MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Kamis, 07 September 2017 00:18
Beli Gas 3 Kg, Wajib Bawa Kartu Miskin
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

PROKAL.CO, ockquote>

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin,” Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap masyarakat mampu secara ekonomi yang selama ini masih ketergantungan menggunakan tabung gas elpiji kemasan 3 Kg, untuk segera beralih ke gas elpiji non subsidi kemasan 5 Kg atau 12 Kg. Kelangkaan yang terjadi beberapa hari terakhir merupakan salah satu imbas dari penggunaan elpiji  melon yang celakanya juga digunakan oleh masyarakat mampu. Padahal, sesuai regulasi yang ada elpiji melon diperuntukkan bagi warga miskin.

Politisi Golkar ini menuturkan, rencananya ia bakal melakukan koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semisal,  Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pendataan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin. Kami juga akan meminta Diskop-UKMP untuk memonitoring agen pendistribusian resmi tabung gas. Supaya lebih tertib lagi menjual ke pengecer,” tutur dia.

Menurutnya, ketersediaan elpiji melon di Bontang sedianya sudah cukup mengakomodir kebutuhan gas bagi warga miskin. Dia menyebut, kuota elpiji melon ada sekira 16 ribu tabung, belum lagi tambahan sebanyak 5 persen sebelum Iduladha lalu. Jika dikonversi,  nominal tambahan tabung gas elpiji melon sebanyak 800 tabung.  Jumlah ini sebenarnya sudah bisa  mencukupi kebutuhan elpiji bagi warga miskin.

“Tabung gas elpiji kemasan 3 Kg disubsidi oleh pemerintah pusat untuk warga yang kurang mampu. Bagi orang mampu beli lah yang 5 Kg atau 12 Kg. Jangan yang 3 Kg,” kata Neni di sela gelaran operasi pasar, Rabu (6/9) kemarin.

Persoalan kebutuhan gas di Bontang, lanjut Neni, masyarakat miskin tak perlu risau lagi. Pasalnya, mulai dalam waktu dekat 8 ribu sambungan jaringan gas (Jargas) siap teraliri ke rumah warga. Kabar baiknya, tahun depan Pemkot mengusulkan tambahan kuota 14 ribu sambungan jargas lagi.

“Kami harap ibu-ibu tidak pusing lagi nantinya menggunakan tabung, Tapi sudah mulai beralih ke Jargas yang lebih efisien dan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu Irto Ginting, Manager Mobgas MOR 6 Pertamina Balikpapan menjelaskan,  PT Pertamina sudah memasang peringatan berupa sablon bertuliskan "Hanya Untuk Masyarakat Miskin" pada tabung elpiji berkapasitas 3 Kg.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak sesuai kategori yang ditetapkan oleh pemerintah menggunakan elpiji 3 Kg yang merupakan produk bersubsidi.

Ia juga mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Kemudian, terkait dengan mekanisme monitoring ketersediaan Elpiji 3 kg, Pertamina memiliki Sistem Monitoring Penyaluran LPG 3 Kilogram (Simolek). Sistem ini bertujuan untuk memantau jalannya distribusi epiji 3 Kg agar tepat sasaran, mulai dari agen resmi hingga ke seluruh pangkalan di bawah agen.

Apabila ada indikasi penyelewengan elpiji  bersubsidi, masyarakat dapat langsung melapor ke kepolisian setempat, dan Pemkot. “Terkait kuota memang ada batasan dari pemerintah pusat. Kami siap support pemerintah daerah agar LPG bersubsidi ini tepat sasaran,” ujarnya. (*/nug) (*/nug)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 00:30

Bertabur Doorprize, Tiga Unit Motor Menunggu Pemilik

BONTANG – Tiga unit sepeda motor matic serta puluhan hadiah menarik lainnya bakal tersaji di event…

Minggu, 19 November 2017 00:29

KPM Dapat Kartu Rekening

BONTANG – Nantinya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh kartu rekening sebagai saluran…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Proses Validasi PKH Minim Sosialisasi

BONTANG – Kurangnya sosialisasi dikeluhkan oleh calon penerima bantuan Program Keluarga Harapan…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Piton Tiga Meter Berhasil Dieksekusi

BONTANG – Teror ular di pemukiman warga kembali berhasil diamankan oleh petugas Dinas Pemadam…

Minggu, 19 November 2017 00:27

Selasa, Dissos-P3M Salurkan Santunan Kematian

BONTANG – Selasa (21/11) mendatang, sebanyak 220 orang akan menerima santunan kematian. Kasi Jaminan…

Sabtu, 18 November 2017 00:16

WOW..!! Wakil Ketua DPRD Kaltim Janji Serahkan Diri 4 Desember

BONTANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim,…

Sabtu, 18 November 2017 00:15

Kuasa Hukum Dodi Akui Belum Terima Salinan Putusan

TERBITNYA Putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 739K/PID.SUS/2017 ternyata belum sampai di pihak terpidana…

Sabtu, 18 November 2017 00:15

Kejari ‘Panggil’ Dody Rondonuwu

BONTANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang sudah melayangkan surat panggilan kepada terdakwa Dody Rondonuwu…

Sabtu, 18 November 2017 00:14

Senin,Polres Bontang Uji Coba Tilang dengan CCTv

BONTANG - Polantas Polres Bontang akan menerapkan sistem pemantauan arus lalu-lintas dengan bantuan…

Sabtu, 18 November 2017 00:12

Penerima PKH Berpotensi Bertambah

BONTANG – Berdasarkan data Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015 maka akan terjadi penambahan calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .