MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Senin, 11 September 2017 18:53
Bayaran Tak Sesuai, Pengendara Mengeluh

Jukir Liar Bikin Resah

Divisi kreativ Bontang Post

PROKAL.CO, Fenomena juru parkir (jukir) liar di Kota Taman memang kerap menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Selain tidak memberikan karcis resmi kepada pengendara, terkadang mereka juga memaksa para pengendara agar dibayar sesuai dengan tarif buatan mereka sendiri. Contohnya, apabila pengendara motor membayar jukir dengan harga Rp 1.000 sesuai dengan Perda nomor 10 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, namun jukir liar justru tidak mau jika tidak diberi Rp 2.000.

“Kadang marah kalau tidak dikasih sesuai maunya mereka. Padahal karcisnya juga tidak ada. Pasti uangnya masuk kantong pribadi itu, tidak masuk ke pemerintah,” keluh Sari, salah satu pengunjung pasar malam di Kelurahan Berbas Pantai, saat diwawancarai usai berbelanja.

Dia mempertanyakan, mengapa kejadian seperti ini terus dibiarkan oleh pemerintah maupun aparat terkait? Seharusnya kata dia, pihak berwenang berani menertibkan. Sehingga masyarakat bisa merasa aman dan nyaman. Apalagi, jika uang retribusi parkir bisa digunakan untuk pembangunan.

Lah ini kalau ada barang hilang di motor jukirnya gak mau tanggung jawab. Tahunya hanya memalak orang lain saja,” kesalnya.

Yang lebih parahnya lagi, di lokasi yang sama Bontang Post juga pernah menemukan fenomena anak di bawah umur yang dipekerjakan oleh oknum jukir liar tak bertanggung jawab. Tugas anak tersebut memungut retribusi dari setiap pengendara yang parkir dan setelah hasilnya terkumpul, anak di bawah umur tersebut diwajibkan untuk menyetor kepada oknum jukir liar tadi.

“Saya hanya disuruh om. Tapi nanti saya dikasih uang juga dari om yang suruh saya tadi,” kata anak tersebut saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Karena terpaksa dan butuh uang, anak ini pun mengaku hanya bisa pasrah atas apa yang diperintahkan kepada dia. Karena dengan itulah, salah satu cara dia agar bisa mendapatkan uang.

Pekerjaan sebagai jukir di Bontang memang cukup menggiurkan. Hanya bermodal peluit, mereka bisa meraup keuntungan cukup besar setiap bulannya.

Sementara itu di lokasi lainnya, di salah satu pusat perbelanjaan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, tampak terlihat beberapa jukir sedang membantu setiap pengunjung yang ingin mengeluarkan motornya. Sebut saja Mursidin (bukan nama sebenarnya) pria yang cukup lama menjadi tukang parkir ini mengaku dalam seharinya mampu mengumpulkan  uang parkir dari pengunjung hingga Rp 200 ribu.

Namun ditambahkan dia, penghasilan yang diperolehnya itu tak menentu, tergantung jumlah pengunjung yang mendatangi tempat itu. Apalagi, ketika di hari besar seperti menjelang puasa, Lebaran, dan Natal, dia mengaku bisa meraup Rp 300 ribu lebih sehari.

“Kalau Lebaran atau Natal, penghasilan saya lumayan, bisa tembus sampai Rp 300 ribu, tapi kalau lagi sepi hanya Rp 150 ribu,” beber dia.

Saat disinggung, soal keberadaan jukir yang tidak resmi, ia sedikit menghela napas. Sejatinya, dia berharap Pemkot dapat mengiventarisir semua jukir, untuk di pekerjakan secara resmi.

“Yang penting kami ini bekerja dengan jujur dan ikhlas, kalau soal dikasih atau tidak (uang parkir) kami juga tidak ingin memaksakan apalagi dengan cara-cara kekerasan,” pungkasnya. (bbg/*/nug)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 00:29

KPM Dapat Kartu Rekening

BONTANG – Nantinya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh kartu rekening sebagai saluran…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Proses Validasi PKH Minim Sosialisasi

BONTANG – Kurangnya sosialisasi dikeluhkan oleh calon penerima bantuan Program Keluarga Harapan…

Minggu, 19 November 2017 00:28

Piton Tiga Meter Berhasil Dieksekusi

BONTANG – Teror ular di pemukiman warga kembali berhasil diamankan oleh petugas Dinas Pemadam…

Minggu, 19 November 2017 00:27

Selasa, Dissos-P3M Salurkan Santunan Kematian

BONTANG – Selasa (21/11) mendatang, sebanyak 220 orang akan menerima santunan kematian. Kasi Jaminan…

Sabtu, 18 November 2017 00:16

WOW..!! Wakil Ketua DPRD Kaltim Janji Serahkan Diri 4 Desember

BONTANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim,…

Sabtu, 18 November 2017 00:15

Kuasa Hukum Dodi Akui Belum Terima Salinan Putusan

TERBITNYA Putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 739K/PID.SUS/2017 ternyata belum sampai di pihak terpidana…

Sabtu, 18 November 2017 00:15

Kejari ‘Panggil’ Dody Rondonuwu

BONTANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang sudah melayangkan surat panggilan kepada terdakwa Dody Rondonuwu…

Sabtu, 18 November 2017 00:14

Senin,Polres Bontang Uji Coba Tilang dengan CCTv

BONTANG - Polantas Polres Bontang akan menerapkan sistem pemantauan arus lalu-lintas dengan bantuan…

Sabtu, 18 November 2017 00:12

Penerima PKH Berpotensi Bertambah

BONTANG – Berdasarkan data Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015 maka akan terjadi penambahan calon…

Jumat, 17 November 2017 00:35

Dituding Jadi Penyebab Turunnya Kualitas PDAM, Ini Kata Kontraktor Jargas

BONTANG - PT. Kaltim Citra Nusantara (KCN) selaku kontraktor pelaksana penggalian pipa jaringan gas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .