MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 04 September 2017 17:18
Wajib Terus Waspada Malaria, Pemkab Bagikan Kelambu

Kutim Kini Zona Hijau Malaria

ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Malaria merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Kutim menjadi salah satu daerah endemik penyakit berbahaya tersebut.

Salah satu faktor pemicu adalah gencarnya pembukaan lahan. Bahkan Kutim sempat berada di zona merah kawasan endemik. Namun predikat itu telah berubah, kini Kutim menjadi zona hijau berkat beberapa program pencegahan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). 

Sekretaris Dinkes Haryati mengatakan, untuk mencegah merebaknya malaria, pihaknya berencana menjalankan program pembagian kelambu bagi masyarakat, khususnya di daerah yang dinilai masih rawan. Diantaranya, Kecamatan Busang, Batu Ampar, dan Sandaran. 

"Kawasan yang disasar untuk program ini memang yang dianggap masih cukup rawan," kata Haryati.
Kata dia, rencana program tersebut telah berupaya dimatangkan melalui forum diskusi. Baru-baru ini pihaknya menggelar panduan pelaksanaan pekan kelambu massal fokus anti nyamuk. Kegiatan tersebut untuk menginformasikan tahapan pelaksanaan dan membuat rencana pembiayaan pendistribusian ke masyarakat.

"Melalui perencanaan itu, kebutuhan kader dan kebutuhan biaya pelaksanaan pekan kelambu massal fokus dapat terlaksana sesuai rancangan," katanya.

"Ini menjadi proses pengendalian maria menuju tahap eliminasi," sambung dia.

Sementara itu, Project Officer Program Malaria Muhammad Mudin mengatakan Kutim termasuk salah satu kabupaten dengan endemis tinggi penyebaran malaria.
"Karena pembukaan lahan yang sempat gencar," katanya. 

Kendati saat ini Kutim masuk zona hijau endemik malaria, namun proses pencegahan wajib terus dilakukan. Sehingga penyebaran penyakit ini kian termininalisir.
"Makanya kita harus terus waspada, khususnya di desa yang berpotensi menjadi sumber penyebaran," ujarnya. 

Salah satu langkah pencegahan adalah dengan menghilangkan kontak nyamuk dengan manusia. Caranya dengan penggunaan kelambu.
"Kalau tidak ada gigitan nyamuk, maka tidak akan ada malaria," terangnya.

Mudin menambahkan, nantinya ada mekanisme kelompok tidur. Yakni setiap dua orang mendapatkan satu kelambu di satu kamar. Biasanya perlu dua kelambu dalam satu rumah. Pendistribusian kelambu akan dilaksanakan serentak di 10 desa. Dinkes bersama camat dan petugas puskesmas berperan besar dalam memaksimalkan program ini. "Lintas sektor ini menjadi motor penggerak masyararakat. Orang kesehatan tidak bisa bekerja sendiri jadi harus didukung," tambahnya. (hd)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 00:10

WOW!!! Puluhan Ribu Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos

SANGATTA - Puluhan ribu warga Kutim terancam tak bisa ikut mencoblos di Pilgub Kaltim 2018. Pasalnya,…

Selasa, 16 Januari 2018 00:09

Penerbangan Sangatta- Balikpapan Terhenti

SANGATTA- Pesawat perintis Sangatta kembali mogok. Penerbangan printis bersubsidi Tanjung Bara-Balikpapan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:08

WASPADA!!! Wahau Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

SANGATTA - Tidak hanya Sangatta dan Bengalon, Muara Wahau juga menjadi sarang anyar peredaran narkoba.…

Selasa, 16 Januari 2018 00:06

5 Ribu Warga Divaksin Anti Difteri

SANGATTA - Animo masyarakat mengikuti program suntik massal vaksin anti difteri terbilang tinggi. Di…

Selasa, 16 Januari 2018 00:04

Kutim Minim Wisatawan Asing

SANGATTA - Pariwisata di Kutim tampaknya belum sepenuhnya menarik minat wisatawan mancanegara. Dari…

Selasa, 16 Januari 2018 00:01

Polres Jemput Bola Pengurusan SKCK

SANGATTA – Masyarakat ternyata masih banyak yang belum sejalan dengan keinginan pemerintah dan…

Senin, 15 Januari 2018 18:36

Setelah Disorot, Jalan Rusak Sangatta-Bengalon Langsung Digarap

SANGATTA- Usai disorot masyarakat, jalan poros Sangatta-Bengalon yang nyaris putus akhirnya diperbaiki.…

Senin, 15 Januari 2018 18:32

Rutan Polres Kutim Overload

SANGATTA - Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan saat bersilahturahmi dengan para wartawan di Sangatta…

Senin, 15 Januari 2018 18:28

Harga Sembako Naik

SANGATTA - Tahun baru harga baru. Harga yang ditawarkan cenderung lebih tinggi dari sebelumnya. Sampai…

Senin, 15 Januari 2018 18:24

Kawasan Folder Jadi Tempat Maksiat

SANGATTA- Polder Jalan Ilham Maulana Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara kembali mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .