MANAGED BY:
SELASA
19 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Selasa, 19 September 2017 11:18
Etha : Jangan Buru-Buru

PROKAL.CO, Wakil Ketua I DPRD Bontang Etha Rimba Paembonan meminta  Pansus DPRD dan Pemkot tak buru-buru melakukan revisi Perda Nomor  11 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Ia mengusulkan agar 12 item yang diminta Pemkot untuk direvisi, agar dilakukan kajian mendalam tiap itemnya.

Menurutnya, jangan sampai produk hukum yang dibuat,  dengan begitu mudahnya disahkan lalu hanya bertahan beberapa tahun. Sejatinya, produk hukum dibuat untuk mengatur kehidupan dalam bermasyarakat di suatu negara dalam jangka panjang,

“Saya berharap,  kita jangan membuat Perda yang gampangan, harus dipikirkan baik-baik, secara matang kita cari sebenarnya masalahnya apa sampai Pemkot menganggap 12 item ini krusial dan harus di revisi. Jangan buru-buru lah, jangan dikit-dikit diubah. Kalau bisa Perda yang dibuat bisa bertahan 30 tahun misalnya,” ujar Etha saat dihubungi, Senin (18/9) kemarin.

Etha mengatakan, DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi secara konstitusi, setidaknya jangan terlalu mudah untuk membuat dan mengubah produk yang dibuat.  Akan lebih baik jika Perda-Perda yang sudah disahkan selama ini dimaksimalkan. Pasalnya banyak perda dalam penerapannya terbilang mandul. Semisal Perda kawasan bebas asap rokok, perda tentang pajak daerah (sarang burung walet), dan Perda tentang Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan Malam.

“Sekarang coba kita lihat dari banyaknya Perda yang disahkan, berapa yang benar-benar bisa diterapkan. Perda tentang Pajak Daerah yang mengatur usaha burung Walet misalnya, itu sudah disahkan sejak tahun 2010. Nyatanya sampai sekarang baru Rp 5 juta yang bisa masuk ke daerah. Akhirnya nanti direvisi lagi,” tuturnya.

“Kalau kita lihat KUHP Pidana dan Perdata itu warisan Belanda yang sudah ratusan tahun kita pakai, sampai sekarang masih digunakan. Artinya kita harus matang, jangan sampai kesannya kita tidak mempersiapkan dengan baik,” sambungnya.

Etha melanjutkan, jika salah satu alasan revisi terus dikebut lantaran desakan dari Kementerian  untuk mempercepat proses pembangunan kilang. Ia tidak begitu yakin, sebab hingga kini kepastian pembangunan kilang tak menentu. Belum lagi hingga kini kabar adanya investor yang tertarik masih simpang siur.

“Coba deh cari informasi tentang kilang ada tidak yang terbaru, tidak ada kan. Dari pemerintah juga seperti itu. Sayang sekali jika kita melakukan revisi perda tapi belum ada kepastian. Biaya buat Perda itu bukan uang sedikit. Naskah akademik saja sekitar Rp 250 juta, konsultasi ke luar daerah DPRD dan Pemkot itu biaya. Konsultasi Publik juga ada biaya makan dan minum,” tutupnya. (*/nug)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 18:37

Jelang NATARU Penumpang Kapal Wisata Diprediksi Melonjak

BONTANG – Wisatawan yang akan menuju Pulau Beras Basah diprediksi meningkat pekan depan. Hal ini…

Senin, 18 Desember 2017 18:36

Pukul Kakek 76 Tahun, Lansia Dibui

BONTANG – Seorang Lansia harus berurusan dengan aparat kepolisian di masa tuanya. Pasalnya, dirinya…

Senin, 18 Desember 2017 18:35

NU Dorong Pemerintah Revisi KUHP

BONTANG – Terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak mengadili gugatan soal Lesbian,…

Senin, 18 Desember 2017 18:34

Verifikasi Faktual, 2 Parpol Cabut Nomor

BONTANG – Dua partai politik baru yang lolos tahapan penelitian administrasi akan segera mengikuti…

Senin, 18 Desember 2017 18:33

Wakafkan Tanah untuk Gedung Tilawatil Quran

BONTANG – Di wilayah RT 09 Kelurahan Bontang Baru nantinya, akan ada pusat pengajian Alquran khusus…

Minggu, 17 Desember 2017 00:33

Tim Gabungan Polres Bontang Grebek Pesta Narkoba di Loktuan

BONTANG – Tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Bontang dan Polsek Bontang Utara belum lama ini…

Minggu, 17 Desember 2017 00:32

Furnitur Rusunawa Diakomodir

“Usulan pengadaan properti di rusunawa sudah mendapat respon dari pemerintah pusat,” Maksi…

Minggu, 17 Desember 2017 00:31

HORE!!! 100 Rumah Dapat Bantuan Stimulan

BONTANG – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak hanya mandek di tahun ini saja.…

Minggu, 17 Desember 2017 00:30

Fasilitasi Warga Operasi Katarak dan Bibir Sumbing

Di puncak hari Juang Kartika yang jatuh pada 15 Desember lalu, Kodim 0908/BTG turut membantu meringankan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:55

Jelang Pilkada 2018, IKP Jadi Peringatan Dini  Potensi Pelanggaran

Oleh: Galeh Akbar Tanjung, Anggota Bawaslu Provinsi Kaltim, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .