MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 07 September 2017 00:18
Beli Gas 3 Kg, Wajib Bawa Kartu Miskin
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, ockquote>

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin,” Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap masyarakat mampu secara ekonomi yang selama ini masih ketergantungan menggunakan tabung gas elpiji kemasan 3 Kg, untuk segera beralih ke gas elpiji non subsidi kemasan 5 Kg atau 12 Kg. Kelangkaan yang terjadi beberapa hari terakhir merupakan salah satu imbas dari penggunaan elpiji  melon yang celakanya juga digunakan oleh masyarakat mampu. Padahal, sesuai regulasi yang ada elpiji melon diperuntukkan bagi warga miskin.

Politisi Golkar ini menuturkan, rencananya ia bakal melakukan koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semisal,  Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pendataan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin. Kami juga akan meminta Diskop-UKMP untuk memonitoring agen pendistribusian resmi tabung gas. Supaya lebih tertib lagi menjual ke pengecer,” tutur dia.

Menurutnya, ketersediaan elpiji melon di Bontang sedianya sudah cukup mengakomodir kebutuhan gas bagi warga miskin. Dia menyebut, kuota elpiji melon ada sekira 16 ribu tabung, belum lagi tambahan sebanyak 5 persen sebelum Iduladha lalu. Jika dikonversi,  nominal tambahan tabung gas elpiji melon sebanyak 800 tabung.  Jumlah ini sebenarnya sudah bisa  mencukupi kebutuhan elpiji bagi warga miskin.

“Tabung gas elpiji kemasan 3 Kg disubsidi oleh pemerintah pusat untuk warga yang kurang mampu. Bagi orang mampu beli lah yang 5 Kg atau 12 Kg. Jangan yang 3 Kg,” kata Neni di sela gelaran operasi pasar, Rabu (6/9) kemarin.

Persoalan kebutuhan gas di Bontang, lanjut Neni, masyarakat miskin tak perlu risau lagi. Pasalnya, mulai dalam waktu dekat 8 ribu sambungan jaringan gas (Jargas) siap teraliri ke rumah warga. Kabar baiknya, tahun depan Pemkot mengusulkan tambahan kuota 14 ribu sambungan jargas lagi.

“Kami harap ibu-ibu tidak pusing lagi nantinya menggunakan tabung, Tapi sudah mulai beralih ke Jargas yang lebih efisien dan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu Irto Ginting, Manager Mobgas MOR 6 Pertamina Balikpapan menjelaskan,  PT Pertamina sudah memasang peringatan berupa sablon bertuliskan "Hanya Untuk Masyarakat Miskin" pada tabung elpiji berkapasitas 3 Kg.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak sesuai kategori yang ditetapkan oleh pemerintah menggunakan elpiji 3 Kg yang merupakan produk bersubsidi.

Ia juga mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Kemudian, terkait dengan mekanisme monitoring ketersediaan Elpiji 3 kg, Pertamina memiliki Sistem Monitoring Penyaluran LPG 3 Kilogram (Simolek). Sistem ini bertujuan untuk memantau jalannya distribusi epiji 3 Kg agar tepat sasaran, mulai dari agen resmi hingga ke seluruh pangkalan di bawah agen.

Apabila ada indikasi penyelewengan elpiji  bersubsidi, masyarakat dapat langsung melapor ke kepolisian setempat, dan Pemkot. “Terkait kuota memang ada batasan dari pemerintah pusat. Kami siap support pemerintah daerah agar LPG bersubsidi ini tepat sasaran,” ujarnya. (*/nug) (*/nug)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Tergiur Ayam Murah, Rp 44 Juta Raib

BONTANG – Nasib sial dialami seorang pedagang ayam potong di salah satu pasar di Bontang. Ia kehilangan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Data TKA Proyek PLTU Teluk Kadere Simpang Siur

BONTANG – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di proyek pembangunan PLTU berkapasitas 2x100 MW, Teluk…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Minimarket Bertambah, Asosiasi Pedagang Marah

BONTANG – Kehadiran minimarket di Bontang dianggap Asosiasi Pedagang Kota Bontang (APKB) mematikan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Polres Bontang Nobar Film 22 Menit

BONTANG - Film 22 menit garapan Mabes Polri perdana diputar pada 19 Juli 2018 di seluruh bioskop di…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
PLTU Teluk Kadere

Perusahaan Siap Paparkan Data

POLEMIK penggunaan tenaga asing dalam proyek strategis PLTU 2x100 MW, Teluk Kadere, Bontang Lestari…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
PLTU Teluk Kadere

Hari Ini Pertemuan dengan Perusahaan

WAKIL Wali Kota Bontang, Basri Rase menyambut baik para peserta aksi damai penolakan Tenaga Kerja Asing…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
PLTU Teluk Kadere

Ratusan Massa Tolak Pekerja Asing

BONTANG – Polemik tenaga kerja asing (TKA) di proyek PLTU Teluk Kadere Bontang Lestari masih berlanjut.…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
Pileg 2019

Saking Pesimisnya, Partai Garuda Cuma Mau....

Partai politik (parpol) menggebu-gebu mematok target tinggi raihan suara di pemilihan legislatif (Pileg)…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
Pileg 2019

Minus PKPI, 15 Parpol Berebut Kursi DPRD Bontang

BONTANG – Pertarungan dalam perebutan kursi legislatif tahun depan di Kota Bontang, hanya diikuti…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
Kabar Haji 2018

147 Jemaah Dipaskitan Sehat, Kemenag Fokus Urus Visa

BONTANG – Sebanyak 147 calon jemaah haji (calhaj) asal Bontang dijadwalkan akan berangkat akhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .