MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Selasa, 20 Juni 2017 00:10
Perampok Bersenpi Gasak Rp 1,1 Miliar, Gaji dan THR Karyawan Ludes

Satroni Kantor PT MPI

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Kawanan perampok berhasil menggasak uang tunai Rp 1,1 miliar dari kantor PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Desa Muara Bulan Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Jumat (16/6) lalu. Sebelum melakukan aksi, pelaku melumpuhkan tiga karyawan yang tengah menghitung uang yang diperuntukan untuk menggaji karyawan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan tersebut. Para karyawan pun tidak berkutik, mengingat pelaku menodongkan senjata api laras panjang, sembari mengancam akan menembak jika tidak menuruti perintahnya.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian berawal saat Kepala Tata Usaha (KTU) PT MPI tiba dari Sangatta sekira pukul 02.00 Wita dengan dikawal dua anggota Brimop Polda Kaltim untuk mengambil uang gaji karyawan. Setibanya di kantor, dua anggota polisi yang bertugas mengawal langsung kembali ke pos PT Gunta Samba di Ampanas Desa Pengadan. Sementara uang tersebut langsung dibawa ke rumah KTU PT MPI. Sekira pukul 07.00 Wita uang tersebut selanjutnya dibawa kembali ke kantor untuk membayar gaji karyawan.

Kemudian, sekira pukul 11.25 Wita, dua laki-laki menggunakan masker hitam dan bertopi yang menyandang senpi laras panjang langsung masuk ke kantor besar PT MPI. Setelah masuk, salah satu pelaku langsung masuk keruangan Koordinator Estate Manager (Korem) PT MPI. Sedangkan pelaku lainnya berjaga di luar ruangan sembari menodongkan senpi kearah karyawan.

Sementara di dalam ruangan, tiga karyawan yakni Sa (28), R0 (25), Ba (25) tengah menghitung uang gaji karyawan. Pelaku yang berada di dalam ruangan tersebut langsung melempar tas ransel warna hitam kearah saksi sembari menodongkan senpi laras pendek dengan tangan kiri. Sementara, tangan kanannya kembali mengambil senpi laras pendek rakitan lainnya yang kemdian ditodongkan ke arah Ro. Pelaku pun mengancam agar korban jangan macam-macam. Sebab jika tidak pelaku akan membunuhnya. Kemudian pelaku pun menyuruh korban untuk memasukan semua uang kedalam ransel dan karung beras yang sudah disiapkan.

Berselang 10 menit, pelaku kemudian langsung mengambil ransel dan karung yang sudah terisiri penuh dengan uang. Pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah luar kebun.

Sejumlah karyawan yang sempat menyaksikan kejadian tersebut, sempat berusaha membuntuti pelaku. Bahkan pelaku sempat berpapasan dengan Ru Security PT MPI. Pelaku pun langsung mengeluarkan tembakan sekali keatas yang membuat saksi langsung berhenti dan tiarap. 

Sementara, sejumlah karyawan terus membuntuti pelaku dari arah belakang. Sesampainya di sekitar kawasan Menara Api yang berjarak 3 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku langsung meninggalkan sepeda motor yang digunakannya dan masuk ke dalam hutan. Namun, karena para pelaku menggunakan senpi, para karyawan pun mengurungkan niat untuk ikut masuk ke dalam hutan untuk mengejar.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko dihubungi melalui Whats Aps membenarkan adanya kejadian perampokan tersebut. Hingga, Senin (20/6) kemarin, tim opsnal Satreskrim masih berada di TKP untuk penyelidikan.

"Laporan kami terima sekitar pukul 11.45 dari Polsubsektor Karangan. Kemudian, anggota langsung dikerahkan untuk mengumpulkan keterangan saksi. Motor yang ditinggalkan pelaku juga sudah diamankan. Tapi kondisinya hangus terbakar. Sekarang pelaku masih dalam pengejaran. Doakan saja agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Rino.

Dirinya berharap kasus ini bisa terkuak dalam waktu dekat ini. Pasalnya, uang tersebut merupakan gaji karyawan yang akan dibayarkan. "Jadi kami bekerja keras mencari siapa perampok  tersebut. Mudahan saja bisa ditemukan dalam waktu dekat," harapnya. (aj/dy)


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 17:03

Hanura Intai Calon Kuat

SANGATTA - Sampai saat ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum menentukan sikap terkait Pemilihan…

Minggu, 15 Oktober 2017 19:06

108 Calon Panwascam Lolos Tes Tulis

SANGATTA - Usai memeriksa perlengkapan berkas, Panwaslu Kabupaten kembali menguji peserta untuk mengikuti…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:59

Tiga Buaya Monster Huni Folder

SANGATTA - Masyarakat Kutim khususnya Sangatta diminta untuk berhati hati pada saat berwisata di Folder…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:54

Pemkab Buka Aplikasi Pelaporan

SANGATTA- Semua kinerja pemerintah bisa dipantau langsung oleh masyarakat. Jika tak sesuai, masyarakat…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:51

Wabup Minta Segera Diperbaiki

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:09

Taklukkan Cuaca Kutim Ekstrim, 12 Penerjun Unjuk Kebolehan

SANGATTA - Ditengah kondisi cuaca yang ektrim, sebanyak 12 penerjun yang berasal dari Batalion Intai…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

Dampak Defisit, Anggaran OPD Dipangkas 30 Persen

SANGATTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah menyakinkan meski tahun depan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

6 Rumah di Long Masangat Direndam Banjir

SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur Kutim mengakibatkan satu kecamatan direndam banjir. Ialah Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:07

Ayah Cabul 'Dibui' 14 Tahun

SANGATTA - Nasib, AF ayah kandung yang tega mencabuli anak kandungnya hingga melahirkan anak, akhirnya…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06

WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .