MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Jumat, 06 Oktober 2017 00:28
Terkait Izin Pembangunan NKP Cluster, PTUN Kabulkan Gugatan Warga

Perintahkan Jarak Pabrik 500 Meter dari Permukiman

OBJEK SENGKETA: Salah satu area di kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate yang rencananya menjadi lokasi pembangunan NPK Cluster.(EDWIN AGUSTYAN/KALTIM POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Sengketa perizinan terkait proyek pembangunan NPK Cluster di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda mencapai klimaks. PTUN mengabulkan gugatan Miswanto, yang mewakili 43 warga Kelurahan Loktuan. Tergugat dalam hal ini Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan PT Pupuk Kaltim.

Dalam amar putusannya, hakim yang diketuai Tedy Romyadi membatalkan izin lingkungan yang dikeluarkan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada 29 Desember 2016 kepada PT Kaltim Jordan Abadi. Izin tersebut terkait pendirian pabrik asam fosfat, asam sulfat, dan pemurnian gips.

Tak hanya itu, PTUN juga membatalkan rekomendasi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) kepada perusahaan yang sama untuk pendirian pabrik serupa.

Selain itu, izin lingkungan dan rekomendasi UKL-UPL pendirian pabrik NPK Chemical oleh PT Pupuk Kaltim juga dibatalkan. Untuk itu, PTUN meminta agar keputusan wali kota tersebut dicabut.

“Memerintahkan tergugat dengan kewajiban untuk mencabut keputusan tata usaha negara,” bunyi amar putusan itu.

Namun, putusan tersebut bukan berarti peluang untuk berdirinya NPK Cluster pupus. Pasalnya, hakim meminta menerbitkan kembali keputusan-keputusan objek sengketa dengan memperhatikan jarak minimal 500 meter pendirian pabrik dengan permukiman warga.

“Menghukum tergugat (Wali Kota Bontang) dan tergugat II intervensi (PT Pupuk Kaltim) untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 11.429.000 secara tanggung renteng,” bunyi putusan berikutnya.

Sementara, kuasa hukum PT Pupuk Kaltim Sutrisna mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan Pemkot Bontang untuk menyikapi putusan PTUN.

“Kami memiliki waktu 14 hari untuk menyatakan menerima atau akan melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi TUN di Jakarta. Kami akan berkoordinasi dengan Bagian Hukum (Setkot Bontang) selaku kuasa hukum Pemkot Bontang,” terang dia.

Sutrisna mengaku perlu mempelajari hasil sidang karena ada putusan hakim di luar gugatan warga alias ultra petita. Yakni, memerintahkan Wali Kota Bontang menerbitkan kembali izin dengan memasukkan jarak 500 meter dari permukiman.

“Sementara dalam gugatannya, warga hanya menuntut PTUN membatalkan dan mencabut SK izin lingkungan saja,” tegas dia.

Terpisah, Wakil Wali Kota Basri Rase mengaku belum bisa berkomentar banyak sebelum menerima hasil putusan sidang. “Belum ada laporan dari Dinas Lingkungan Hidup,” katanya. (edw/kri/k9/*/ak)


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 00:18

WADUH!!! Lagi Asik Berduaan di Kamar, Dua Sejoli Digrebek

BONTANG – Dua pasangan bukan suami istri kembali ditemukan di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM)…

Minggu, 22 Oktober 2017 00:17

Komisioner Panwascam Bontang Terbentuk

BONTANG – Komposisi Komisioner Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) telah terbentuk.…

Minggu, 22 Oktober 2017 00:16

Bawaslu Siap Akomodir Aduan Parpol Yang Tak Lolos Pendaftaran

“Sampai sejauh ini belum ada yang membuat laporan. Bagaimana kami (Bawaslu, Red.) mau komentar…

Minggu, 22 Oktober 2017 00:14

HMMM!!! Perbaikan Jalan KS Tubun Tertunda (Lagi)

BONTANG – Pengerjaan tambal sulam maupun pengaspalan tebal lapis tambahan (overlay) jalan KS Tubun…

Minggu, 22 Oktober 2017 00:12

Hari Ini, Ribuan Santri Turun ke Jalan

Sesuai hasil rapat terakhir panitia, tercatat kurang lebih 7.434 peserta yang akan turun ke jalan memeriahkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:41

Trotoar Amblas Bikin Was-was

BONTANG - Amblasnya trotoar yang berlokasi di Jalan eks Pupuk Raya atau Jalan Cipto Mangunkusumo bikin…

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:41

Besok, Senam CFD Diliburkan

  BONTANG – Gelaran senam sehat di arena Car Free Day (CFD) Jalan MH Thamrin Minggu (22/10)…

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:38

Pakai Alat Seadanya, Disdamkartan Basmi Sarang Tawon

BONTANG – Dua unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang berhenti…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:18

NGERI!! Bersarang di Bawah Rumah, Piton 4,5 Meter Teror Warga

BONTANG – Ular piton kembali meneror warga, kali ini hewan tak berbisa dengan panjang 4,5 meter…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:17

Panwaslu Kota Ditetapkan Permanen

BONTANG – Sifat kelembagaan Panwaslu Kota saat ini akan berubah. Dari awalnya Ad Hoc menjadi permanen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .