MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Jumat, 08 September 2017 00:17
WADUH!!! 548 Pelanggan Menunggak Tagihan Jargas

PT BME Bakal Putus Sambungan sebagai Upaya Terakhir

JANGAN TELAT BAYAR: PT Bontang Migas Energi (BME) selaku operator pelaksana Jargas tak segan memutus sambungan jika pelanggan menunggak tagihan.(Nugrah/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG –  Sebanyak 548 pelanggan jaringan distribusi gas (Jargas) rumah tangga belum  melakukan pembayaran dalam kurun waktu  tiga bulan terakhir. Para pelanggan ini tersebuar di tiga kelurahan, Gunung Telihan, Gunung Elai, dan Api-api. Jika ditotal, jumlah tagihan pelanggan yang telat membayar mencapai jumlah yang cukup fantastis, yakni  Rp 392 juta.

Melihat hal ini,  PT Bontang Migas Energi (BME) selaku operator pelaksana,  tak segan  melakukan pemutusan sambungan massal bagi pelanggan yang telat melakukan pembayaran program nasional tersebut.  “Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi bagi seluruh pelanggan. Sudah hampir sepekan kami memberikan surat imbauan pembayaran. Karena kalau tidak dibayar, akan pemutusan sambungan,” ungkap Manajer Pelayanan Umum dan Eksternal PT BME Khoironi, kepada Bontang Post, Kamis (7/9) kemarin.

Dijelaskan, pihaknya tidak serta-merta akan melakukan pemutusan. Terlebih dahulu akan dilakukan upaya persuasif. Tahapannya, mulai dari pemberitahuan melalui Short Message Service (SMS) ke nomor kontak pelanggan, kemudian imbauan melalui surat yang ditujukan langsung ke rumah-rumah. Terakhir, jika tak juga diindahkan, pihaknya bakal langsung memutus sambungan.

Khoironi menuturkan, setelah melakukan imbauan selama sepekan terakhir, sudah ada 171 pelanggan yang langsung membayar iuran bulanan. Jumlahnya berkisar Rp 57 juta, jika di persentasekan baru sekira 14 persen pelanggan yang membayar.

 “Tujuan kami memberikan imbauan ini, sebenarnya hanya untuk menjalin harmonisasi antara kami sebagai operator dan masyarakat sebagai pelanggan. Jika pembayaran tepat waktu, tentu kualitas pelayanan yang kami berikan akan lebih prima. Dampaknya pasti akan dirasakan langsung juga masyarakat,” tutur dia.

Piutang sebesar itu, lanjut dia selain digunakan untuk operasional, juga akan  diplot untuk membayar gaji karyawan dan maintenance atau pemeliharaan jaringan yang tentunya menggunakan biaya yang tak sedikit. Karenanya, kesadaran melakukan sangat diharapkan sehingga tercipta pelayanan yang makin prima.

Pun begitu, pihaknya masih sedikit toleran melihat kompleksitas alasan pelanggan telat membayar. Kondisi perekonomian yang belum stabil menjadi salah satu faktor pemicu utama. Minimnya proyek skala besar membuat penyerapan tenaga kerja nihil. Imbasnya, kepada masyarakat atau pelanggan Jargas yang selama ini bekerja pada sektor industri.

“Bukan cuman ekonomi yang lesu, pelanggan yang pindah rumah juga jadi satu masalah, Sehingga saat kami hubungi, kontak sudah tidak ada pas kami cross cek di lapangan ternyata orangnya sudah tidak ada,” ungkapnya.

Diketahui tarif Jargas sesuai regulasi yang ditetapkan  dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi dibagi menjadi dua kategori. Yakni pelanggan Rumah Tangga (RT) dan Pengguna Kecil (PK). Lalu, RT kemudian dibagi menjadi dua. Yakni RT 1 dan RT 2, lalu PK 1 dan PK 2.

“RT 1 ini adalah rumah tangga menengah kebawah tarifnya Rp 4.200 per meter kubik. RT 2 ini adalah rumah tangga menengah ketas dilihat dari struktur dan bangunannya, tarifnya Ro 6.000 per meter kubik. PK 1 adalah instansi rumah sakit, masjid, gereja. Tarifnya Rp 4.200. dan PK 2 adalah cafe, restoran dan sejenisnya Rp 6.000 per meter kubik,” tukasnya. (*/nug)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 00:25

Harga Beras Naik, Pedagang Diprotes IRT dan Pemilik Warung Makan

Kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan para pedagang-pedagang rumah makan ikut merasakan dampak dari naiknya…

Rabu, 17 Januari 2018 00:24

Beras Naik, Pedagang Menjerit

BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:23

Pelat Nomor Kendaraan Ganti Warna

BONTANG – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri berencana mengganti warna pelat kendaraan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:21

2018, Jumlah TPS Berkurang

BONTANG – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bontang pada Pilkada serentak 2018 ini akan…

Senin, 15 Januari 2018 19:24

Bontang Siap UNBK SMP

BONTANG – Tahun ini, siswa kelas 3 SMP se-Bontang akan melaksanakan  UJian Nasional Berbasis…

Senin, 15 Januari 2018 18:58

Gawat, Orangutan Di Hutan Lindung Sungai Lesan Hampir Punah

“Yang menyedihkan, ada satu individu orangutan yang ditemukan pada 2 Agustus 2017 mengalami luka…

Senin, 15 Januari 2018 18:54

Pembangunan Dua Kantor Lurah Akan Dilanjutkan

BONTANG – Dua kantor lurah akan kembali dilanjutkan pembangunannya di tahun ini. Kantor yang akan…

Minggu, 14 Januari 2018 00:23

Spanduk Tidak Merusak, Tak Ditindak

“Sejauh ini tidak merusak estetika kota, kalau merusak baru ditindak,” Amiluddin -- Kepala…

Minggu, 14 Januari 2018 00:22

Bayi yang Diduga Difteri Dipulangkan

“Hasilnya hanya radang tenggorokan saja. Begitu dapat hasil negatif, kami langsung pulangkan karena…

Minggu, 14 Januari 2018 00:18

Bontang Aman Difteri, Diskes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

“KLB itu yang menetapkan wali kota, hingga saat ini Bontang masih aman,”  Bahtiar Mabe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .