MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Kamis, 12 Oktober 2017 00:48
Di Tengah Tandusnya Anggaran Daerah, Kutai Timur Tumbuh

PROKAL.CO, “Teluk Sangkulirang Airnya Tenang, memancing ikan di Tanjung Manis. Mari terus bekerja keras, walau anggaran makin menipis”

Herdi Jaffar, Sangatta 

Pantun di atas menjadi penutup saat Bupati Kutim Ismunandar membacakan pidatonya di perayaan hari jadi Kabupaten Kutim, awal pekan ini. Lewat sajak itu, dia kembali memberikan penekanan agar aparatur terus bekerja keras meski kondisi keuangan daerah sedang sakit. 

Sudah dua tahun belakangan, imun fiskal daerah terus melemah. Bahkan belum lama ini, anggaran daerah mendadak kena serangan jantung. Proyeksi Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) yang diketok dua pekan lalu ternyata defisit sebesar Rp 700 miliar. Kondisi fiskal yang terus menerus meriang itu disebabkan ketidakpastian ekonomi.Sebagai gambaran, capaian pertumbuhan ekonomi nasional hingga triwulan II tahun ini cuma tumbuh 5,01 persen (year on year) kondisi ini berimbas terhadap penerimaan daerah, terutama dari Dana Bagi Hasil (DHB).

Meskipun kemampuan fiskal sudah sesak nafas. Namun Ismunandar menegaskan pemerintah harus optimis di tengah cobaan tersebut. Yang bisa menjadi penawar adalah kerja keras dan inovasi. Makanya, Bupati tak ingin mendengar pegawai menjadikan defisit sebagai alasan tak mampu menunjukkan performa maksimal.

“Kondisi saat ini harus disikapi dengan bijak dan diperlukan berbagai upaya, agar stabilitas penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan tetap terjaga,” kata Ismunandar.

Jika melihat hasil dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) Kutim 2006-2025, saat ini pembangunan berada pada skenario Kutai Timur Tumbuh. Kata Bupati, hal tersebut menggambarkan bidang pembangunan tumbuh secara selaras. Kendati demikian, dia mengatakan ada beberapa tantangan dalam percepatan pembangunan di Kutim. Di sektor ekonomi misalnya yang dipengaruhi oleh konektivitas antar wilayah.

“Peningkatan panjang dan kualitas jaringan jalan merupakan prioritas utama karena multiplier effect yang besar. Makanya akan dibangun dengan skema multy years. Rencana ini juga sudah disetujui legislatif,” terangnya. 

Di sisi lain adalah persoalan pemerataan pemenuhan listrik di Kutim. Berapa langkah yang diambil untuk peningkatan pelayanan adalah terhubungnya listrik kota Sangatta dengan jaringan sistem mahakam. Saat ini juga sudah terbangun PLTU Mulut Tambang Besar berkapasitas 18 Mega Watt (MW).

“Akan segera dibangun PLTU Mulut Tambang sebesar 2 x 100 MW di Telen dan pembangunan solar cell di desa-desa.

Kebutuhan lain yang tak bisa diabaikan adalah air bersih. Hingga 2016 sudah terbangun instalasi Penglolahan Air Bersih (IPA) di semua ibu kota Kecamatan yang dioperasionalkan oleh PDAM.

Melihat progres pembangunan yang sudah on the track. Bupati menegaskan semangat membawa Kutim lebih baik tak boleh surut. Dia menambahkan, hari jadi Kabupaten selaiknya menjadi sarana intropeksi diri, agar pondasi yang telah dibangun pendahulu dapat dijadikan dasar dan pedoman menjawab tantangan ke depan. (*)

Kemajuan Pembangunan Daerah 

-        Angka kemiskinan cenderung menurun setiap tahun, baik persentase maupun angka absolut. Persentase penduduk miskin pada tahun 2016 sebesar 9,16 persen. Menurun dibandingkan tahun 2015 sebesar 9,31 persen.

-        Pencapaian angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator komposit dari pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli meningkat, dari 70,76 tahun 2015 menjadi 71,10 pada tahun 2016.

-        Indikator Kesehatan masyarakat, ditunjukan dengan Angka Harapan Hidup (AHH) yang meningkat dari 72,39 pada tahun 2015, menjadi 72,45 pada tahun 2016.

-        Indikator Pendidikan Manusia ditunjuk dengan angka Harapan Lama Sekolah yang meningkat dari 12,43 tahun 2015, menjadi 12,44 pada tahun 2016. Sedangakan untuk rata-rata lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 8,69 tahun 2015 menjadi 8,72 yaun 2016.

-        Dalam bidang pemangunan Infrastruktur terutama jalan, air bersih dan listrik terus mengalami peningkatan. Jaringan jalan pada tahun 2016 menjadi sepanjang 1.105,76 Km, dengan kondis baik sepanjang 203,23 Km, rusak sepanjang 209, 01 Km, dan rusak berat sepanjang 361,98 Km.

-        Sampai tahun 2016 sudah terbangun instalasi Penglolahan Air Bersih (IPA) di semua ibu kota kecamatan yang dioperasionalkan PDAM.

-        Dari 141 Desa/Kelurahan seluruhnya telah berlistrik, baik yang berasal dari PLN maupun Non PLN. Sampai tahun 2016 Desa yang telah terlayani listrik PLN sebanyak 29 Desa, sedangangkan 112 Desa adalah Non PLN. Sededangkan Rasio elektrifikasi telah mencapai 76% dan rasio KK tidak berlistrik 24% pada tahun 2016. (*)

Sumber: *Laporan Bupati Kutim di dalam rapat paripurna peringatan Hari Jadi Kutim ke-18.

Prestasi Kutim

-        Terbaik  I bidang Perkebunan, dalam rangka HUT ke-60 Provinsi Kaltim.

-        Dalam bidang keuangan, Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2016, mendapatkan penilaian dari BPK yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Di tahun sebelumnya, Kutim

-juga meraih predikat yang sama.

-        Penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2016, sebagai Kabupaten paling potensial kategori infrastruktur, dengan indek potensi infrastruktur mencapai 71,37 dan Kabupaten Potensial dengan indeks 68,50.

-        Penghargaan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia dalam keberhasilan membina Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) pada sejumlah Perusahaan yang beroperasi wilayah kerja Kabupaten Kutai Timur, baik Perkebunan maupun Pertambangan.

-        Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dan Menteri

-Perhubungan Republik Indonesia, di bidang perhubungan darat tahun 2016 atas tertib berlalu lintas.

-        Dalam Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah, Kutim juga berhasil menunjukan eksistensinya sebagai Juara I Tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam Anugerah Pangripta Nusantara Kerja Pemerintah Daerah.

-        Penghargaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil

-Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) atas penilaian laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) dengan predikat Nilai B.

-        Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kategori Pemerintah Daerah yang berjasa dalam mebina

-kebudayaan daerah. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati

-Kutim Ismunandar.

-        Kemudian penghargaan dari Menteri Pendidikan dan

-Kebudayaan kategori Maestro Seni Tradisi yang diraih seniman lokal Irang. (*)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:31

Tol Samarinda-Maloy Tunggu Presiden

SANGATTA - Gubernur Awang Faroek Ishak memastikan jika Prediden RI Joko Widodo merestui usulan pembangunan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:30

Kasus Narkoba Makin Marak

Sangatta - Tingginya jumlah pengguna narkoba dan letak geografis yang berbatasan dengan beberapa negara,…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:10

Anggaran Disdik Tak Sampai 20 Persen

SANGATTA - Kondisi krisis keuangan yang dialami Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), ternyata…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:09

Larang Warga Jala dan Setrum Ikan di Polder, Bupati Minta Satpol PP Jaga Setiap Hari

SANGATTA - Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menjadikan Polder pengendali…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:08

15 Parpol Sudah Final

SANGATTA- Dari total 18 partai yang terdaftar keberadaannya di Kutim, hanya 15 yang berniat untuk menyerahkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:06

Setelah Enam Tahun Berdiri, Akhirnya di Resmikan

SANGATTA-Akhirnya Masjid Agung Sangatta yang berdiri di perkantoran Bukit Pelangi mempunyai nama. Ialah…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:05

Perangi Narkoba, Perlu Tes Urin di Perusahaan Swasta

Karyawan Lembur Nyabu Biar On Terus  SANGATTA – Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:16

SK Sudah Terbit, Kenaikan Tarif Air Berlaku Bulan Ini

SANGATTA - Penetapan kenaikan besaran dan struktur tarif air minum pada Perusahaan Daerah Air Minum…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:15

NGERI!!! Dua Hari Dicari, Buaya di Kolong Rumah Warga Hilang Tanpa Jejak

SANGATTA- Wajar saja Kutim dikatakan kota buaya. Bagaimana tidak, hampir di semua tempat di huni buaya.…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:14

PKB Lirik Syahrie Jaang

SANGATTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lebih condong melirik Syahrie Jaang ketimbang beberapa calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .