan satu poket narkoba jenis sabu seberat 2 gram jauh dari jangkauannya. Tujuannya, tidak lain agar tidak tertangkap tangan membawa narkoba, jika diringkus polisi. Namun, berkat kecerdikan polisi yang sudah membuntuti pelaku, narkoba yang dibawa pelaku tetap berhasil ditemukan.

"Yah dia (pelaku) cukup pintar. Sabu itu sengaja ditaruh di tanah, kemudian ditutupi daun berjarak tiga meter dari posisinya berdiri. Tapi, kami tidak kalah cerdik. Sabu tetap bisa kami amankan dari tersangka," ucap Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf, Jumat (16/6) kemarin.

Sebelum menangkap pelaku, terang Rauf, pihaknya sudah melakukan pengintaian terlebih dahulu. Setelah mendapat informasi bahwa pelaku akan melakukan transaksi narkoba, Satreskoba Polres Kutim langsung membentuk tim opsnal guna mengikuti pelaku. Hasilnya, sekira pukul 00.25 Wita, saat tengah menunggu pembeli, tim langsung meringkus pelaku.

"Setelah didesak, akhirnya dia (tersangka) ngaku kalau barangnya disimpan di bawah daun," katanya.

Rauf mengakui, modus yang dilakukan para pelaku narkoba saat ini memang sedikit merepotkan anggotanya. Namun, karena semangat yang kuat untuk memberantas narkoba, kesulitan seberat apapun tetap dihadapi.

"Jadi kami modal semangat dan doa saja mas," ujar Rauf.

Disinggung apakah ada tren peningkatan kasus narkoba, baik itu di kota maupun pedalaman, dia mengaku sejauh ini masih normal. Hanya, jika melihat jumlah narkoba, di wilayah pedalaman lebih banyak. Itu terbukti dari hasil pengungkapan kasus selama beberapa pekan terakhir.

"Saat ini kami sangat intens untuk mengawasi peredaran narkoba di pedalaman, khususnya Muara Wahau. Hanya kendalanya, masih minimnya info masyarakat aja. Tapi, kami tetap berupaya maksimal," tegasnya. (aj)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 00:05

Permen Tengkorak Tak Berlabel Halal, Harusnya Dilarang Edar

 SANGATTA - Ada masalah lain yang menjerat permen tengkorak. Yakni tidak berlabel halal. Padahal,…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:04

Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas

SANGATTA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Timur (DKP Kutim) Nur Ali mengakui, pihaknya banyak…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:03

Semua Pasar Pemerintah Punya Izin Lingkungan

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah memastikan jika semua pasar milik…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Sangkulirang Rock Art, Masih Dipuncak

SANGATTA - Memasuki minggu ke-11 vote polling Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sangkulirang Rock…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Hari ini Gerakan 171717 Digelar

 SANGATTA - Masyarakat Indonesia termasuk Kutim diminta untuk meluangkan sedikit waktunya tepat…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:01

Bupati Kukuhkan Paskibra Kutim 2017

SANGATTA- Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Pejabat Pemkab Dengarkan Pidato Presiden RI

SANGATTA- Sesuai agenda, seluruh pejabat lingkup Pemkab Kutim, mulai dari Bupati Kutim Ismunandar, Wabup…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Meriahkan HUT RI ke-72, Pemkab Gelar Panggung Hiburan

SANGATTA- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Pemkab…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:17

BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri

SANGATTA - Bi memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, pelaku tega mencabuli anak tirinya sebut saja…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:16

Penyegelan Dicabut, Permen Kembali Legal

PERMEN tengkorak kembali dilegalkan pasca keluarnya hasil uji laboratorium Balai POM Samarinda. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .