MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Selasa, 20 Juni 2017 00:11
SADIS!!! Anak 17 Tahun Sudah Jadi Otak Pembunuhan

Polres Kutim Peragakan 47 Adegan

ADEGAN: Para pelaku pembunuhan sadis di Muara Ancalong memperagakan adegan pembunuhan, sebanyak 47 adegan.(Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA- Bocah 17 tahun menjadi otak pembunuhan Muhammad Vicki Sayudi bin  Zakaria yang terjadi di KM 6 Desa Senyiur Kecamatan Muara BengkaI. Ialah Br bin Arbain (17).

Dikatakan Kapolres Kutim Rino Eko didampingi Kasatreskrim Andika Dharma Sena dan Kanit Satu Pidum Ibda Muhammad Rakib Rais, Br merupakan salah seorang yang berperan penting dalam kasus pembunuhan berencana ini. Hal ini dilakukan lantaran korban dianggap pernah menyakiti perasaan tersangka.

"Br pencetus pembunuhan. Semua karena masalah dendam. Dia (Br) pernah dipukul sama korban," ujar Rais.

Merasa tersakiti, Br mengajak teman lainnya untuk menghabisi nyawa korban. yakni Jn, Jr,Wr dan Ae.

Awal kisah, korban di bawa kerumah Jn untuk berbincang dan mengkonsumsi minuman oplosan. Setelah itu datang tiga teman lainnya yakni Wr, Jr dan Ae. Usai drama diperankan, mereka semua termasuk korban langsung menuju lokasi KM 6. Disitulah korban meregang nyawa dengan 23 tusukan badik di dada, pinggang, dan punggung.

Jn melayangkan tusukan sebanyak 19 kali, Br tiga kali dan Wr sebanyak satu kali. Sedangkan Ar dan Jr hanya membantu memegang kaki dan tangan korban. "Jadi tiga orang yang menusuk korban. Yakni JN, Br dan Wr. Yang lain membantu pegang, "jelasnya.

Usai melakukan pembunuhan mereka semua berpura-pura  mencari korban. Mulai bertanya dengan orang tua korban dan warga lainnya. Hanya saja aksi pelaku tercium dengan cepat. Sedikitnya enam saksi yang dihadirkan. Mulai dari Irvan, Agus, Teri, Wendi, Deki dan Dedi."Jadi kisah nyata ini diperankan sebanyak 47 adegan. Mulai awal perencanaan hingga pembunuhan," katanya.

Mereka semua terkena Pasal 340 Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo Pasal 56 ayat 1 KUHP. Pembunuhan berencana. Maksimal hukuman mati.(dy)


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 17:03

Hanura Intai Calon Kuat

SANGATTA - Sampai saat ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum menentukan sikap terkait Pemilihan…

Minggu, 15 Oktober 2017 19:06

108 Calon Panwascam Lolos Tes Tulis

SANGATTA - Usai memeriksa perlengkapan berkas, Panwaslu Kabupaten kembali menguji peserta untuk mengikuti…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:59

Tiga Buaya Monster Huni Folder

SANGATTA - Masyarakat Kutim khususnya Sangatta diminta untuk berhati hati pada saat berwisata di Folder…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:54

Pemkab Buka Aplikasi Pelaporan

SANGATTA- Semua kinerja pemerintah bisa dipantau langsung oleh masyarakat. Jika tak sesuai, masyarakat…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:51

Wabup Minta Segera Diperbaiki

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:09

Taklukkan Cuaca Kutim Ekstrim, 12 Penerjun Unjuk Kebolehan

SANGATTA - Ditengah kondisi cuaca yang ektrim, sebanyak 12 penerjun yang berasal dari Batalion Intai…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

Dampak Defisit, Anggaran OPD Dipangkas 30 Persen

SANGATTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah menyakinkan meski tahun depan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08

6 Rumah di Long Masangat Direndam Banjir

SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur Kutim mengakibatkan satu kecamatan direndam banjir. Ialah Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:07

Ayah Cabul 'Dibui' 14 Tahun

SANGATTA - Nasib, AF ayah kandung yang tega mencabuli anak kandungnya hingga melahirkan anak, akhirnya…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06

WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .