MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 13 Agustus 2017 00:01
Jarak Halte Bus Perusahaan Diatur Ulang

Untuk Mengurai Kemacetan di Jam Padat

DIATUR ULANG: Pengaturan ulang jarak halte bus perusahaan, sebagai solusi mengurai kemacetan di Jalan Yos Sudarso, Sangatta. (ist)

PROKAL.CO, SANGATTA - Saat jam masuk dan pulang karyawan perusahaan pertambangan, menjadi waktu yang padat di Jalan Yos Sudarso. Pasalnya puluhan kendaraan angkutan perusahaan, baik bus maupun armada lainnya berbaur dengan kendaraan umum di jalan protokol Sangatta. Tak ayal, kemacetan pun kerap terjadi, khususnya di titik-titik perhentian angkutan karyawan perusahaan itu.

Menyikapi hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) berencana akan mengatur ulang jarak halte atau tempat perhentian angkutan karyawan tersebut.

"Saat ini kami (Dishub, Red.) tengah mengkaji kemungkinan mengatur ulang jarak antar halte perhentian bus perusahaan, yang beroperasi pada jalan protokol di Kota Sangatta. Kajian ini dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi pada pertemuan Forum LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) Kutim," ujar Kepala Dishub Kutim, Ikhsanuddin Syarpi didampingi Kabid Darat Failu.

Dia menerangkan, saat ini jarak antara halte penghentian bus perusahaan dengan halte berikutnya sekitar 400 meter hingga 500 meter. Kondisi jarak antara halte bus ini kemungkinan akan dirubah menjadi  750 meter hingga 1 kilometer. Sementara pihak PT Kaltim Prima Coal (KPC) selaku pengguna angkutan bus berkapasitas 60 kursi, mengusulkan jarak henti halte menjadi 2 kilometer. 

"Tapi kalau jaraknya diperpanjang sampai dua kilometer, tidak mungkin. Karena terlalu jauh," sebutnya.

Kendati demikian, lanjut Failu, yang menjadi permasalahan saat ini adalah kondisi jalan Yos Sudarso yang merupakan jalur protokol di Kota Sangatta, sudah cukup padat karena aktivitas masyarakat. Belum lagi berderetnya pertokoan di sepanjang jalur tersebut. Sehingga jika bus akan berhenti untuk mengangkut atau menurunkan penumpang karyawan, terkadang harus berebut area dengan parkir kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan umum yang ada.

Hal ini tentu sangat membahayakan keselamatan jiwa pengendara maupun masyarakat pengguna jalan yang ada di sekitar lokasi penghentian bus. 

"Selain mengatur jarak halte, nanti perlu juga ada jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas," ucap Failu.

Dia juga menambahkan, dengan melakukan pengaturan ulang jarak halte perhentian bus perusahaan ini, nantinya akan dibuatkan batas perhentian dan parkir yang tidak boleh digunakan untuk berhenti bahkan parkir, baik oleh kendaraan pribadi ataupun kendaraan angkutan umum masyarakat.

Tetapi hanya khusus boleh digunakan bagi bus angkutan karyawan perusahaan. Sehingga saat bus perusahaan beraktivitas menurunkan atau mengangkut karyawan tidak lagi menimbulkan kemacetan. (aj)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 05:53

Zerosix Park Hentak Sangatta

SANGATTA - Grup band jebolan Rising Star Indonesia 2, Zerosix Park sukses memukau warga Sangatta yang…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:05

Setelah 17 Tahun, Masyarakat Sambut Meriah 17-an

SANGATTA - Sejak Kutim dimekarkan, Sangatta Selatan belum pernah menggelar acara 17-an semeriah tahun…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:04

Waspada Sapi Berpenyakit Jelang Idul Adha

SANGATTA - Dinas Pertanian (Distan) Kutim meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya sapi…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:02

Bupati Wacanakan Buat Sayembara Lingkungan Terbersih

SANGATTA - Untuk menyemarakan peringatan Hut Kutai Timur (Kutim), Bupati Ismunandar mewacanakan bskal…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:02

Jelang Iduladha Daging Sapi Malah Langka

SANGATTA- Menjelang Hari Raya Qurban, daging sapi di pasaran terlihat langka. Di Pasar Induk Sangatta…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:01

Warga Ancalong Bersedia Dipindah Asal....

SANGATTA - Sejumlah warga di Desa Kelinjau Ilir dan Kelinjau Ulu Kecamatan  Muara Ancalong tidak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 23:59

Upaya Tangani Kasus Kenakalan Remaja, Pemkab Bentuk Tim Terpadu

SANGATTA - Kasus kenakalan pelajar usia remaja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini cukup memprihatikan.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:05

Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

SANGATTA – Semangat merah putih berkibar hingga ke Pantai Teluk Perancis, Kutim. Semangat itu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:04

Pinjaman Rp 350 Miliar ke BPD, Jangan Dipakai Menggaji TK2D

SANGATTA - DPRD Kutim tak begitu saja merestui peminjaman uang Rp 350 miliar Pemkab Kutim dari pemerintah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 00:02

Tak Ajukan Banding, Pembantai Istri dan Anak Terima Putusan Hakim

SANGATTA - Didi Sumardi alias  Didi alias Tingai, akhirnya resmi berstatus terpidana. Ya, pria…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .