MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 18 Juni 2017 00:14
Akibat Alih Komoditi ke Sawit, Lahan Pertanian Sisa 870 Hektar
ALIH LAHAN: Kelapa sawit menjadi sebab menyusutnya lahan pertanian.

PROKAL.CO, SANGATTA- Lahan pertanian kian terkikis. Dari total luas sawah baku sebesar 7.988 hektar, kini menjadi 870,1 hektar. Semua beralih fungsi dari padi menjadi tanaman sawit.

"Delapan tahun terakhir ini mengalami penurunan lahan pertanian. Tetapi kami masih memiliki lahan potensial sebesar 18.889,95 hektar. Mudahan saja ini bisa dicetak untuk sawah baru," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim Marjoni  didampingi Kepala Bidang Tanam Pangan dan Holtikultura, Jamil. 

Meskipun begitu dirinya tidak mempermasalahkan hal itu. Pasalnya, sawit juga merupakan tanaman pertanian secara umum. Sehingga ia membantah jika lahan pertanian beralih fungsi menjadi  perkebunan. 

"Yang beralih fungsi itu kalau lahan sawah menjadi pemukiman, jadi lapangan bola, dan bukan untuk tanaman. Kalau sawit ini kan tanaman pertanian juga. Jadi tepatnya beralih komoditi saja bukan alih fungsi," kata Ramli. 

Memang keputusan berada ditangan masyarakat itu sendiri. Mau menanam komoditi pertanian atau perkebunan. Hanya saja akan salah berfikir jika sawit lebih mensejahterakan ketimbang tanaman pertanian. Bahkan malah sebaliknya tanaman pertanian lebih menguntungkan.

"Keliru jika sawit lebih tinggi (menguntungkan). Padahal padi, sayur dan tanaman pertanian lainnya itu yang jauh lebih tinggi nilai ekonominya. Coba kita tanam dengan luas yang sama. Satu hektar sawit dan satu hektar padi atau sayur. Pasti lebih untung sayur atau padi. Sawit 5 tahun baru menghasilkan. Waktu 5 tahun, padi atau sayur sudah berapa kali panen. Hasilnya sudah melimpah. Nah gini cara membandingkannya," paparnya. 

Untuk itu dirinya berharap masyarakat bisa bijak dalam menentukan pilihan. Antara tanaman perkebunan atau pertanian.

"Jika mau mencari untung lagi, gunakan cara semuanya. Baik perkebunan, pertanian dan perikanan. Atau fokus perikanan saja jauh lebih untung. Kita hanya punya lahan ukuran kecil saja untuk kolam, bisa dapat untung puluhan juga," katanya. (dy)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 00:05

Permen Tengkorak Tak Berlabel Halal, Harusnya Dilarang Edar

 SANGATTA - Ada masalah lain yang menjerat permen tengkorak. Yakni tidak berlabel halal. Padahal,…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:04

Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas

SANGATTA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Timur (DKP Kutim) Nur Ali mengakui, pihaknya banyak…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:03

Semua Pasar Pemerintah Punya Izin Lingkungan

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah memastikan jika semua pasar milik…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Sangkulirang Rock Art, Masih Dipuncak

SANGATTA - Memasuki minggu ke-11 vote polling Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sangkulirang Rock…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Hari ini Gerakan 171717 Digelar

 SANGATTA - Masyarakat Indonesia termasuk Kutim diminta untuk meluangkan sedikit waktunya tepat…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:01

Bupati Kukuhkan Paskibra Kutim 2017

SANGATTA- Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Pejabat Pemkab Dengarkan Pidato Presiden RI

SANGATTA- Sesuai agenda, seluruh pejabat lingkup Pemkab Kutim, mulai dari Bupati Kutim Ismunandar, Wabup…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Meriahkan HUT RI ke-72, Pemkab Gelar Panggung Hiburan

SANGATTA- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Pemkab…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:17

BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri

SANGATTA - Bi memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, pelaku tega mencabuli anak tirinya sebut saja…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:16

Penyegelan Dicabut, Permen Kembali Legal

PERMEN tengkorak kembali dilegalkan pasca keluarnya hasil uji laboratorium Balai POM Samarinda. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .