MANAGED BY:
RABU
28 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 19 Juni 2017 16:47
WADUH!!! Beri Pengemis, Denda Rp 50 Juta

Pasang Himbauan Larangan Meminta dan Memberi

AWAS DIDENDA: Satpol PP Kutim menginterogasi beberapa pengemis. (DOK)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dinas Sosial (Dissos) memberikan peringatan keras kepada masyarakat yang doyan memanjakan pengemis dengan memberi uang. Ancaman tersebut berupa kurungan penjara selama tiga bulan dan denda Rp 50 juta rupiah. 

Dikatakan Kadissos Kutim Jamiatul Khair Daik didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Ernata Hadi Sujito, larangan tersebut termuat dalam Perda Daerah Kaltim Nomor 03 Tahun 2016 tentang Penanganan dan Pemberdayaan Penyandang Masalah Kesejahteraan. 

Pada pasal 49 ayat b menyatakan, dilarang memberikan sejumlah uang dan atau barang kepada anak, orang atau kelompok yang mengemis, mengamen, pedagang asongan, penjual koran, gelandangan dan kegiatan sejenis lainnya di jalan umum. 

Pada pasal 51 poin 1 juga menyatakan jika setiap orang atau pengguna jalan dilarang memberi uang dan atau barang kepada balita, anak, disabilitas, Lansia, yang mengemis, mengamen, berdagang asongan, penjual koran, gelandangan, atau mengatasnamakan lembaga sosial, panti asuhan, atau kegiatan sejenis lainnya di jalan umum. 

"Jadi pemberi, penerima maupun yang memfasilitasi,  semua terkena ancaman. Baik kurungan 3 bulan maupun denda Rp50 juta. Jadi kami minta untuk memberi, meminta terlebih memfasilitasi," pinta Ernata. 

Pasal ini diterapkan lantaran dianggap jitu ketimbang metode razia. Karena dari pengalaman, para Gepeng dan semisalnya tak kunjung sadar. Meskipun setelah ditangkap diberikan peringatan keras dan surat pernyataan. 

"Jadi kami akan mengutamakan imbauan nyata kepada masyarakat secara langsung. Yakni dengan pemasangan baleho di beberapa lokasi strategis. Yang baru dipasang itu di Jembatan Pinang. Tetapi razia tetap kami lakukan. Jadi tetap jalan secara bersamaan," kata Ernata. 

Mantan pegawai Diskes itu yakin metode tersebut akan ampuh.  Hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat Gepeng akan hilang dengan sendirinya. 

"Dengan analogi sederhana saja, jika warga Kutim tidak ada lagi yang memberi Gepeng, maka mereka enggak mau lagi ke Kutim. Jadi kami harap jangan lagi berfikir kasihan, tetapi ini merupakan aturan. Ada sanksi yang akan menjerat jika tetap melanggar. Mudahan saja masyarakat Kutim bisa bekerjasama," harapnya. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 00:42

LUAR BIASA!!! Kesadaran Pegawai Tinggi, Tanpa Disdak, Tak ‘Curi Start’ Libur Duluan

SANGATTA- Bupati Kutim, Ismunandar mengaku senang lantaran hampir semua kepala Organisasi Perangkat…

Jumat, 23 Juni 2017 00:41

Cegah Penyaluran Salah Sasaran, Pembeli LPG Melon Bakal Didata

SANGATTA – Kelangkaan LPG tiga kilogram membuat Pemkab Kutim mengambil kebijakan penataan dan…

Jumat, 23 Juni 2017 00:41

Satgas Pangan Awasi Harga dan Distribusi Sembako

SANGATTA - Peringatan keras bagi agen atau pedagang pangan di wilayah hukum Kutai Timur yang berniat…

Jumat, 23 Juni 2017 00:39

WADUH!! Dari 643, Baru 45 Perusahaan Lapor Pembayaran THR

SANGATTA - Idealnya pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) wajib ditunaikan perusahaan H-20 sebelum …

Jumat, 23 Juni 2017 00:38

Terkait Rusaknya Pipa PDAM di Kaliorang, KPP sebut Miskomunikasi

SANGATTA – PT Kalimantan Prima Persada (KPP) membantah acuh terhadap kerusakan pipa air bersih…

Jumat, 23 Juni 2017 00:38

PDAM : Tak Mungkin Geser Pipa Induk

SANGATTA - Hingga saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua, belum dapat mengambil…

Kamis, 22 Juni 2017 00:12

Satu Pelaku Perampokan Rp 1,1 Milliar Tertangkap

SANGATTA - Satu pelaku perampokan PT PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Kecamatan Karangan berhasil…

Kamis, 22 Juni 2017 00:11

Izin Pelabuhan Terbit Jika Pekerjaan Selesai, Tahap Awal hanya Izin Sementara

SANGATTA - Hasil pertemuan dengan Kementerian Perhubungan terkait masalah izin operasional Pelabuhan…

Kamis, 22 Juni 2017 00:09

Layani Pemudik, Diskes Sebar Posko Kesehatan

 SANGATTA - Untuk menjaga kesehatan masyarakat saat mudik dan balik lebaran, Dinas Kesehatan (Diskes)…

Kamis, 22 Juni 2017 00:09

RSUD Diminta Standby

SANGATTA- Bupati Kutim Ismunandar meminta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .