MANAGED BY:
KAMIS
27 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Selasa, 18 Juli 2017 00:16
Pemkot Tak Ingin Berutang Lagi ke Rekanan, Klausul Baru Kontrak Antisipasi Rasionalisasi Anggaran
BERI PENJELASAN: Kabag ULP Amiruddin (paling kiri), didampingi Indra Nopika Wijaya Kasubag Pengadaan Konstruksi (tengah), dan Andi Hasanuddin Akmal Sekretaris ULP (kanan) menjelaskan klausul baru yang sempat dipersoalkan sejumlah kontraktor.(NUGRAH/BONTANG POST)

PROKAL.CO, ockquote>

“Walaupun pusat sudah keluarkan perpres (Peraturan Presiden) semisal tentang alokasi anggaran, karena kami sudah ketergantungan migas, kadang yang sudah dijanjikan ternyata realisasinya tidak sesuai,” Amiruddin , Kepala Bagian ULP Pemkot Bontang

BONTANG – Klausul baru dalam dokumen lelang bidang konstruksi di situs lpsebontangkota.go.id yang  disoal sejumlah kontraktor terjawab.  Itu dilakukan untuk mengantisipasi manakala adanya rasionalisasi anggaran atau transfer dana yang berkurang dari pusat.

Imbauan ini sejatinya memudahkan  calon penyedia jasa yang akan melakukan penawaran agar  tidak merasa dirugikan, sekaligus agar Pemkot tidak berutang ke kontraktor seperti 2016 lalu.

Kepala Bagian Unit Layanan dan Pengadaan (ULP) Pemkot Bontang Amiruddin saat ditemui di ruangannya, Senin (17/7)  menuturkan , APBD Bontang sangat tergantung dengan dana perimbangan, otomatis jalannya pembangunan sangat ditentukan dari  besar atau kecilnya kucuran dana dari pusat.

“Walaupun pusat sudah keluarkan perpres (Peraturan Presiden) semisal tentang alokasi anggaran, karena kami sudah ketergantungan migas, kadang yang sudah dijanjikan ternyata realisasinya tidak sesuai,” ungkapnya.

Paling tidak, kata dia pelelangan bidang konstruksi  dapat dilakukan terlebih dahulu minimal telah mendapat persetujuan dari DPRD walaupun belum ditetapkan dengan tenggat waktu sepuluh bulan, sembari menunggu kepastian anggaran. Namun apabila anggaran tidak tersedia praktis kegiatan tidak akan dilanjut.

“Jelas di dokumen lelang itu ada penjelasannya, tergantung  rekanan  kalau misalkan dia bersedia dan mampu ya silahkan ikut, kalau tidak ya tidak usah ikut  karena kami juga mengejar waktu,”ungkapnya.

Amir menjelaskan, apabila pekerjaan tengah berjalan seperti tahun lalu namun tiba-tiba terjadi defisit anggaran, otomatis pihaknya akan menyetop anggaran. Kontraktor pun tak memiliki kewenangan untuk menuntut. Ia mengaku dalam  dokumen klausul baru tersebut tidak menjelaskan apabila terjadi defisit anggaran.

Ada dua opsi yang bisa dilakukan, pertama Pemkot akan membayar sesuai pekerjaan yang dilakukan atau meneruskan pekerjaan tapi pembiayaan seluruhnya oleh pihak rekanan, dimana pembayaran akan dilakukan pada tahun berikut.

“Sama seperti tahun  lalu, ya kami kembalikan lagi ke OPD-nya, di ULP hanya proses lelangnya. Kami akan melakukan percepatan proses lelang. Yang dipermasalahakan oleh teman-teman kontraktor kalau seandainya proses lelang telah terjadi dan penganggaran tidak tersedia, jadi proses lelang tidak kami lanjutkan,” pungkasnya.

 Kasubbag  Pengadaan bidang konstruksi  ULP Indra Nopika Jaya menambahkan, munculnya klausul baru pihaknya berpedoman pada pengalaman tahun lalu. Proses lelang sedang berjalan tiba-tiba ada instruksi untuk rasionalisasi anggaran lantaran darurat anggaran APBN yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Berimbas ke provinsi Bankeu ini juga otomatis ke APBD yang tergantung dana bagi hasil yang terlambat transfe. Otomatis kita mengubah sistem pembiayaan pembanguan di Kota Bontang. Makanya munculnya ini sebagai antisipasi, karena kondisi anggaran kita masih bisa goyang. Karena belum ada kepastian,” terangnya.

Sementara, Andi Hasanuuddin Akmal Sekretaris ULP meminta kepada calon penyedia jasa jika merasa keberatan di penjelasan langsung menanyakan. Selama ini kata dia, calon penyedia jasa tidak pernah bertanya, lantas mengeluarkan statemen di media sosial.

“Kalau ada keberatan itu disampaikan setelah mendaftar di LPSE. Nyatanya teman-teman itu tidak ada pertanyaan sama sekali, toh pada saat kita umumkan dan tidak menerima hasil keputisan teman-teman bisa menyanggah kita kasih waktu paling lama lima hari,” ungkapnya. (*/nug)


BACA JUGA

Kamis, 27 Juli 2017 00:22

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Tini Simorangkir (314 - Habis); Hobi Menyanyi, Pernah Sepanggung Maliq & D'Essentials

Berkat terlalu sering mengikuti perlombaan menyanyi, Tini Simorangkir pernah mendapat kejutan untuk…

Rabu, 26 Juli 2017 00:19

Kelompok Tani Berebut Lahan, DPRD Imbau Jangan Ada Aktivitas

BONTANG – Perselisihan memperebutkan lahan terjadi antara beberapa kelompok tani. Kemarin (25/7),…

Rabu, 26 Juli 2017 00:16

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Hamdani (313); Semangat Menuntut Ilmu, Kegagalan Bukan Halangan

Meski sempat beberapa kali gagal melanjutkan kuliah S2 lewat jalur beasiswa, namun tak menyurutkan semangat…

Selasa, 25 Juli 2017 00:21

DPRD: Angkat Non PNS Jadi P3K

BONTANG – Penerapan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Selasa, 25 Juli 2017 00:20

Aliansi Mahasiswa Bontang Demo Kejari

BONTANG – Belasan mahasiswa Bontang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bontang dan Forum Badan…

Selasa, 25 Juli 2017 00:19

Pansus RTRW Sidak Cibodas

BONTANG –Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Bontang tentang Rencana…

Selasa, 25 Juli 2017 00:18

50 Tower BTS Belum Berizin

BONTANG – Gabungan Komisi yang terdiri atas Komisi II dan III DPRD memanggil Dinas Perhubungan…

Senin, 24 Juli 2017 19:45

Abdul Kadir Tappa Minta Honorer Jadi Prioritas

BONTANG – Tenaga honorer di Bontang diusulkan untuk dapat diprioritaskan menempati hunian Rumah…

Senin, 24 Juli 2017 19:42

Kisah Inspiratif Warga Bontang : dr Jasa Nita Listiana(312); Dokter Sekaligus Pengusaha Burger

Menjadi seorang dokter merupakan impian banyak orang. Namun apa jadinya jika seorang dokter menjadi…

Senin, 24 Juli 2017 00:51

Bontang Juara Umum Pentas PAI Kaltim

BONTANG – Putra-putri Bontang kembali membawa nama harum Kota Taman. Kali ini para perwakilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .