MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Kamis, 07 September 2017 00:18
Beli Gas 3 Kg, Wajib Bawa Kartu Miskin
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, ockquote>

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin,” Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap masyarakat mampu secara ekonomi yang selama ini masih ketergantungan menggunakan tabung gas elpiji kemasan 3 Kg, untuk segera beralih ke gas elpiji non subsidi kemasan 5 Kg atau 12 Kg. Kelangkaan yang terjadi beberapa hari terakhir merupakan salah satu imbas dari penggunaan elpiji  melon yang celakanya juga digunakan oleh masyarakat mampu. Padahal, sesuai regulasi yang ada elpiji melon diperuntukkan bagi warga miskin.

Politisi Golkar ini menuturkan, rencananya ia bakal melakukan koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semisal,  Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pendataan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin. Kami juga akan meminta Diskop-UKMP untuk memonitoring agen pendistribusian resmi tabung gas. Supaya lebih tertib lagi menjual ke pengecer,” tutur dia.

Menurutnya, ketersediaan elpiji melon di Bontang sedianya sudah cukup mengakomodir kebutuhan gas bagi warga miskin. Dia menyebut, kuota elpiji melon ada sekira 16 ribu tabung, belum lagi tambahan sebanyak 5 persen sebelum Iduladha lalu. Jika dikonversi,  nominal tambahan tabung gas elpiji melon sebanyak 800 tabung.  Jumlah ini sebenarnya sudah bisa  mencukupi kebutuhan elpiji bagi warga miskin.

“Tabung gas elpiji kemasan 3 Kg disubsidi oleh pemerintah pusat untuk warga yang kurang mampu. Bagi orang mampu beli lah yang 5 Kg atau 12 Kg. Jangan yang 3 Kg,” kata Neni di sela gelaran operasi pasar, Rabu (6/9) kemarin.

Persoalan kebutuhan gas di Bontang, lanjut Neni, masyarakat miskin tak perlu risau lagi. Pasalnya, mulai dalam waktu dekat 8 ribu sambungan jaringan gas (Jargas) siap teraliri ke rumah warga. Kabar baiknya, tahun depan Pemkot mengusulkan tambahan kuota 14 ribu sambungan jargas lagi.

“Kami harap ibu-ibu tidak pusing lagi nantinya menggunakan tabung, Tapi sudah mulai beralih ke Jargas yang lebih efisien dan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu Irto Ginting, Manager Mobgas MOR 6 Pertamina Balikpapan menjelaskan,  PT Pertamina sudah memasang peringatan berupa sablon bertuliskan "Hanya Untuk Masyarakat Miskin" pada tabung elpiji berkapasitas 3 Kg.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak sesuai kategori yang ditetapkan oleh pemerintah menggunakan elpiji 3 Kg yang merupakan produk bersubsidi.

Ia juga mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Kemudian, terkait dengan mekanisme monitoring ketersediaan Elpiji 3 kg, Pertamina memiliki Sistem Monitoring Penyaluran LPG 3 Kilogram (Simolek). Sistem ini bertujuan untuk memantau jalannya distribusi epiji 3 Kg agar tepat sasaran, mulai dari agen resmi hingga ke seluruh pangkalan di bawah agen.

Apabila ada indikasi penyelewengan elpiji  bersubsidi, masyarakat dapat langsung melapor ke kepolisian setempat, dan Pemkot. “Terkait kuota memang ada batasan dari pemerintah pusat. Kami siap support pemerintah daerah agar LPG bersubsidi ini tepat sasaran,” ujarnya. (*/nug) (*/nug)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 00:13

Blangko KTP-el Habis Lagi

BONTANG – Seribu blangko KTP-el yang dikirim dari  Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan,…

Sabtu, 23 September 2017 00:12

Serius Sikapi Turunnya Minat Baca, GPMB Datangkan Najwa Shihab Tahun Depan

BONTANG – Untuk menggaet pengunjung perpustakaan milik Pemkot, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca…

Sabtu, 23 September 2017 00:10

Kaligrafer Pertama yang Raih Juara di FASI Nasional

Meski meraih juara harapan II di FASI Nasional tahun ini, namun Ilham merupakan kaligrafer pertama asal…

Jumat, 22 September 2017 00:38

WADUH!!! Di Bontang, Tahun Ini Banyak Istri Minta Cerai

BONTANG –  Kasus gugatan cerai (cerai gugat) yang dilayangkan isteri terhadap suami, mendominasi …

Jumat, 22 September 2017 00:37

Cetak Uang Palsu untuk Pesta di THM

BONTANG – Mengaku tak punya uang, seorang pemuda  nekat mencetak uang sendiri dan membelanjakannya …

Jumat, 22 September 2017 00:35

Lakukan Pengerukan Tanpa Izin, PT GPK Kembali Bikin Ulah

BONTANG – Investor proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Power Plant dengan…

Jumat, 22 September 2017 00:34

Dalami Regulasi TK2D Kutim, Pemkot Sebut Beberapa Poin Janggal

BONTANG – Komisi I DPRD dan Pemkot memiliki keinginan yang sama dalam memperjuangkan nasib tenaga…

Jumat, 22 September 2017 00:33

Maksimalkan Jadwal Latihan, Rajin Mengulang Hafalan

Memaksimalkan jadwal yang ada serta mengulang-ulang hafalan, menjadi kunci sukses Tsamaroh berhasil…

Kamis, 21 September 2017 00:26

Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

BONTANG – Menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, berbagai komponen masyarakat…

Kamis, 21 September 2017 00:25

DPRD Apresiasi Polres Bontang

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengapresiasi upaya Kepolisian Resort Bontang, yang berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .