MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 20 Juni 2017 00:11
SADIS!!! Anak 17 Tahun Sudah Jadi Otak Pembunuhan

Polres Kutim Peragakan 47 Adegan

ADEGAN: Para pelaku pembunuhan sadis di Muara Ancalong memperagakan adegan pembunuhan, sebanyak 47 adegan.(Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA- Bocah 17 tahun menjadi otak pembunuhan Muhammad Vicki Sayudi bin  Zakaria yang terjadi di KM 6 Desa Senyiur Kecamatan Muara BengkaI. Ialah Br bin Arbain (17).

Dikatakan Kapolres Kutim Rino Eko didampingi Kasatreskrim Andika Dharma Sena dan Kanit Satu Pidum Ibda Muhammad Rakib Rais, Br merupakan salah seorang yang berperan penting dalam kasus pembunuhan berencana ini. Hal ini dilakukan lantaran korban dianggap pernah menyakiti perasaan tersangka.

"Br pencetus pembunuhan. Semua karena masalah dendam. Dia (Br) pernah dipukul sama korban," ujar Rais.

Merasa tersakiti, Br mengajak teman lainnya untuk menghabisi nyawa korban. yakni Jn, Jr,Wr dan Ae.

Awal kisah, korban di bawa kerumah Jn untuk berbincang dan mengkonsumsi minuman oplosan. Setelah itu datang tiga teman lainnya yakni Wr, Jr dan Ae. Usai drama diperankan, mereka semua termasuk korban langsung menuju lokasi KM 6. Disitulah korban meregang nyawa dengan 23 tusukan badik di dada, pinggang, dan punggung.

Jn melayangkan tusukan sebanyak 19 kali, Br tiga kali dan Wr sebanyak satu kali. Sedangkan Ar dan Jr hanya membantu memegang kaki dan tangan korban. "Jadi tiga orang yang menusuk korban. Yakni JN, Br dan Wr. Yang lain membantu pegang, "jelasnya.

Usai melakukan pembunuhan mereka semua berpura-pura  mencari korban. Mulai bertanya dengan orang tua korban dan warga lainnya. Hanya saja aksi pelaku tercium dengan cepat. Sedikitnya enam saksi yang dihadirkan. Mulai dari Irvan, Agus, Teri, Wendi, Deki dan Dedi."Jadi kisah nyata ini diperankan sebanyak 47 adegan. Mulai awal perencanaan hingga pembunuhan," katanya.

Mereka semua terkena Pasal 340 Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo Pasal 56 ayat 1 KUHP. Pembunuhan berencana. Maksimal hukuman mati.(dy)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

RSUD Bantah Tolak Program Capil

SANGATTA - Direktur RSUD Kudungga Anik Istiyandari membantah jika pihaknya  menolak lamaran Dinas…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Tim Gabungan Jaga Keamanan Pasar Ramadan

SANGATTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menerjunkan 60 personel untuk menjaga keamanan dan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:03

Ketua RT dan Doja Sudah 'Teriak'

SANGATTA  - Demi percepatan pertumbuhan di wilayah pedesaan dan meningkatnya kesejahteraan di daerah…

Selasa, 22 Mei 2018 18:02
Porprov Kaltim 2018

Isu Kutim Tak Siap Gelar Porprov Merebak

SANGATTA - Segala persiapan Kutai Timur selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan…

Selasa, 22 Mei 2018 18:00

Viral, 2 Gadis ABG Adu Jotos di Polder

SANGATTA - Video dua wanita ingusan beradu jotos  di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta kini…

Selasa, 22 Mei 2018 17:59

UPT Sangsel Bantah Abaikan Sampah

SANGATTA-Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sangatta Selatan,  Syahrun Nasir membantah jika…

Selasa, 22 Mei 2018 17:58

GU untuk OPD Belum Cair

SANGATTA- Dalam rapat koordinasi, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Senin (21/5), Wabup Kasmidi Bulang…

Selasa, 22 Mei 2018 17:55

Optimis Raih Madya Tahun Depan

SANGATTA - Penghargaan Tingkat Madya Kabupaten Layak Anak (KLA) akan diraih Pemerintah Kabupaten Kutai…

Selasa, 22 Mei 2018 17:53
Hari Kebangkitan Nasional

Rasa Nasionalisme Semakin Terkikis

SANGATTA - Di dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI),…

Selasa, 22 Mei 2018 17:49
Pemkab Kutim

Bupati Beri Bantuan Rp 100 Juta

SANGATTA -  Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, pembangunan Balai Adat sudah berdiri megah. Berbeda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .