MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 19 Juni 2017 16:48
Kisah Inspirasi Warga Bontang: Saiful Rizal, S.Pdi (288); Selalu Istiqomah Tepat Waktu dan Tak Pernah Absen
Saiful Rizal S.Pdi

PROKAL.CO, Berbekal keistiqomahan memimpin salat berjamaah,  Saiful Rizal diamanahi Jemaah Masjid Al Falah menjadi Imam tetap selama 4 tahun lamanya.

Yusva Alam, Bontang

Pria kelahiran Pasuruan ini tak pernah menyangka, dirinya bakal dipercaya menjadi imam tetap di salahsatu masjid di kawasan Perumahan HOP PT Badak tersebut. Pasalnya, awal Ia datang ke Bontang di tahun 2012 bukanlah bertujuan untuk menetap ataupun mencari kerja. Hanya mengisi waktu libur dengan mengunjungi saudara yang telah lama menetap di Kota Taman.

Namun selama masa liburnya ini, Ia bertemu rekan-rekannya sesama daerah asalnya, Pasuruan. Kemudian diajak untuk bergabung di Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), dan sudah mengisi kajian di beberapa tempat.

“Dari rekan-rekan asal Pasuruan inilah yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk menetap di Bontang. Mereka terus memotivasi saya untuk menetap di Bontang,” ujar Saiful.

Lalu pria yang juga berprofesi sebagai guru TK ini memutuskan untuk menetap. Istri dan anak-anaknya pun diboyong ke Kota Taman. Serta berpamitan kepada para kyai di Ponpes tempatnya mengajar, dan juga panti asuhan yang pernah ia asuh.

Awal menetap, Saiful mengisi hari-harinya dengan membantu saudara yang memiliki bisnis meubel di kawasan Jalan Imam Bonjol. Serta mengajar di sebuah madrasah diniyah di malam harinya. Ia masih belum memiliki pekerjaan tetap kala itu. Setelah beberapa tahun berselang, Saiful mendapat pekerjaan sebagai pengajar di TK Al Falah.

Selama 6 bulan berprofesi sebagai guru TK, Saiful kerap dipercaya jemaah Masjid Al Falah untuk mengimami salat berjemaah.

“Letak TK Al Falah berdampingan dengan Masjid Al Falah. Untuk salat berjemaah pun pun tinggal melangkah,” ungkapnya.

Selama memimpin salat berjemaah tersebut, dirinya berupaya menjaga istiqomah dengan datang tepat waktu dan tak pernah absen. Sebab itulah banyak jemaah yang senang dengan sikapnya tersebut. Padahal saat itu, banyak juga ustaz-ustaz lainnnya yang juga bergantian mengimami salat. Namun akhirnya jemaah lebih memilih dirinya sebagai imam tetap di masjid di kawasan HOP I ini.

Alhamdulillah, saya bersyukur jemaah mempercayakan saya mengimami salat 5 waktu,” tegasnya.

Iapun mengaku bersyukur, hingga saat ini para jemaah tidak hanya mempercayakan dirinya menjadi imam salat, namun juga tempat bersandar untuk permasalahan sehari-hari. Dirinya kerap membantu warga sekitar mengurus jenazah, memandu akikahan, dan lain sebagainya.

“Kapanpun dibutuhkan warga saya harus selalu siap membantu. Pernah suatu waktu jam 11 malam ada warga yang meninggal, sayapun ikut segera mengurus jenazahnya,” bebernya.

Karena itupula, sekolah tempatnya mengajar juga memberikan toleransi saat masyarakat membutuhkan dirinya. Contohnya, saat ia mengajar ada warga yang meninggal dunia, dirinya diizinkan pihak sekolah untuk meninggalkan kelas, dan membantu warga mengurus jenazah.

Selama kurun waktu 4 tahun ini, ia menjalani profesinya dengan senang hati. Ia merasa nyaman menjadi imam di Masjid Al Falah hingga bisa menjadi sandaran warga sekitar untuk permasalahan terkait agama. Walaupun dikatakannya, awal-awalnya ia juga sedikit mengalami kendala. Yaitu beradaptasi dengan jemaah dari berbagai latar belakang. Dari berbagai organisasi dan paham keagamaan yang berbeda-beda. Namun ia berhasil melewatinya, berbekal ilmu dan kitab peninggalan gurunya saat di ponpes.

“Sebelum ke Bontang, guru saya mewarisi sebuah kitab untuk dapat menghadapi masyarakat yang memiliki perbedaan paham dan latar belakang. Alhamdulillah kitab itu sangat membantu saya,” jelasnya.

Saat ini dirinya belum memiliki pemikiran kedepan. Apa yang ingin dilakukannya. Ia hanya berusaha fokus dan melaksanakan tugasnya ini sebaik mungkin. Mengimami salat 5 waktu, mengajar murid-murid TK, dan membantu warga sekitar.

“Saya juga senang mengajar anak-anak. Karena bagi saya, mengajar anak-anak bisa mendapatkan pahala investasi. Anak-anak  ini akan mendapatkan pemahaman dan pengajaran agama pertama kali dari sang guru. Harapan saya, hingga anak-anak ini tumbuh dewasa terus menerapkan apa yang diajarkan gurunya. Sehingga berbuah kebaikan bagi dirinya,” pungkasnya. (*)

TENTANG SAIFUL RIZAL, S.Pdi

Nama: Saiful Rizal S.Pdi

TTL: Pasuruan, 27 Juli 1982

Pendidikan:

Ponpes Sabilul Muttaqin, Kraton

Ponpes Ngalah, Purwosari

Universitas Yudharta, Pasuruan – Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Keahlian: Murottal Alquran


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Sejak Subuh Antrean Pembeli Gas Melon Mengular

BONTANG – Ketersediaan tabung gas elpiji tiga kilogram menjadi momok bagi warga Bontang. Betapa…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Pedal Gas Dikira Rem, BRV Hantam Traffic Light

BONTANG – Sopir sebuah mobil Honda BRV menabrak tiang traffic light akibat salah menginjak pedal…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01
Pilgub Kaltim 2018

Logistik Pilgub Dipastikan Siap 100 Persen

BONTANG – Logistik pendukung untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun 2018 penyediannya…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Insentif Ketua RT Bakal Naik

“Karena gaji guru mengaji, ustaz, pendeta, dan pemuka agama lainnya sudah dinaikkan, maka insentif…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

56 Pendukung DPD Diklarifikasi

BONTANG – Sebanyak 56 pendukung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Kalimantan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:02
Pilgub Kaltim 2018

Panwaslu Siaga 1 Awasi Logistik Pilgub

Panwaslu Bontang siap mengawasi setiap tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kaltim…

Jumat, 25 Mei 2018 00:02
Pilgub Kaltim 2018

Saat Sahur, 117.090 Surat Suara Tiba di Bontang

BONTANG – Sebanyak 117.090 surat suara, yang merupakan salah satu logistik utama dalam Pemilihan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:02

YOK MERAPAT..!! Proyek PLTU Cari 566 Karyawan

BONTANG – Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Kadere dengan kapasitas…

Jumat, 25 Mei 2018 00:02

Terdakwa Korupsi Eskalator Divonis 1 Tahun

BONTANG – Para terdakwa kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) penyediaan eskalator DPRD Bontang…

Jumat, 25 Mei 2018 00:02

Tak Lolos Tim Paskibra, Orang Tua Kecewa

“Ini yang saya minta untuk diklarifikasi karena anak saya dinyatakan terindikasi kanker darah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .