MANAGED BY:
SELASA
19 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Selasa, 20 Juni 2017 00:10
Perampok Bersenpi Gasak Rp 1,1 Miliar, Gaji dan THR Karyawan Ludes

Satroni Kantor PT MPI

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Kawanan perampok berhasil menggasak uang tunai Rp 1,1 miliar dari kantor PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Desa Muara Bulan Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Jumat (16/6) lalu. Sebelum melakukan aksi, pelaku melumpuhkan tiga karyawan yang tengah menghitung uang yang diperuntukan untuk menggaji karyawan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan tersebut. Para karyawan pun tidak berkutik, mengingat pelaku menodongkan senjata api laras panjang, sembari mengancam akan menembak jika tidak menuruti perintahnya.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian berawal saat Kepala Tata Usaha (KTU) PT MPI tiba dari Sangatta sekira pukul 02.00 Wita dengan dikawal dua anggota Brimop Polda Kaltim untuk mengambil uang gaji karyawan. Setibanya di kantor, dua anggota polisi yang bertugas mengawal langsung kembali ke pos PT Gunta Samba di Ampanas Desa Pengadan. Sementara uang tersebut langsung dibawa ke rumah KTU PT MPI. Sekira pukul 07.00 Wita uang tersebut selanjutnya dibawa kembali ke kantor untuk membayar gaji karyawan.

Kemudian, sekira pukul 11.25 Wita, dua laki-laki menggunakan masker hitam dan bertopi yang menyandang senpi laras panjang langsung masuk ke kantor besar PT MPI. Setelah masuk, salah satu pelaku langsung masuk keruangan Koordinator Estate Manager (Korem) PT MPI. Sedangkan pelaku lainnya berjaga di luar ruangan sembari menodongkan senpi kearah karyawan.

Sementara di dalam ruangan, tiga karyawan yakni Sa (28), R0 (25), Ba (25) tengah menghitung uang gaji karyawan. Pelaku yang berada di dalam ruangan tersebut langsung melempar tas ransel warna hitam kearah saksi sembari menodongkan senpi laras pendek dengan tangan kiri. Sementara, tangan kanannya kembali mengambil senpi laras pendek rakitan lainnya yang kemdian ditodongkan ke arah Ro. Pelaku pun mengancam agar korban jangan macam-macam. Sebab jika tidak pelaku akan membunuhnya. Kemudian pelaku pun menyuruh korban untuk memasukan semua uang kedalam ransel dan karung beras yang sudah disiapkan.

Berselang 10 menit, pelaku kemudian langsung mengambil ransel dan karung yang sudah terisiri penuh dengan uang. Pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah luar kebun.

Sejumlah karyawan yang sempat menyaksikan kejadian tersebut, sempat berusaha membuntuti pelaku. Bahkan pelaku sempat berpapasan dengan Ru Security PT MPI. Pelaku pun langsung mengeluarkan tembakan sekali keatas yang membuat saksi langsung berhenti dan tiarap. 

Sementara, sejumlah karyawan terus membuntuti pelaku dari arah belakang. Sesampainya di sekitar kawasan Menara Api yang berjarak 3 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku langsung meninggalkan sepeda motor yang digunakannya dan masuk ke dalam hutan. Namun, karena para pelaku menggunakan senpi, para karyawan pun mengurungkan niat untuk ikut masuk ke dalam hutan untuk mengejar.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko dihubungi melalui Whats Aps membenarkan adanya kejadian perampokan tersebut. Hingga, Senin (20/6) kemarin, tim opsnal Satreskrim masih berada di TKP untuk penyelidikan.

"Laporan kami terima sekitar pukul 11.45 dari Polsubsektor Karangan. Kemudian, anggota langsung dikerahkan untuk mengumpulkan keterangan saksi. Motor yang ditinggalkan pelaku juga sudah diamankan. Tapi kondisinya hangus terbakar. Sekarang pelaku masih dalam pengejaran. Doakan saja agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Rino.

Dirinya berharap kasus ini bisa terkuak dalam waktu dekat ini. Pasalnya, uang tersebut merupakan gaji karyawan yang akan dibayarkan. "Jadi kami bekerja keras mencari siapa perampok  tersebut. Mudahan saja bisa ditemukan dalam waktu dekat," harapnya. (aj/dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 18:28

LDII Bontang Adakan Pengajian dan Penyuluhan

  BONTANG – Saat ini penyakit difteri telah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:17

Bunga BPD Kaltim Kaltara Ketinggian, Pemkab Batal Ngutang

  SANGATTA - Wacana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminjam bantuan keuangan senilai…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:16

Aset Pemkab Capai Rp 11,99 T

SANGATTA - Sejak Kutim berdiri tahun 1999 hingga akhir tahun 2016 lalu, aset Pemerintah Kabupaten Kutai…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:15

Inisiatif DPRD, Bentuk Perda Pengelolaan Sarang Walet

SANGATTA – DPRD Kutim berinisatif untuk membentuk perda tentang Perizinan, Penataan, dan Pengusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:14

Penggunaan Dana CSR Diatur Pemkab

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan mengatur penggunaan dana Corporate Sosial Responsibility…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .