MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

PEMKOT

Kamis, 13 Juli 2017 00:15
HEBAT!!! Pemkot Raih Pastika Parama

Penghargaan Bidang Kesehatan, Komitmen Terapkan Perda KTAR

APRESIASI KEMENKES: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menerima penghargaan Pastika Parama dari Menteri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek, kemarin (12/7) pagi.(WELLY SUJONO/HUMAS PROBOLINGGO)

PROKAL.CO, Kinerja Pemkot Bontang kembali mendapatkan apresiasi. Setelah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim, kemarin (12/7), giliran penghargaan di bidang kesehatan diraih.

SEJAK 2012, Pemkot Bontang sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTAR). Di beberapa titik, utamanya ruang publik, perokok tidak bisa seenaknya mengepulkan asap rokok. Seperti di rumah sakit, kantor pemerintahan, sekolah, angkutan umum, maupun arena kegiatan anak.

Dalam perda tersebut tidak hanya diperkenankan merokok, tapi juga menjual, maupun mempromosikan rokok. Bagi yang melanggar dapat dikenakan sanksi, mulai dari teguran hingga pencabutan izin.

Sempat dinilai mandul pada 2015 lalu, Perda KTAR kembali digalakkan pada pemerintahan Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Basri Rase. Hasilnya, Pemkot Bontang meraih penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Penghargaan itu diserahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek kepada Neni di The Alana Hotel and Convention Centre, Yogyakarta, kemarin (12/7). Dalam acara itu juga dihelat pertemuan aliansi bupati/wali kota.

Diketahui, Pastika Parama merupakan penghargaan tertinggi untuk daerah yang sudah menerapkan KTAR. Sementara daerah yang sudah memiliki perda namun penerapannya belum optimal diberikan Pastika Parahita. Sedangkan Pastika Paramesti untuk daerah yang baru membentuk perda.

“Ini bentuk apresiasi Kemenkes untuk Pemkot Bontang karena telah menerapkan perda dan kebijakan lain untuk pengendalian konsumsi hasil tembakau atau rokok. Ke depan, kita harus lebih berkomitmen untuk menerapkan KTAR,” kata Neni.

Wali kota berlatar belakang dokter itu mengungkapkan bahwa sudah sepantasnya masyarakat menjauhi rokok. Pasalnya, tak dimungkiri bahwa rokok merupakan salah satu penyebab penyakit, seperti TBC dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Istri Sofyan Hasdam itu bahkan bertekad agar tidak ada lagi iklan rokok di median jalan ataupun tempat strategis. “Semoga dengan adanya penghargaan ini, seluruh masyarakat Kota Bontang akan semakin sadar bahaya yang bisa disebabkan oleh rokok. Juga berkomitmen untuk stop merokok sekarang juga,” tegasnya.

Berdasarkan data dari Kemenkes, dari 515 kabupaten/kota, 259 di antaranya telah memiliki regulasi tentang KTAR. Dari jumlah itu, 154 daerah menerapkan perda. Rinciannya 65 daerah mengimplementasikan. Sisanya sebatas memiliki peraturan wali kota atau bupati. 

Penghargaan ini juga disambut baik oleh warga Bontang. Mereka memberikan komentar di akun Facebook Neni Moerniaeni yang mem-posting penerimaan penghargaan. “Selamat ya Bontang dan Bu Wali Kota beserta seluruh jajaran pejabat dan pegawai Kota Bontang atas prestasi yang dicapai ini. Ayo stop merokok,” tulis akun Haryono Tok.

“Luar biasa bunda (Neni). Ayo kita matikan (rokok) sebelum mematikan,” kata Andi-e Muh. “Selamat bunda (Neni). Salut, semoga Bontang semakin baik dan maju, sehatki bunda memimpin Bontang,” kata Asykurniati Kulau. (adv/edw)


BACA JUGA

Rabu, 13 September 2017 17:49

Dokter Cilik Pion Kesehatan di Sekolah

BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara resmi membuka Lomba Dokter Cilik Tingkat Kota Bontang…

Rabu, 13 September 2017 17:47

Jaga Persatuan, Kesatuan dan Tolak Berita Hoax

BONTANG- Komitmen untuk menggiatkan salat subuh berjemaah di masjid terus dilakukan oleh Wali kota Bontang…

Rabu, 13 September 2017 17:44

Wawali Hadiri HUT ke-58 PEPABRI

BONTANG-  Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58  Persatuan Purnawirawan Angkatan…

Senin, 11 September 2017 17:09

Wali Kota Pantau Penataan Wisata Mangrove

BONTANG – Kegiatan Jumat Bersih kembali diadakan di daerah Kelurahan Berbas Pantai, Jumat (8/9)…

Senin, 11 September 2017 17:07

Neni Apresiasi Kerja Tim

BONTANG – Hari ketiga pendistribusian gas elpiji 3 kilogram  dengan harga jual Rp 18 ribu…

Jumat, 08 September 2017 00:12

Kemenag-Pemkot Imbau Keluarga Tak Jemput Jemaah Haji di Balikpapan

BONTANG – Tak lama lagi, jemaah haji Bontang akan kembali ke tanah air. Untuk itu, Kementerian…

Jumat, 08 September 2017 00:09

Neni Buka Rapat Koordinasi TIM PORA

BONTANG – Rapat Koordinasi Tim Pengawas Orang Asing (TIM PORA) tingkat Bontang tahun 2017 digelar,…

Jumat, 08 September 2017 00:08

Wali Kota Kukuhkan Pengurus Pelita

BONTANG – Kemarin (7/9), Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengukuhkan 18 orang yang tergabung…

Kamis, 07 September 2017 18:41

Pemkot Tata Wisata Kuliner Berbas Pantai

Warung-warung wisata kuliner Sarabba yang berlokasi di Kelurahan Berbas Pantai Minggu (3/9) kamarin…

Kamis, 07 September 2017 18:39

KUPA-PPAS Perubahan APBD Resmi Disepakati

BONTANG - Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .