MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Minggu, 18 Juni 2017 00:21
Proyek Pipa Gas Biang Banjir, Warga Sidrap Minta Perusahaan Tanggung Jawab
Ist

PROKAL.CO, BONTANG - Proyek pemasangan pipa gas di sekitar kampung  Sidrap, Kelurahan Guntung, dituding warga menjadi penyebab masalah kerusakan jalan dan banjir. Pasalnya menurut warga, akibat proyek tersebut, kini sudah tidak ada drainase.

Pengerjaan dilakukan oleh PT Tegma Engineering, selaku kontraktor dari PT Pertamina Gas Bontang. Proyek itu dari simpang Kusnodo hingga depan Hotel Equator sepanjang 5 kilometer. “Sementara proyek kami hentikan,” kata HSE Officer PT Tegma Engineering M Rizal, Sabtu (17/6)

Rizal menuturkan, akan memperbaiki drainase dan jalan yang rusak akibat proyek tersebut. Dia mengaku perusahaan telah meminta bantuan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bontang untuk menyusun rencana anggaran biaya (RAB).

Perbaikan kata dia, akan dilakukan selepas Lebaran dan diserahkan kepada kontraktor lokal. “Sebenarnya proyek masih dihentikan. Tapi melihat kondisi yang urgent, kami percepat pengerjaan,” terangnya.

Terkait banjir yang dikeluhkan warga, Rizal mengklaim hal itu terjadi bukan karena pengerjaan pipa gas. Menurutnya, sebelum ada proyek tersebut, sejumlah kawasan di Sidrap kerap kebanjiran jika hujan deras.

“Kami akan dudukkan permasalahan secara objektif. Kalau memang kerusakan karena Tegma, maka akan kami perbaiki,” tegasnya.

Dari pantauan awak media ini, ketika hujan deras beberapa titik jalan tergenang. Tidak adanya drainase membuat air meluber hingga ke pekarangan warga.

Sementara itu, Komisi I DPRD Bontang berencana memanggil PT Tegma Engineering. Perusahaan itu akan dimintai keterangan terkait pengerjaan pipa gas sepanjang 5 kilometer, dari simpang Kusnodo hingga depan Hotel Equator, Bontang.

Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris menuturkan, proyek itu menimbulkan masalah yang mesti segera diatasi. Dia menyebut, di beberapa titik, terdapat jalan retak serta tertutupnya drainase. Selain dikhawatirkan banjir, juga ambles.

“Di depan rumah saya itu masih ada yang berlubang besar. Kalau dibiarkan, bisa berbahaya. Apalagi anak-anak sering bermain di situ,” kata Agus.

Menurut politikus Gerindra itu, sudah selayaknya Tegma mengembalikan lahan seperti sedia kala, bukan malah sebaliknya dibiarkan begitu saja. “Harus bertanggung jawab. Nanti kami akan panggil mereka,” terangnya.

Selain itu, Pertamina Gas selaku pemberi tender juga dapat memberikan sanksi jika pekerjaan Tegma terbukti merugikan warga. “Kalau ada warga yang merasa dirugikan, mereka patut membayar ganti rugi,” ungkapnya.

Sementara itu, Rudi, salah seorang warga, mengatakan, hujan deras di beberapa titik jalan tergenang karena air meluap. Meski masih bisa dilewati kendaraan, cukup mengganggu aktivitas warga. “Terutama di daerah dataran rendah,” tukasnya. (*/nug)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 19:24

Sidak Bocor, Tenaga Kerja Asing Kabur

BONTANG – Alih-alih mau memastikan jumlah tenaga kerja asing (TKA) di proyek pembangunan PLTU…

Selasa, 22 Mei 2018 19:23

Harga Ayam Kembali Normal

BONTANG – Meski sempat naik tinggi, kini harga ayam potong di pasaran kembali normal. Jika sebelum…

Selasa, 22 Mei 2018 19:22

Bukannya Beribadah Malah Cuti Kotak Amal untuk Mabuk-mabukan

BONTANG – Untuk memenuhi keinginan mabuk-mabukan dua remaja di bawah umur nekat mencuri kotak…

Selasa, 22 Mei 2018 19:19

Ratusan Petasan Disita Polisi

BONTANG – Ratusan petasan dimusnahkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan. Petasan tersebut…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Orang Tua Menolak Didata Jadi Kendala

RATUSAN penyandang disabilitas bakal ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Butuh Kesabaran dan Harus Diulang-ulang

SEBAGAIMANA keterbatasan yang dimiliki, akses informasi terkait pemilu untuk para penyandang disabilitas…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Memilih dalam Senyap

Mereka mungkin hidup dalam keterbatasan. Namun mereka masih punya harapan. Baik harapan untuk hidup,…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Produta

Produta Tunggu Perwali, Target Juni Terealisasi

BANYAKNYA pertanyaan Ketua RT kapan Program Rp 200 juta per RT (Produta) dapat terealisasi akhirnya…

Senin, 21 Mei 2018 00:04
Produta

Apa Kabar Produta 2018?

“Kami pertanyakan kepada para pejabat yang berwenang mengurusi Produta, kapan bisa dijalankan…

Senin, 21 Mei 2018 00:04

Sopir Diduga Ngantuk, Pikap Terjun ke Semak-Semak

BONTANG - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo (Eks Pupuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .