MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Minggu, 27 Agustus 2017 00:05
WASPADA!!! Di Kutim Kejahatan Seksual pada Anak Meningkat

Delapan Bulan, Kejari Catat 25 Kasus

PROKAL.CO, SANGATTA - Kejahatan seksual terhadap anak makin menjadi. Pasalnya, hingga Agustus sebanyak 25 kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Kutai Timur (Kejari Kutim).

Kajari Kutim Mulyadi mengaku, miris dengan fenomena  kasus kejahatan seksual terhadap anak di Kutim. Karena, untuk tahun ini terjadi peningkatan jumlah kasus.

"Selama satu dua bulan ini, lagi banyak kasus asusila yang kami terima," aku Mulyadi didampingi Kasi Pidana Umum Amanda.

Mirisnya, lanjut dia, dari beberapa kasus ternyata pelakunya merupakan orang dekat korban sendiri. Seperti ayah tiri, saudara, atau majikan tempat orang tua korban bekerja.

"Makanya kami lihat kasusnya. Jika perbuatan pelaku berat dan berulang, apalagi punya hubungan keluarga dengan korban, pemberian hukuman berat jadi pertimbangan. Termasuk penerapan pasal kebiri. Seperti kasus ayah yang menyetubuhi anak tirinya, yang kami tuntut dua belas tahun," sebutnya.

Mulyadi mengatakan, fenomena tingginya kasus kejahatan seksual terhadap anak ini, kuat dugaan karena lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak mereka. Padahal orang tua wajib memantau perilaku dan kondisi anak. Selain itu, juga perlunya pengawasan terhadap perilaku orang-orang dekat, seperti tetangga dan juga teman dekat atau teman sepermainan anak. Terlebih, perilaku salah orang tua dengan membebaskan anak berpacaran juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kejahatan seksual terhadap anak. 

"Lemahnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap anak juga menjadi penyebab anak berperilaku menyimpang dalam pergaulan. Sehingga membuat anak terjerumus pada upaya kejahatan atau kriminal," ujar Mulyadi.

Selain itu, sebagai upaya pencegahan, tambah dia, sosialisasi terkait pencegahan tindak pelecehan dan kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta kenakalan anak juga perlu ditingkatkan.

Meskipun benteng utama dalam mencegah kasus tersebut adalah kembali lagi pada orang tua dan keluarga. Serta anak selalu diiringi penguatan pada pembekalan agama di lingkungan keluarga. Sehingga tak hanya orang tua sebagai panutan, akan tetapi anak juga memahami bahwa harus berperilaku hidup dan berteman secara sehat.

"Penguatan terhadap anak itu harus dari dalam rumah. Kami dan pemerintah itu sifatnya hanya membantu," tutupnya. (aj)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 00:24

Gelar Pelatihan Jurnalistik Pelajar, PWI Kutim Gandeng Disdik

SANGATTA - Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Akhmadi Baharuddin mendukung program kerja Persatuan Wartawan…

Kamis, 21 September 2017 00:19

KUPA-PPAS APBD Perubahan Diketok, APBD Diproyeksikan Turun Rp 78 M

SANGATTA – Rancangan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara…

Kamis, 21 September 2017 00:18

Pungutan RT akan Diambil Alih

SANGATTA - Pungutan sampah yang diterapkan sebagain RT kepada warganya kemungkinan akan diambilalih…

Kamis, 21 September 2017 00:17

Pajak Menunggak, Kendaraan Ditilang

SANGATTA - Masyarakat Kutim yang belum membayar pajak kendaraan mati, maka segera mengurusnya. Pasalnya,…

Kamis, 21 September 2017 00:16

Kutim Belum Memiliki Terminal Umum, Bus Nongkrongnya di Sini....

SANGATTA - Terpaksa bus angkutan umum yang melayani beberapa rute di Kutim memarkir kendaraannya di…

Rabu, 20 September 2017 00:53

WADUH..!! Hutan Mangrove Dibabat untuk Sawit

SANGATTA - Berubahnya lahan produktif menjadi kebun kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bukan…

Rabu, 20 September 2017 00:52

Gara-Gara Pejabat Malas Pimpin Apel, Banyak PNS Belum Disiplin

SANGATTA - Sorotan masyarakat terkait masih banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum bisa menjalankan…

Rabu, 20 September 2017 00:51

Sudah Final, Ini Nama Resmi Masjid Agung Sangatta

SANGATTA - Setelah sekian lama menunggu nama Masjid Agung Sangatta yang berlokasi di Perkantoran Bukit…

Rabu, 20 September 2017 00:50

Banyak Sekolah Kekurangan SDM

SANGATTA - Sekolah tingkat SMA/SMK di Kutim kian marak yang kekurangan tenaga pengajar. Terlebih, sejak…

Rabu, 20 September 2017 00:49

Sistem Penilaian Umum, Kuota Khusus TK2D Minim

SANGATTA – Pemkab Kutim mengaku tak dapat berbuat banyak agar pegawai TK2D yang sudah lama mengabdi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .