MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 04 September 2017 17:18
Wajib Terus Waspada Malaria, Pemkab Bagikan Kelambu

Kutim Kini Zona Hijau Malaria

ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Malaria merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Kutim menjadi salah satu daerah endemik penyakit berbahaya tersebut.

Salah satu faktor pemicu adalah gencarnya pembukaan lahan. Bahkan Kutim sempat berada di zona merah kawasan endemik. Namun predikat itu telah berubah, kini Kutim menjadi zona hijau berkat beberapa program pencegahan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). 

Sekretaris Dinkes Haryati mengatakan, untuk mencegah merebaknya malaria, pihaknya berencana menjalankan program pembagian kelambu bagi masyarakat, khususnya di daerah yang dinilai masih rawan. Diantaranya, Kecamatan Busang, Batu Ampar, dan Sandaran. 

"Kawasan yang disasar untuk program ini memang yang dianggap masih cukup rawan," kata Haryati.
Kata dia, rencana program tersebut telah berupaya dimatangkan melalui forum diskusi. Baru-baru ini pihaknya menggelar panduan pelaksanaan pekan kelambu massal fokus anti nyamuk. Kegiatan tersebut untuk menginformasikan tahapan pelaksanaan dan membuat rencana pembiayaan pendistribusian ke masyarakat.

"Melalui perencanaan itu, kebutuhan kader dan kebutuhan biaya pelaksanaan pekan kelambu massal fokus dapat terlaksana sesuai rancangan," katanya.

"Ini menjadi proses pengendalian maria menuju tahap eliminasi," sambung dia.

Sementara itu, Project Officer Program Malaria Muhammad Mudin mengatakan Kutim termasuk salah satu kabupaten dengan endemis tinggi penyebaran malaria.
"Karena pembukaan lahan yang sempat gencar," katanya. 

Kendati saat ini Kutim masuk zona hijau endemik malaria, namun proses pencegahan wajib terus dilakukan. Sehingga penyebaran penyakit ini kian termininalisir.
"Makanya kita harus terus waspada, khususnya di desa yang berpotensi menjadi sumber penyebaran," ujarnya. 

Salah satu langkah pencegahan adalah dengan menghilangkan kontak nyamuk dengan manusia. Caranya dengan penggunaan kelambu.
"Kalau tidak ada gigitan nyamuk, maka tidak akan ada malaria," terangnya.

Mudin menambahkan, nantinya ada mekanisme kelompok tidur. Yakni setiap dua orang mendapatkan satu kelambu di satu kamar. Biasanya perlu dua kelambu dalam satu rumah. Pendistribusian kelambu akan dilaksanakan serentak di 10 desa. Dinkes bersama camat dan petugas puskesmas berperan besar dalam memaksimalkan program ini. "Lintas sektor ini menjadi motor penggerak masyararakat. Orang kesehatan tidak bisa bekerja sendiri jadi harus didukung," tambahnya. (hd)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 00:21

Perda KTR Disosialisasikan Lebih Dulu

SANGATTA - Dengan telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh Dewan Perwakilan…

Jumat, 17 November 2017 00:20

INGAT!!! Semua Pelayanan Desa Gratis

SANGATTA - Semua pelayanan di kantor desa tak satupun yang dipungut biaya. Baik pembuatan rekomendasi,…

Jumat, 17 November 2017 00:19

MERISTA..!! Kutim Ternyata Tak Punya Terminal

SANGATTA - Saat ini Kutim tak lagi memiliki terminal kota. Pasalnya, terminal yang terletak di KM 3…

Jumat, 17 November 2017 00:19

Maju di Pilgub, Mahyunadi Dapat Dukungan Warga

SANGATTA -  Mahyunadi mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Kutim untuk bertarung dalam Pemilihan…

Jumat, 17 November 2017 00:18

Terkait Pengelolaan 15 Titik Pantau Adipura, Semua OPD Diminta Terlibat

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang meminta semua Organisasi Perangkat…

Jumat, 17 November 2017 00:17

Otak Perampokan MPI, Dibui 7,6 Tahun

  SANGATTA - Terbukti bersalah sebagai otak perampokan PT Multi Pasific Indonesia (MPI), Musliadi…

Jumat, 17 November 2017 00:14

Sarpras Sekolah di Sangsaka Masih Minim

SANGATTA – Sarana dan prasarana sekolah di Sangsaka (Sangkulirang, Sandaran, Kaubun, Kaliorang,…

Jumat, 17 November 2017 00:13

Alat Tangkap Minim, Hasil Laut Nelayan Belum Maksimal

SANGATTA – Hasil laut nelayan di Kutai Timur (Kutim) ini masih tergolong minim. Hal tersebut,…

Kamis, 16 November 2017 00:08

Jadi Jagoan Kutim, Mahyunadi Lobi Rizal ke Pilgub

SANGATTA - Ketua DPRD Kutim Mahyunadi yang belakangan viral di media sosial diisukan maju pilgub karena…

Kamis, 16 November 2017 00:07

Akhir Operasi Zebra, 1.368 Pengendara Langgar Aturan

SANGATTA - Masyarakat Kutim tampaknya masih belum memiliki kesadaran tinggi untuk menaati peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .