MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 18 Juni 2017 00:12
Kutim Bakal ‘Diawasi’ KPK, Mulai Perencanaan hingga Penyelesaian Program Pembangunan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah

PROKAL.CO, SANGATTA - Dalam rangka pencegahan terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), rencananya, tahun depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akan masuk ke Kabupaten Kutai Timur.

Keberadaan lembaga anti rasuah di bumi Kutim ini, untuk melakukan pengawasan terhadap segala jenis kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemkab Kutim. Mulai dari penyusunan perencanaan hingga penyelesaian program kerja yang dilakukan pemerintah Kutim. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah mengatakan, KPK RI sudah mengisyaratkan akan masuk ke Kutai Timur dalam rangka pengawasan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Terutama pada pelaksanaan rencana kerja (Renja) seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Kutim.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyelewengan mulai dari penyusunan anggaran dan rencana kerja serta pelaksanaan program-program pembangunan yang dilakukan pemerintah kabupaten.

"Rencananya mulai tahun depan akan mulai diberlakukan," sebut Irawansyah.

Menurut dia, yang kerap menjadi permasalahan dalam penyusunan program kerja dan pembangunan adalah adanya titipan dana dan program kerja atau yang lebih dikenal dengan istilah aspirasi. Padahal program yang masuk dalam anggaran telah disetujui dan diketuknya dalam APBD. Hal ini  tentu akan menjadi temuan dari KPK, karena sejak awal penyusunan perencanaan program pembangunan telah dilakukan secara elektronik dan terekam pada server KPK. 

"Jika kemudian ada program atau dana tambahan setelah disahkannya APBN akan menjadi tanda tanya besar oleh KPK. Pastinya akan langsung melakukan penyelidikan dan yang kemudian bermasalah adalah pihak Pemkab Kutim," sebutnya.

Lebih jauh, Irawansyah mengatakan, ada baiknya dalam penyusunan perencanaan program kerja dan pembangunan dilakukan sesuai prosedural yang ada atau dimasukkan sebelum anggaran disahkan. Selain itu, pelaksanaanya pun harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, sehingga tidak ada penyelewengan. 

"Saya menilai permasalahan tersebut terus terjadi berulang-ulang setiap tahunnya, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Jangan sampai nantinya banyak pihak yang terjerat masalah hukum dan berurusan dengan KPK," pesan Irawansyah. (aj)


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 17:03

Hanura Intai Calon Kuat

SANGATTA - Sampai saat ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum menentukan sikap terkait Pemilihan…

Minggu, 15 Oktober 2017 19:06

108 Calon Panwascam Lolos Tes Tulis

SANGATTA - Usai memeriksa perlengkapan berkas, Panwaslu Kabupaten kembali menguji peserta untuk mengikuti…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:59

Tiga Buaya Monster Huni Folder

SANGATTA - Masyarakat Kutim khususnya Sangatta diminta untuk berhati hati pada saat berwisata di Folder…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:54

Pemkab Buka Aplikasi Pelaporan

SANGATTA- Semua kinerja pemerintah bisa dipantau langsung oleh masyarakat. Jika tak sesuai, masyarakat…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:51

Wabup Minta Segera Diperbaiki

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:09

Taklukkan Cuaca Kutim Ekstrim, 12 Penerjun Unjuk Kebolehan

SANGATTA - Ditengah kondisi cuaca yang ektrim, sebanyak 12 penerjun yang berasal dari Batalion Intai…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

Dampak Defisit, Anggaran OPD Dipangkas 30 Persen

SANGATTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah menyakinkan meski tahun depan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

6 Rumah di Long Masangat Direndam Banjir

SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur Kutim mengakibatkan satu kecamatan direndam banjir. Ialah Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:07

Ayah Cabul 'Dibui' 14 Tahun

SANGATTA - Nasib, AF ayah kandung yang tega mencabuli anak kandungnya hingga melahirkan anak, akhirnya…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06

WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .