MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 20 Juni 2017 00:24
Terkait Beredarnya Mi Instan Mengandung Babi, BPOM Bidik Minimarket
Ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melansir temuan beberapa produk mi instan asal Korea Selatan yang diduga mengandung babi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, Usaha Kecil dan Menengah Bontang Mursyid menyebut telah berkoordinasi dengan Balai Besar (BB) POM Kaltim. Hasilnya, di Kota Bontang belum beredar produk yang dimaksud.  “Baru beredar di Samarinda dan kota besar lain di Kaltim,” paparnya kemarin (19/6).

Dia menyebut, dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke minimarket. Jika nantinya ditemukan produk itu, dia akan bertindak. Meski demikian, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menarik.

“Di Bontang belum ada BB POM. Jadi, kami hanya dapat menyurati yang bersangkutan agar barangnya ditahan dulu. Jangan dijual sampai BB POM Kaltim sebagai pihak yang berwenang menarik produk,” jelasnya.

Menurut informasi, BB POM Kaltim telah menemukan produk mi instan yang mengandung babi dengan merek Samyang, Nongshim, dan Ottogi, dengan jenis-jenis tertentu.

Sementara itu, pengelola sebuah supermarket di Bontang yang menjual mi instan asal Korea Selatan  menyebut, produk yang dia jual memiliki izin dari BB POM dengan label halal. Mi instan itu bukan termasuk produk yang mengandung babi.

“Produk yang kami jual layak konsumsi dan disuplai dari PT Azamindo yang berada di Bontang,” kata Reza selaku manajer supermarket tersebut.

Terpisah, Kepala BB POM Samarinda, Fanani Mahmud menjelaskan, setelah menerima surat edaran dari Badan POM pada 15 Juni dengan nomor IN.08.04.532.06.17.2432 untuk menarik peredaran mi instan asal  luar negeri yang mengandung babi, pihaknya pun langsung terjun ke lapangan untuk mengecek pasar untuk menarik produk-produk tersebut bila ditemukan. Namun dari hasil pantauan, tak satu pun pihaknya menemukan produk-produk tersebut sampai saat ini di Samarinda. 

“Sudah ada 18 titik yang kami datangi, mulai dari distributor hingga ritel-ritel,” jelas Fanani kepada media ini, Senin (19/6) kemarin.

Fanani mengatakan, sampai saat ini, pihaknya masih melakukan sidak di Samarinda. Namun bukan hanya ibu kota, kabupaten atau kota di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim) pun akan mereka sidak sebelum memasuki Hari Raya Idulfitri. Tanpa terkecuali Bontang pun akan mereka sidak, meski ia belum bisa menentukan hari dalam  monitoring tersebut.

 “Dalam waktu dekat ini untuk mengecek produk tersebut di Bontang, yang seperti biasa dalam kegiatan tersebut kami akan bekerja sama dengan Diskes (Dinas Kesehatan, Red.) Bontang dan Diskop UKMP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah, dan Perdagangan, Red.),” paparnya. (ver/*/ak)        

Beberapa produk menunjukkan positif terdeteksi mengandung DNA babi yaitu:

No. / Nama Dagang / Nama Produk / Nomor Izin Edar / Importir
1. Samyang Mi Instan U-Dong / BPOM RI ML 231509497014 / PT. Koin Bumi
2. Nongshim Mi Instan (Shim Ramyun Black) / BPOM RI ML 231509052014 / PT Koin Bumi
3. Samyang Mi Instan Rasa Kimchi / BPOM RI ML 231509448014 / PT. Koin Bumi
4. Ottogi Mi Instan (Yeul Ramen) / BPOM RI ML 231509284014 / PT. Koin Bumi                                                                            


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 00:15

Terkait Temuan Pelanggaran ASN, Panwaslu Rekomendasikan ke Sekda

BONTANG – Panwaslu Kota Bontang telah menyelesaikan klarifikasi atas temuan terkait dugaan pelanggaran…

Minggu, 25 Februari 2018 00:14

MUI: Warga Bontang Jangan Golput

BONTANG –Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang imbau agar masyarakat Bontang menggunakan hak pilihnya…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:30

Bonceng Anak Tanpa Gunakan Helm, Satlantas Tegur 100 Pengendara

BONTANG – Sebanyak 100 pengendara motor yang kedapatan membonceng anak di bawah umur dengan tidak…

Jumat, 23 Februari 2018 00:20

Mau Pesta Ganja, Tujuh Pemuda Digerebek

  BONTANG – Sebanyak tujuh orang pemuda yang hendak berpesta ganja diamankan oleh Sat Resnarkoba…

Jumat, 23 Februari 2018 00:16

Satu ASN di Bontang Diperiksa Panwaslu

BONTANG – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bontang diperiksa oleh Panwaslu…

Kamis, 22 Februari 2018 00:44

TNK Akan Update Data Warga Perambah

BONTANG – Taman Nasional Kutai (TNK) akan mendata warga yang sudah merambah wilayah TNK. Hal tersebut,…

Kamis, 22 Februari 2018 00:43

Haru Menghiasi Perpisahan Tersangka dan Keluarga

MESKI sempat dibuat geram dengan perbuatan tersangka yang telah menembak orang utan hingga menyebabkan…

Kamis, 22 Februari 2018 00:42

SADIS!!! Ditembak Bergiliran dan Membabi Buta

BONTANG – Sebanyak 26 adegan rekonstruksi dilakukan oleh empat tersangka penembak orang utan hingga…

Kamis, 22 Februari 2018 00:42

Ini Penyebab Minibus Avanza Ludes Terbakar

BONTANG – Kebakaran minibus Avanza yang terjadi di kilometer 8 Bontang-Samarinda dua hari lalu…

Kamis, 22 Februari 2018 00:40

Mengenal Lebih Dekat Kajari Bontang Definitif, Agus Kurniawan

Menjadi jaksa bukanlah hal yang mudah. Perlu perjuangan untuk bisa mewujudkan mimpi hingga berada di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .