MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Minggu, 20 Agustus 2017 00:23
Soal ASN yang Terlibat Dugaan Kasus Korupsi, Neni Konsultasi ke BKPP
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, BONTANG – Penetapan tersangka dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bontang dalam kasus dugaan mark up di Gedung DPRD, mendapat atensi khusus dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Meski begitu Neni tidak ingin buru-buru menjatuhkan sanksi.

Neni menegaskan keduanya, yakni FR dan KML masih aktif sebagai ASN. FR menjabat sebagai Sekretaris DPRD sedangkan KML kini bertugas di kantor camat. “Saat ini kami masih menyikapi dengan arif,” katanya.

Hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari Kejari Bontang ihwal penetapan keduanya sebagai tersangka. Sehingga pemerintah kata dia, belum menggelar rapat untuk menentukan status keduanya.

“Belum, belum ada pemberitahuan dari Kejaksaan. Jadi kami belum bisa menentukan status yang bersangkutan dalam kepegawaian,” ujar Neni.

Menurut Ketua DPD Golkar Bontang ini, untuk menentukan status pegawai Sekretaris DPRD, pihaknya jelas akan mengacu pada Undang-undang ASN, dengan pembahasan bersama Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Pun begitu, beberapa opsi diakuinya mulai disiapkan. Salah satunya penonaktifan yang bersangkutan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkot Bontang.

“Yang jelas hal ini akan kami konsultasikan. Apakah di nonaktifkan dulu dan nanti jika tidak terbukti bersalah dikembalikan lagi atau bagaimana. Sebab, kalau kita lihat tugas sekwan (sekretaris DPRD, Red.) itu kan berat,” terang Wali Kota.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Bontang resmi ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan eskalator oleh Kejari Bontang, pada Jumat (11/8) lalu, bersama tiga orang lainnya. Masing – masing KML sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), SM sebagai rekanan penyedia barang, serta NGH sebagai sub kontraktor rekanan.

Penetapan tersebut merupakan hasil ekspose tim penyidik Kejari Bontang yang dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kaltim, atas dugaan korupsi proyek pengadaan eskalator dengan plafon anggaran senilai Rp 2,9 miliar pada APBD tahun 2015. Dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,4 miliar. (*/nug)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 17:00

WADUH!!! Oknum Polisi Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba

BONTANG – Salah seorang oknum polisi yang merupakan anggota Polres Bontang bertugas di Polsek…

Senin, 20 November 2017 16:58

Kedapatan Kantongi Sabu, Seorang Pemuda Diciduk

BONTANG – Salah seorang pemuda yang sudah menjadi sasaran polisi, berhasil ditangkap karena membawa…

Minggu, 19 November 2017 00:30

Bertabur Doorprize, Tiga Unit Motor Menunggu Pemilik

BONTANG – Tiga unit sepeda motor matic serta puluhan hadiah menarik lainnya bakal tersaji di event…

Minggu, 19 November 2017 00:29

KPM Dapat Kartu Rekening

BONTANG – Nantinya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh kartu rekening sebagai saluran…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Proses Validasi PKH Minim Sosialisasi

BONTANG – Kurangnya sosialisasi dikeluhkan oleh calon penerima bantuan Program Keluarga Harapan…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Piton Tiga Meter Berhasil Dieksekusi

BONTANG – Teror ular di pemukiman warga kembali berhasil diamankan oleh petugas Dinas Pemadam…

Minggu, 19 November 2017 00:27

Selasa, Dissos-P3M Salurkan Santunan Kematian

BONTANG – Selasa (21/11) mendatang, sebanyak 220 orang akan menerima santunan kematian. Kasi Jaminan…

Sabtu, 18 November 2017 00:14

Senin,Polres Bontang Uji Coba Tilang dengan CCTv

BONTANG - Polantas Polres Bontang akan menerapkan sistem pemantauan arus lalu-lintas dengan bantuan…

Sabtu, 18 November 2017 00:12

Penerima PKH Berpotensi Bertambah

BONTANG – Berdasarkan data Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015 maka akan terjadi penambahan calon…

Sabtu, 18 November 2017 00:12

Potongan Tiket Hut Bontang Post Bisa Dimanfaatkan Lho...

BONTANG – Di event jalan sehat dalam rangka perayaan HUT ke-7, Minggu (19/11) besok, Bontang Post…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .