MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 23 September 2017 00:07
Pengesahan APBD-P Terancam Molor

Arahan dari Pemerintah Pusat Telat

Foot wajah: Mahyunadi

PROKAL.CO, SANGATTA – Pengesahan APBD Perubahan Kutim 2017 terancam molor. Meski dijadwalkan harus segera dirampungkan menjadi peraturan daerah (perda) pada bulan ini, ada ancaman keterlambatan akibat pemerintah pusat yang terlambat memberi arahan.

Ketua DPRD Kutim Mahyunadi mengatakan, bisa jadi pengetokan APBD Perubahan Kutim 2017 dilakukan pada Okteber. Sebab, faktor keterlambatan pihak pusat yang tak seirama dengan keinginan daerah.

“Sebenarnya kami mau secapatnya mengesahkan APBD-P. Tapi karena PMK (peraturan menteri keuangan) baru muncul mengabarkan bahwa keuangan defisit, jadi kami baru tahu, sehingga tak bisa segera,” ulas lelaki yang karib disapa Unad itu.

Pun begitu, lanjut pentolan Pertai Golkar tersebut, pemkab bersama DPRD Kutim melalui badan anggaran (banggar) akan tetap kebut siang-malam pembahasan keuangan daerah tersebut agar segera bisa dicetak menjadi perda.

“Kalau sempat September, maka sangat baik. Namun, jika harus molor, paling tidak dilaksanakan pada pekan pertama Oktober,” ungkap dia.

Diketahui, berdasarkan KUPA dan PPAS perubahan tahun anggaran 2017, disepakati bahwa APBD Perubahan Kutim turun Rp 78 miliar, dari sebelumnya Rp 2,6 triliun, jadi Rp 2,53 triliun.

Unad menerangkan, angka tersebut besar kemungkinan tak akan berubah, sebab sudah diketok palu dalam KUPA PPAS. Namun, dia menyatakan, proyek-proyek bernilai besar yang tak prioritas mendapat tetap mendapat lampu merah, alias stop dulu karena keuangan Kutim yang semakin defisit. Terutama proyek-proyek yang belum dikerjakan atau masih dalam tahap proses lelang.

Adapun keuangan Kutim saat ini dipangkas sebesar Rp 205 miliar pada dana bagi hasil (DBH) sehingga menjadi Rp 2,4 triliun. Sedangkan danba alokasi umum (DAU) turun menjadi Rp 545 miliar, karena dikurangi Rp 45 miliar. (mon/hd/kpg)                        


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 00:04

Sembilan Jam, Belasan Rumah Terendam

SANGATTA - Curah hujan tinggi yang terjadi, Senin (20/11) dini hari, membuat belasan rumah di RT 06…

Selasa, 21 November 2017 00:03

Potensi PAD Ratusan Juta Terbuang

SANGATTA - Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tower telekomunikasi bisa mencapai ratusan juta…

Selasa, 21 November 2017 00:03

Pembenahan TPA Tunggu Kajian

SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menyatakan, hingga saat ini dirinya masih menunggu…

Selasa, 21 November 2017 00:02

Program BPJS Dihadang Banyak Kendala

SANGATTA - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Samarinda menyampaikan kendala…

Selasa, 21 November 2017 00:01

Pengurangan TK2D Harus Proposional

SANGATTA – Wacana Pemkab Kutim untuk mengurangi jumlah Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) diharapkan…

Selasa, 21 November 2017 00:01

Uce Beri Bantuan Modal Barang ke Pedagang

SANGATTA – Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Uce Prasetyo memberikan…

Senin, 20 November 2017 16:49

Warga Mendukung, Minta Pungutan di RT Dihapus

SANGATTA - Pungutan restribusi sampah untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim mendapatkan…

Senin, 20 November 2017 16:48

Januari, Buang Sampah Bayar

  SANGATTA - Dimulai pada Januari 2018 nanti, masyarakat yang membuang sampah akan dikenakan pungutan.…

Senin, 20 November 2017 16:47

Faktor Ekonomi Buat Pria Ini Nekat Edarkan Sabu

SANGATTA - Gara gara miskin, Oktavianus Manase Paung Alias Oteng warga  Jalan Sawit RT 04 Desa…

Senin, 20 November 2017 16:45

Muhammadiyah Minta Jaga Persatuan

SANGATTA- Perwakilan Pimpinan Muhammadiyah Kutim, Yakub Fadilah berpesan kepada peserta Musyawarah Cabang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .