MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 18 Juni 2017 00:14
Akibat Alih Komoditi ke Sawit, Lahan Pertanian Sisa 870 Hektar
ALIH LAHAN: Kelapa sawit menjadi sebab menyusutnya lahan pertanian.

PROKAL.CO, SANGATTA- Lahan pertanian kian terkikis. Dari total luas sawah baku sebesar 7.988 hektar, kini menjadi 870,1 hektar. Semua beralih fungsi dari padi menjadi tanaman sawit.

"Delapan tahun terakhir ini mengalami penurunan lahan pertanian. Tetapi kami masih memiliki lahan potensial sebesar 18.889,95 hektar. Mudahan saja ini bisa dicetak untuk sawah baru," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim Marjoni  didampingi Kepala Bidang Tanam Pangan dan Holtikultura, Jamil. 

Meskipun begitu dirinya tidak mempermasalahkan hal itu. Pasalnya, sawit juga merupakan tanaman pertanian secara umum. Sehingga ia membantah jika lahan pertanian beralih fungsi menjadi  perkebunan. 

"Yang beralih fungsi itu kalau lahan sawah menjadi pemukiman, jadi lapangan bola, dan bukan untuk tanaman. Kalau sawit ini kan tanaman pertanian juga. Jadi tepatnya beralih komoditi saja bukan alih fungsi," kata Ramli. 

Memang keputusan berada ditangan masyarakat itu sendiri. Mau menanam komoditi pertanian atau perkebunan. Hanya saja akan salah berfikir jika sawit lebih mensejahterakan ketimbang tanaman pertanian. Bahkan malah sebaliknya tanaman pertanian lebih menguntungkan.

"Keliru jika sawit lebih tinggi (menguntungkan). Padahal padi, sayur dan tanaman pertanian lainnya itu yang jauh lebih tinggi nilai ekonominya. Coba kita tanam dengan luas yang sama. Satu hektar sawit dan satu hektar padi atau sayur. Pasti lebih untung sayur atau padi. Sawit 5 tahun baru menghasilkan. Waktu 5 tahun, padi atau sayur sudah berapa kali panen. Hasilnya sudah melimpah. Nah gini cara membandingkannya," paparnya. 

Untuk itu dirinya berharap masyarakat bisa bijak dalam menentukan pilihan. Antara tanaman perkebunan atau pertanian.

"Jika mau mencari untung lagi, gunakan cara semuanya. Baik perkebunan, pertanian dan perikanan. Atau fokus perikanan saja jauh lebih untung. Kita hanya punya lahan ukuran kecil saja untuk kolam, bisa dapat untung puluhan juga," katanya. (dy)


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 17:03

Hanura Intai Calon Kuat

SANGATTA - Sampai saat ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum menentukan sikap terkait Pemilihan…

Minggu, 15 Oktober 2017 19:06

108 Calon Panwascam Lolos Tes Tulis

SANGATTA - Usai memeriksa perlengkapan berkas, Panwaslu Kabupaten kembali menguji peserta untuk mengikuti…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:59

Tiga Buaya Monster Huni Folder

SANGATTA - Masyarakat Kutim khususnya Sangatta diminta untuk berhati hati pada saat berwisata di Folder…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:54

Pemkab Buka Aplikasi Pelaporan

SANGATTA- Semua kinerja pemerintah bisa dipantau langsung oleh masyarakat. Jika tak sesuai, masyarakat…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:51

Wabup Minta Segera Diperbaiki

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:09

Taklukkan Cuaca Kutim Ekstrim, 12 Penerjun Unjuk Kebolehan

SANGATTA - Ditengah kondisi cuaca yang ektrim, sebanyak 12 penerjun yang berasal dari Batalion Intai…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

Dampak Defisit, Anggaran OPD Dipangkas 30 Persen

SANGATTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah menyakinkan meski tahun depan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

6 Rumah di Long Masangat Direndam Banjir

SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur Kutim mengakibatkan satu kecamatan direndam banjir. Ialah Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:07

Ayah Cabul 'Dibui' 14 Tahun

SANGATTA - Nasib, AF ayah kandung yang tega mencabuli anak kandungnya hingga melahirkan anak, akhirnya…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06

WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .