MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 18 Juni 2017 00:12
Kutim Bakal ‘Diawasi’ KPK, Mulai Perencanaan hingga Penyelesaian Program Pembangunan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah

PROKAL.CO, SANGATTA - Dalam rangka pencegahan terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), rencananya, tahun depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akan masuk ke Kabupaten Kutai Timur.

Keberadaan lembaga anti rasuah di bumi Kutim ini, untuk melakukan pengawasan terhadap segala jenis kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemkab Kutim. Mulai dari penyusunan perencanaan hingga penyelesaian program kerja yang dilakukan pemerintah Kutim. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah mengatakan, KPK RI sudah mengisyaratkan akan masuk ke Kutai Timur dalam rangka pengawasan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Terutama pada pelaksanaan rencana kerja (Renja) seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Kutim.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyelewengan mulai dari penyusunan anggaran dan rencana kerja serta pelaksanaan program-program pembangunan yang dilakukan pemerintah kabupaten.

"Rencananya mulai tahun depan akan mulai diberlakukan," sebut Irawansyah.

Menurut dia, yang kerap menjadi permasalahan dalam penyusunan program kerja dan pembangunan adalah adanya titipan dana dan program kerja atau yang lebih dikenal dengan istilah aspirasi. Padahal program yang masuk dalam anggaran telah disetujui dan diketuknya dalam APBD. Hal ini  tentu akan menjadi temuan dari KPK, karena sejak awal penyusunan perencanaan program pembangunan telah dilakukan secara elektronik dan terekam pada server KPK. 

"Jika kemudian ada program atau dana tambahan setelah disahkannya APBN akan menjadi tanda tanya besar oleh KPK. Pastinya akan langsung melakukan penyelidikan dan yang kemudian bermasalah adalah pihak Pemkab Kutim," sebutnya.

Lebih jauh, Irawansyah mengatakan, ada baiknya dalam penyusunan perencanaan program kerja dan pembangunan dilakukan sesuai prosedural yang ada atau dimasukkan sebelum anggaran disahkan. Selain itu, pelaksanaanya pun harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, sehingga tidak ada penyelewengan. 

"Saya menilai permasalahan tersebut terus terjadi berulang-ulang setiap tahunnya, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Jangan sampai nantinya banyak pihak yang terjerat masalah hukum dan berurusan dengan KPK," pesan Irawansyah. (aj)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 00:05

Permen Tengkorak Tak Berlabel Halal, Harusnya Dilarang Edar

 SANGATTA - Ada masalah lain yang menjerat permen tengkorak. Yakni tidak berlabel halal. Padahal,…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:04

Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas

SANGATTA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Timur (DKP Kutim) Nur Ali mengakui, pihaknya banyak…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:03

Semua Pasar Pemerintah Punya Izin Lingkungan

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah memastikan jika semua pasar milik…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Sangkulirang Rock Art, Masih Dipuncak

SANGATTA - Memasuki minggu ke-11 vote polling Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sangkulirang Rock…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Hari ini Gerakan 171717 Digelar

 SANGATTA - Masyarakat Indonesia termasuk Kutim diminta untuk meluangkan sedikit waktunya tepat…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:01

Bupati Kukuhkan Paskibra Kutim 2017

SANGATTA- Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Pejabat Pemkab Dengarkan Pidato Presiden RI

SANGATTA- Sesuai agenda, seluruh pejabat lingkup Pemkab Kutim, mulai dari Bupati Kutim Ismunandar, Wabup…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Meriahkan HUT RI ke-72, Pemkab Gelar Panggung Hiburan

SANGATTA- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Pemkab…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:17

BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri

SANGATTA - Bi memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, pelaku tega mencabuli anak tirinya sebut saja…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:16

Penyegelan Dicabut, Permen Kembali Legal

PERMEN tengkorak kembali dilegalkan pasca keluarnya hasil uji laboratorium Balai POM Samarinda. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .