MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 13 Agustus 2017 00:01
Jarak Halte Bus Perusahaan Diatur Ulang

Untuk Mengurai Kemacetan di Jam Padat

DIATUR ULANG: Pengaturan ulang jarak halte bus perusahaan, sebagai solusi mengurai kemacetan di Jalan Yos Sudarso, Sangatta. (ist)

PROKAL.CO, SANGATTA - Saat jam masuk dan pulang karyawan perusahaan pertambangan, menjadi waktu yang padat di Jalan Yos Sudarso. Pasalnya puluhan kendaraan angkutan perusahaan, baik bus maupun armada lainnya berbaur dengan kendaraan umum di jalan protokol Sangatta. Tak ayal, kemacetan pun kerap terjadi, khususnya di titik-titik perhentian angkutan karyawan perusahaan itu.

Menyikapi hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) berencana akan mengatur ulang jarak halte atau tempat perhentian angkutan karyawan tersebut.

"Saat ini kami (Dishub, Red.) tengah mengkaji kemungkinan mengatur ulang jarak antar halte perhentian bus perusahaan, yang beroperasi pada jalan protokol di Kota Sangatta. Kajian ini dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi pada pertemuan Forum LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) Kutim," ujar Kepala Dishub Kutim, Ikhsanuddin Syarpi didampingi Kabid Darat Failu.

Dia menerangkan, saat ini jarak antara halte penghentian bus perusahaan dengan halte berikutnya sekitar 400 meter hingga 500 meter. Kondisi jarak antara halte bus ini kemungkinan akan dirubah menjadi  750 meter hingga 1 kilometer. Sementara pihak PT Kaltim Prima Coal (KPC) selaku pengguna angkutan bus berkapasitas 60 kursi, mengusulkan jarak henti halte menjadi 2 kilometer. 

"Tapi kalau jaraknya diperpanjang sampai dua kilometer, tidak mungkin. Karena terlalu jauh," sebutnya.

Kendati demikian, lanjut Failu, yang menjadi permasalahan saat ini adalah kondisi jalan Yos Sudarso yang merupakan jalur protokol di Kota Sangatta, sudah cukup padat karena aktivitas masyarakat. Belum lagi berderetnya pertokoan di sepanjang jalur tersebut. Sehingga jika bus akan berhenti untuk mengangkut atau menurunkan penumpang karyawan, terkadang harus berebut area dengan parkir kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan umum yang ada.

Hal ini tentu sangat membahayakan keselamatan jiwa pengendara maupun masyarakat pengguna jalan yang ada di sekitar lokasi penghentian bus. 

"Selain mengatur jarak halte, nanti perlu juga ada jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas," ucap Failu.

Dia juga menambahkan, dengan melakukan pengaturan ulang jarak halte perhentian bus perusahaan ini, nantinya akan dibuatkan batas perhentian dan parkir yang tidak boleh digunakan untuk berhenti bahkan parkir, baik oleh kendaraan pribadi ataupun kendaraan angkutan umum masyarakat.

Tetapi hanya khusus boleh digunakan bagi bus angkutan karyawan perusahaan. Sehingga saat bus perusahaan beraktivitas menurunkan atau mengangkut karyawan tidak lagi menimbulkan kemacetan. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .