MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Selasa, 20 Juni 2017 00:10
Perampok Bersenpi Gasak Rp 1,1 Miliar, Gaji dan THR Karyawan Ludes

Satroni Kantor PT MPI

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Kawanan perampok berhasil menggasak uang tunai Rp 1,1 miliar dari kantor PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Desa Muara Bulan Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Jumat (16/6) lalu. Sebelum melakukan aksi, pelaku melumpuhkan tiga karyawan yang tengah menghitung uang yang diperuntukan untuk menggaji karyawan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan tersebut. Para karyawan pun tidak berkutik, mengingat pelaku menodongkan senjata api laras panjang, sembari mengancam akan menembak jika tidak menuruti perintahnya.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian berawal saat Kepala Tata Usaha (KTU) PT MPI tiba dari Sangatta sekira pukul 02.00 Wita dengan dikawal dua anggota Brimop Polda Kaltim untuk mengambil uang gaji karyawan. Setibanya di kantor, dua anggota polisi yang bertugas mengawal langsung kembali ke pos PT Gunta Samba di Ampanas Desa Pengadan. Sementara uang tersebut langsung dibawa ke rumah KTU PT MPI. Sekira pukul 07.00 Wita uang tersebut selanjutnya dibawa kembali ke kantor untuk membayar gaji karyawan.

Kemudian, sekira pukul 11.25 Wita, dua laki-laki menggunakan masker hitam dan bertopi yang menyandang senpi laras panjang langsung masuk ke kantor besar PT MPI. Setelah masuk, salah satu pelaku langsung masuk keruangan Koordinator Estate Manager (Korem) PT MPI. Sedangkan pelaku lainnya berjaga di luar ruangan sembari menodongkan senpi kearah karyawan.

Sementara di dalam ruangan, tiga karyawan yakni Sa (28), R0 (25), Ba (25) tengah menghitung uang gaji karyawan. Pelaku yang berada di dalam ruangan tersebut langsung melempar tas ransel warna hitam kearah saksi sembari menodongkan senpi laras pendek dengan tangan kiri. Sementara, tangan kanannya kembali mengambil senpi laras pendek rakitan lainnya yang kemdian ditodongkan ke arah Ro. Pelaku pun mengancam agar korban jangan macam-macam. Sebab jika tidak pelaku akan membunuhnya. Kemudian pelaku pun menyuruh korban untuk memasukan semua uang kedalam ransel dan karung beras yang sudah disiapkan.

Berselang 10 menit, pelaku kemudian langsung mengambil ransel dan karung yang sudah terisiri penuh dengan uang. Pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah luar kebun.

Sejumlah karyawan yang sempat menyaksikan kejadian tersebut, sempat berusaha membuntuti pelaku. Bahkan pelaku sempat berpapasan dengan Ru Security PT MPI. Pelaku pun langsung mengeluarkan tembakan sekali keatas yang membuat saksi langsung berhenti dan tiarap. 

Sementara, sejumlah karyawan terus membuntuti pelaku dari arah belakang. Sesampainya di sekitar kawasan Menara Api yang berjarak 3 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku langsung meninggalkan sepeda motor yang digunakannya dan masuk ke dalam hutan. Namun, karena para pelaku menggunakan senpi, para karyawan pun mengurungkan niat untuk ikut masuk ke dalam hutan untuk mengejar.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko dihubungi melalui Whats Aps membenarkan adanya kejadian perampokan tersebut. Hingga, Senin (20/6) kemarin, tim opsnal Satreskrim masih berada di TKP untuk penyelidikan.

"Laporan kami terima sekitar pukul 11.45 dari Polsubsektor Karangan. Kemudian, anggota langsung dikerahkan untuk mengumpulkan keterangan saksi. Motor yang ditinggalkan pelaku juga sudah diamankan. Tapi kondisinya hangus terbakar. Sekarang pelaku masih dalam pengejaran. Doakan saja agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Rino.

Dirinya berharap kasus ini bisa terkuak dalam waktu dekat ini. Pasalnya, uang tersebut merupakan gaji karyawan yang akan dibayarkan. "Jadi kami bekerja keras mencari siapa perampok  tersebut. Mudahan saja bisa ditemukan dalam waktu dekat," harapnya. (aj/dy)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 00:05

Permen Tengkorak Tak Berlabel Halal, Harusnya Dilarang Edar

 SANGATTA - Ada masalah lain yang menjerat permen tengkorak. Yakni tidak berlabel halal. Padahal,…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:04

Nelayan Masih Butuh Fasilitas Tangkap, Bupati Minta DKP Pilah Usulan Prioritas

SANGATTA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Timur (DKP Kutim) Nur Ali mengakui, pihaknya banyak…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:03

Semua Pasar Pemerintah Punya Izin Lingkungan

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah memastikan jika semua pasar milik…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Sangkulirang Rock Art, Masih Dipuncak

SANGATTA - Memasuki minggu ke-11 vote polling Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sangkulirang Rock…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:02

Hari ini Gerakan 171717 Digelar

 SANGATTA - Masyarakat Indonesia termasuk Kutim diminta untuk meluangkan sedikit waktunya tepat…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:01

Bupati Kukuhkan Paskibra Kutim 2017

SANGATTA- Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Pejabat Pemkab Dengarkan Pidato Presiden RI

SANGATTA- Sesuai agenda, seluruh pejabat lingkup Pemkab Kutim, mulai dari Bupati Kutim Ismunandar, Wabup…

Kamis, 17 Agustus 2017 00:00

Meriahkan HUT RI ke-72, Pemkab Gelar Panggung Hiburan

SANGATTA- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Pemkab…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:17

BEJAT!!! Ayah 'Garap' Anak Tiri

SANGATTA - Bi memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, pelaku tega mencabuli anak tirinya sebut saja…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:16

Penyegelan Dicabut, Permen Kembali Legal

PERMEN tengkorak kembali dilegalkan pasca keluarnya hasil uji laboratorium Balai POM Samarinda. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .