MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

PEMKOT

Selasa, 18 Juli 2017 00:13
Pastikan On Progres, Wali Kota Monitoring Kegiatan DAK
MONITORING DAK: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat melaksanakan monitoring beberapa kegiatan yang pendanaannya bersumber dari DAK didampingi kepala OPD terkait. (INDRA/HUMAS)

PROKAL.CO, BONTANG- Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni didampingi Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Emlizar Muchtar dan Asisten Administrasi Umum Hj Sarifah Nurul Hidayati serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang, melakukan monitoring untuk melihat langsung proses pembangunan layanan pablik melalui dana DAK tersebut. Serta memastikan pembangunan yang pendanaannya melalui DAK berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) yang mengamanatkan bahwa, per Tanggal 21 Juli 2017 seluruh pembangunan fasiltas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), harus terserap 75 persen dari  30 persen uang muka yang telah diberikan kepada daerah melalui OPD terkait.

Sidak yang berlangsung Senin (17/7) pagi kemarin, diawali kegiatan pembangunan Puja Sera di Area Wisata Hutan Mangrove dan Pembangunan Gedung SDN 005 Kelurahan Berbas Pantai, serta pembangunan Puskesmas Bontang Selatan 2.

Kepada media ini, Neni Moerniaeni mengaku puas, karena dari hasil pantauannya kemarin, hampir seluruh pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui DAK telah on progres. Namun demikian, pengerjaan kegiatan melalui DAK ini harus terus dipantau sehingga penyelesaiannya tepat waktu. Hal tersebut penting karena menurut wali kota, apabila pengerjaannya lewat dari waktu yang telah ditentukan, maka kelanjutan pembangunan semua kegiatan tersebut akan membebani APBD Kota Bontang.

“Sengaja saya melakukan monitoring supaya DAK ini betul-betul tidak mengganggu APBD Kota Bontang. Karena kalau kita telah melakukan kontrak dengan penyelenggara kegiatan dalam hal ini kontraktror, kemudian dalam pelaksanaanya tidak sesuai dengan PMK maka pembiayaan selanjutnya akan dibebankan ke APBD Kota Bontang. Nah, saya tidak mau hal tersebut terjadi, makanya saya akan terus melakukan monitoring dengan melihat langsung kelapangan,” ujarnya.

Disampaikan Wali Kota Neni Moerniaeni, bahwa monitoring ini tidak hanya untuk memastikan pembangunan fasiltas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah melalui DAK ini berjalan dengan baik saja, tetapi juga dimanfaatkan untuk memotivasi seluruh pekerja yang terlibat agar tetap semangat dan bekerja dengan sepenuh hati, serta bekerja tidak setengah-setengah. Mengingat dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut bukanlah dana yang sedikit, serta bangunan yang dibangun tersebut merupakan kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak boleh lengah, akan tetapi harus terus kelapangan untuk memantau perkembangan pelaksanaan pembangunan melalui DAK tersebut. Meskipun dalam perencanaan akan selesai pada waktunya, akan tetapi monitoring terus akan saya lakukan. Alhamdulillah, penyerapannya ada yang lebih, namun ada juga penyerapannya masih kurang. Untuk itu, bagi yang masih kurang saya minta dalam beberapa hari ini harus selesai. Bagi yang telah sesuai penyerapannya, agar tetap konsisten sehingga benar-benar selesai tepat waktu,” tegasnya.

Selanjutnya Neni Moerniaeni juga menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang, agar turut memantau perkembangan pembangunan yang ada di OPD-nya, khususnya pembangunan yang menggunakan DAK. Serta mengidentifikasi dan mencari solusi apabila ada kendala dalam pelaksanaannya, dengan terus menyampaikan laporan tertulis dan tidak tertulis kepada wali kota. (hms7)


BACA JUGA

Senin, 11 September 2017 17:09

Wali Kota Pantau Penataan Wisata Mangrove

BONTANG – Kegiatan Jumat Bersih kembali diadakan di daerah Kelurahan Berbas Pantai, Jumat (8/9)…

Senin, 11 September 2017 17:07

Neni Apresiasi Kerja Tim

BONTANG – Hari ketiga pendistribusian gas elpiji 3 kilogram  dengan harga jual Rp 18 ribu…

Jumat, 08 September 2017 00:12

Kemenag-Pemkot Imbau Keluarga Tak Jemput Jemaah Haji di Balikpapan

BONTANG – Tak lama lagi, jemaah haji Bontang akan kembali ke tanah air. Untuk itu, Kementerian…

Jumat, 08 September 2017 00:09

Neni Buka Rapat Koordinasi TIM PORA

BONTANG – Rapat Koordinasi Tim Pengawas Orang Asing (TIM PORA) tingkat Bontang tahun 2017 digelar,…

Jumat, 08 September 2017 00:08

Wali Kota Kukuhkan Pengurus Pelita

BONTANG – Kemarin (7/9), Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengukuhkan 18 orang yang tergabung…

Kamis, 07 September 2017 18:41

Pemkot Tata Wisata Kuliner Berbas Pantai

Warung-warung wisata kuliner Sarabba yang berlokasi di Kelurahan Berbas Pantai Minggu (3/9) kamarin…

Kamis, 07 September 2017 18:39

KUPA-PPAS Perubahan APBD Resmi Disepakati

BONTANG - Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan…

Kamis, 07 September 2017 18:37

Elpiji 3 Kilo Langka, Wali Kota Gelar Operasi Pasar

BONTANG – Langkanya pasokan gas elpiji di Kota Taman, mendapat perhatian dari Pemkot Bontang.…

Rabu, 06 September 2017 19:33

Empat Sekolah Ikuti Penilaian Sekolah Sehat Provinsi

BONTANG – Dukung program peningkatan derajat kesehatan dan kecerdasan anak tingkat TK hingga SMA/MA,…

Rabu, 06 September 2017 19:32

Dapat Dana Pembangunan Pasar Modern

JAKARTA – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .