MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 18 Juli 2017 00:05
Mahasiswi UGM Ciptakan Aplikasi "Ternak Q"

Cara Mudah Mendata Hewan Ternak

MUTAKHIR: Kedua mahasiswi UGM yang menciptakan aplikasi Ternak Q terlihat sedang meninjau salah satu peternakan yang ada di wilayah Sangatta Selatan.(IST)

PROKAL.CO, SANGATTA- Mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbuah manis. Pasalnya, kedua mahasiswi tersebut, Anggita Tiara Sandi di Fakultas Peternakan dan Dina Haniyah di Fakultas MIPA berhasil membuat website sensus ternak secara online di Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutim.

Pada dasarnya Anggita berbekal ilmu Peternakan merasa heran saat melakukan pembinaan kepada para peternak di Desa Sangatta Selatan. Dikarenakan hampir seluruh peternak yang dikunjungi tidak memiliki data jelas terkait perkembangan ternak.

Bahkan mahasiswi asal Balikpapan ini awalnya hanya melakukan sensus ternak secara manual dengan menggunakan kartu sensus. Namun melihat proses terlalu ribet, Dina Haniyah yang juga mahasiswi UGM Fakultas MIPA jurusan ilmu komputer ini akhirnya mencoba berkolaborasi dengan memindahkan kartu ternak manual ke online dengan aplikasi Terna-Q, yakni sebuah website yang dapat membantu peternak mendata hewan peliharaan.

“Website aplikasi Terna-Q, di buat untuk membantu para peternak agar dapat meningkatkan populasi dan produktifitas ternak, saat ini Terna-Q masih bersifat portal website. Ke depan kita akan tingkatkan menjadi bentuk aplikasi guna mempermudah pengguna aplikasi tersebut,” ujar Dina didampingi Anggita.

Dina menambahakan pada penggunaan aplikasi Ternak-Q, ada tantangan terbesar bagi para peternak apalagi dalam hal penggunaan teknologi, karena menurutny sebagian besar peternak masih belum memahami penggunaan aplikasi utamanya digital.Oleh karena itu, tim langsung turun kelapangan untuk membina para peternak dalam penggunaan aplikasi.  

“Mereka semangat belajar teknologi baru ini, peternak antusias dengan inovasi digital. Semoga dengan aplikasi ini dapat membantu peternak di wilayah Desa Sangatta Selatan dan Kutim,”. harap Dina Haniyah.    

Ketua KKN PPM mahasiswa UGM Fathi Almirhea mengatakan setelah dilakukan survey dalam penyesuaian program yang tepat di Desa Sangatta Selatan, tim menemukan beberapa masalah. Selanjutnya KKN PPM UGM membagi 4 subbagian keilmuan seperti tekhnologi, sosial humaniora, medika dan agro. Permasalahan yang ditemukan adalah bidang peternakan, perikanan dan pertanian (agro).

“Warga desa banyak bergerak dibidang Agro dengan system pengairan masih menggunakan tadah hujan dan tim mengarahkan warga untuk pengembangan budidaya jamur dengan harga yang menjanjikan dan tidak mengunakan air yang terlalu banyak,” jelas Fathi Almirhea mahasiswa Geografi didampigi Pandu Wicaksono selaku humas KKN PPM UGM.

Rencananya KKN PPM UGM 2017 ini berakhir pada awal Agustus mendatang, namun kerjasama pembelajaran pemberdayaan masyarakat ini akan terus dilanjutkan hingga 5 tahun kedepan. (hms8/ver)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .